Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Kedai Nuk Inuk di Gerit Cluwak Tawarkan Konsep ‘Kopi, Buku, Makan Enak’

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Kedai Nuk Inuk di Gerit Cluwak Tawarkan Konsep ‘Kopi, Buku, Makan Enak’

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Jul 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Aroma kopi yang harum menyeruak di antara pilar-pilar kayu sebuah rumah tua di Desa Gerit, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati. Di sudut ruangan, sebuah radio kuno dan mesin ketik ditata apik, memberikan kesan vintage rustic yang kuat. Di sinilah Mirza (38), anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Pati, menyemai mimpi barunya.

Lelaki kelahiran 1988 ini baru saja membuka kedai kopi unik bernama Nuk Inuk. Nama yang terdengar menggelitik di telinga ini ternyata diambil dari filosofi sederhana, “enak-enak”.

​Perjalanan Nuk Inuk sendiri tidak instan. Sebelum memiliki bentuk fisik seperti sekarang, usaha ini sudah berjalan secara daring selama lima tahun dengan menu andalan es teler. Dorongan kuat dari para pelanggan setia yang menginginkan tempat berkumpul, akhirnya Mirza melahirkan kedai ini.

​Ia bercerita bahwa ide membangun kedai ini muncul secara tidak sengaja saat ia sedang menikmati kopi di wilayah Kecamatan Margoyoso. Di tengah perjalanan pulang, tebersit pikiran untuk membuka tempat ngopi sendiri di desanya. Apalagi, Desa Gerit terbilang jauh dari pusat Kecamatan Cluwak dan belum memiliki tempat mengopi yang representatif.

​”Kami terbiasa terbawa iklim Jogja, di mana ada tempat ngopi yang bisa sekaligus dijadikan ruang diskusi dan membaca,” ujar alumnus salah satu kampus di Yogyakarta ini, Ahad (5/7/2026).

​Bukan sekadar tempat nongkrong biasa, Nuk Inuk dibangun dengan konsep matang yang memadukan tradisi dan estetika. Kedai ini resmi dibuka pada Minggu Legi, 28 Juni 2026 lalu. Pemilihan waktu ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan filosofi Jawa yang diyakininya, memulai usaha yang baik sangat tepat jika diawali pada hari Minggu Legi.

​Untuk memperkuat konsep jadulnya, Mirza rela berburu barang-barang lama dari tempat rongsokan. Radio lawas dan mesin ketik tua sengaja ia kumpulkan untuk dijadikan hiasan, menciptakan atmosfer nostalgia bagi siapa saja yang berkunjung. Meski mengusung konsep lawas, kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas utama, salah satunya dengan menyediakan fasilitas musala di area kedai.

​Menariknya, Nuk Inuk mengusung tagline yang kuat, yakni “Kopi, Buku, Makan Enak”. Tempat ini dirancang bukan hanya untuk mengisi perut atau melepas dahaga, melainkan juga sebagai ruang baca. Mirza mengungkapkan bahwa ke depannya, ia berencana memanfaatkan kedai ini sebagai wadah untuk berbagai kegiatan literasi masyarakat.

​Soal urusan perut, Nuk Inuk menawarkan variasi menu yang sangat beragam. Untuk pencinta minuman hangat, tersedia pilihan Kopi Lasem, Kopi Gembong, hingga Kopi Temanggung. Sementara untuk pencinta menu segar, ada salad buah, mango sticky rice, aneka jus segar, hingga menu legendaris yang mengawali bisnis ini yaitu Es Teler Nuk Inuk.

​Tak kalah menggoda, bagian dapur siap memanjakan lidah pengunjung dengan kudapan seperti mendoan, ketan cokelat, ketan susu keju, hingga burger. Bagi yang datang dengan perut lapar, kedai ini menyediakan makanan berat mulai dari nasi bakar, mi, katsu, pempek, hingga nasi kucing yang merakyat.

​Keunikan konsep dan kelezatan menu yang ditawarkan Nuk Inuk mulai memikat hati warga, bahkan dari luar kecamatan. Hanafi, salah seorang pembeli yang rela datang jauh-jauh dari Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, mengaku sangat terkesan dengan suasana kedai ini.

​”Suasananya dapet banget, tenang dan bikin betah. Di wilayah Cluwak sini sepertinya baru ini ada tempat ngopi yang merangkap ruang baca dengan konsep seunik ini. Paket lengkap, bisa ngopi, baca buku, sambil makan enak,” ungkap Hanafi.

​Berjarak hanya sekitar 100 meter di sebelah selatan Balai Desa Gerit, Kedai Nuk Inuk kini berdiri bukan sekadar sebagai tempat melepas penat, melainkan sebagai oase literasi baru yang siap menginspirasi dari sudut desa. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisa Langsung Kerja Gaji di Atas UMR, LP Ma'arif NU Jateng Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Mandarin Pra-Kerja

    Bisa Langsung Kerja Gaji di Atas UMR, LP Ma’arif NU Jateng Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Mandarin Pra-Kerja

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.219
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melalui LP Ma’arif NU PWNU Jateng bekerja sama dengan Belt & Road Chinese Center (BRCC) Indonesia resmi mengumumkan pelaksanaan Program Pelatihan Mandarin Pra-Kerja Tahap I. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan bahasa Mandarin guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional. Kegiatan ini akan dipusatkan di […]

  • PCNU PATI - BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Kabupaten Pati kembali diselenggarakan pada tahun ini. Lokasinya seperti biasa, yakni di Kampung BPUN Pati, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Sementara, tempat bimbingan disentralkan di Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum. Adji Pratama Putra, Manajer BPUN Pati tahun 2022 menyebutkan, sebanyak 23 peserta berhasil lolos mengikuti program ini. Seperti […]

  • SMPIT ITTIHADUL MUWAHIDIN Sowan Ke PCNU Pati

    SMPIT ITTIHADUL MUWAHIDIN Sowan Ke PCNU Pati

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Untuk mempernalkan peserta didik terhadap ormas-ormas yang berada di Kabupaten Pati, maka Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu melakukan silaturahmi ke berbagai ormas di Pati, yang pada kesempatan sebelumnya  ke Majlis Ulama Indonesia (MUI) dan pada  hari  Selasa (10/11/2015) bertepatan dengan Hari Pahlawan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama.             “Saya selaku kepala sekolah mengucapkan banyak […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikumwarohmatullohiwabarokatuh Pak kyai, ketika ujian SIM, praktik gagal berkali kali, lalu sebagai solusi terakhir polisi menyarankan lewat  pelatihan dengan biaya  yang lebih mahal dari biaya resmi pembuatan SIM itu sendiri. Kalau tidak, berkas permohonan SIM akan diblokir maka mengulang dari awal dengan menunggu satu tahun, atau polisi menyuruh membayar sejumlah uang agar langsung dapat  SIM […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • PCNU-PATI Photo by Galina Nelyubova

    Begitulah Demi

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saya berselancar di dunia maya dengan lihat lihat status di Whatsapp dan Reels di Instagram dan cuitan di Twitter dan pertanyaan Apa yang Anda Pikirkan di Facebook sambil menikmati secangkir kopi dalam sendirian dan keterasingan dari orang orang yang sibuk dengan ke si bukannya masing masing. Meja tempat saya ngopi […]

expand_less