MANU Gembong Rakayakan Kemerdekaan dengan Cara Beda
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 23 Agu 2026
- visibility 18.072
- comment 0 komentar

MANU Gembong Rakayakan Kemerdekaan dengan Cara Beda
pcnupati.or.id. – Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama’ (MANU) Gembong, Pati memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan cara berbeda. Sabtu, (22/8) pagi, Pengurus OSIM MANU menggelar bhakti sosial.
“Di HUT RI ke-81 ini kami rayakan dengan cara yang beda, bersih-bersih masjid,” tutur Novieta Aristyanti, Pembina Osim.
Sesuai keterangan Novieta, Bhakti sosial tersebut dilakukan lewat aksi bersih-bersih tempat ibadah. Kali ini, yang menjadi sasaran adalah Masjid Besar Baitul Muttaqin yang berada di jantung Kecamatan Gembong.
Novieta menjelaskan bahwa, aksi ini bukan formalitas semata. Objek kebersihan yang digarap oleh Osim MANU sangat detil, seperti menyapun dan mengepel lantai masjid, menyuci mukena dan sarung inventaris masjid, menyuci karpet hingga membersihkan tempat wudlu dan toilet.
Alfiyah, salah satu peserta didik yang terlibat dalam aksi ini menilai, kegiatan semacam ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kepedulian lingkungan, khususnya tempat ibadah. Ia menilai, jika masjid atau mushalla bersih, maka orang pun akan betah ke masjid.
“Kalau masjid kita bersih, tamu Allah pun juga bakal nyaman beribadah atau sekadar singgah,” tuturnya.
Santri Ponpes Shofa Az Zahro tersebut juga berharap, bhakti sosial semacam ini akan berdampak kepada lingkungan sekitar masjid. Dia juga ingin agar langkah baik yang dilakukan Osim MANU tersebut diikuti oleh sekolah-sekolah dan lembaga atau organisasi lainnya.
“Kalau masjid sudah bersih, lingkungan rumah juga, dong dibersihkan. Semoga juga banyak orang yang melakukan aksi ini, sehingga kebersihan bukan hanya jargon tapi aksi nyata,” imbuhnya.
Rencananya, jika aksi ini mendapat respon positif dari masyarakat, Novieta akan mengajak anak-anak Osim MANU untuk menggelar lagi kegiatan semacam ini. Sebab, menurutnya, selain mengajari akhlak dan ilmu pengetahuan, sudah selayaknya madrasah juga memberikan bekal ilmu kemasyarakatan.
“Anggaplah masyarakat itu laboratorium untuk belajar, sehingga mereka bisa belajar bermasyarakat lewat jalur ini,” tutur dia.
Selain menjalankan aksi bersih-bersih masjid, para pelajar ini juga menyumbangkan tiga mukena baru untuk inventaris Masjid Besar Baitul Muttaqin. Langkah ini disambut baik oleh warga sekitar masjid.
“Kebetulan marbot kami sedang sakit, jadi sangat membantu sekali aksi dari adek-adek MANU ini. Terimakasih banyak, semoga MANU tambah maju,” tutur Ali, salah satu warga sekitar masjid.(lut/LTN)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar