Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 10.538
  • comment 0 komentar


‎SEMARANG – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi sarana memperkuat tali persaudaraan bagi warga Kelurahan Patemon. Masjid Baitul Mujahid menggelar acara Silaturahmi dan Halalbihalal yang berlangsung khidmat di selasar masjid, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Ahad (29/3/2026) malam.

‎Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Baitul Mujahid Khosim, Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahid Achmad Safuan, Imam Masjid Kiai Rohman, serta jemaah dari Perum Graha Mandiri Residence, dan jemaah dari berbagai wilayah sekitar masjid.

‎Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahid, Achmad Safuan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat hari raya kepada seluruh jamaah. “Atas nama Masjid Baitul Mujahid, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, siyama wa siyamakum,” ujarnya.

‎Dalam pesan morilnya, Gus Safuan mengingatkan jemaah mengenai hakikat kehidupan. Ia menekankan bahwa kelak saat menghadap Sang Pencipta, segala atribut duniawi tidak akan menyertai manusia.

‎”Suatu hari nanti kita akan pulang ke hadirat Allah SWT. Yang kita bawa bukan jabatan, harta, maupun rekening bank, melainkan amal kebaikan,” tegasnya.

‎Ia juga mengajak jemaah untuk membuang gengsi dalam meminta maaf. “Mari kita turunkan ego untuk meminta maaf dan memaafkan. Dosa kepada Allah bisa terampuni lewat taubat, namun dosa kepada sesama manusia harus diselesaikan dengan saling memaafkan,” lanjutnya.

‎Pada kesempatan tersebut, Ketua Takmir juga melaporkan transparansi dana umat, di mana penghimpunan infak selama bulan Ramadan 1447 H tercatat mencapai Rp 66.796.500,-.


‎Infak dari para jemaah sebagian besar dibelanjakan untuk buka bersama hingga lebih dari 3000 porsi, takjil selepas tarawih hingga lebih dari 3500 porsi, keperluan lain seperti membeli cup plastik, gula, kopi, dan teh selama sebulan Ramadan.

‎Hadir sebagai pembicara, KH. Muhsan membuka tausiyahnya dengan melantunkan QS. Ali ‘Imran ayat 133-134. Ayat tersebut menekankan pentingnya bersegera menuju ampunan Allah dan ciri-ciri orang bertakwa, yakni mereka yang berinfak di waktu lapang maupun sempit, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang lain.

‎KH. Muhsan menjelaskan bahwa silaturahmi adalah pintu datangnya rahmat Allah. Beliau mengisahkan teladan Rasulullah SAW dalam Sirah Nabawi yang selalu menyempatkan diri menyapa para sahabat saat menuju masjid.

‎”Rasulullah diceritakan berangkat dan pulang dari masjid melalui jalan yang berbeda. Tujuannya tidak lain adalah agar bisa menjumpai lebih banyak orang untuk bersilaturahmi,” terang KH. Muhsan.

‎Ia juga menekankan keutamaan bersalaman sebagai penggugur dosa. “Salaman itu melebur dosa. Maka mari kita ringankan tangan, jangan segan untuk mengulurkan tangan meminta maaf,” tambahnya.

‎Piihaknya juga menyampaikan apresiasi atas capaian kegiatan Ramadan tahun ini yang dinilai sangat bagus, khususnya di wilayah Patemon, Gunungpati. Kendati demikian, diharapkan ada peningkatan kualitas ibadah maupun kegiatan sosial keagamaan di masa mendatang agar syiar Islam di Gunungpati semakin kuat.

‎Menutup rangkaian acara, usai tahlil berjemaah yang dipimpin KH. Muhsan, dengan doa yang dipimpin Kiai Rohman, acara diakhiri dengan mushafahah (bersalam-salaman) massal oleh seluruh jemaah sebagai simbol gugurnya kekhilafan dan dimulainya lembaran baru yang suci. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas… Bahaya Laten HTI

    Awas… Bahaya Laten HTI

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Di antara keistimewaan syari’at Islam dari agama lainnya ialah adanya sanad atau mata rantai yang berkesinambungan hingga pembawa syari’at itu sendiri; Rasulullah. Karena itulah munculnya faham-faham menyimpang yang dapat menyesatkan umat Islam sangat kecil kemungkinannya untuk tidak terdeteksi. Sanad inilah yang kemudian menjadi tradisi di kalangan Ahlussunnah untuk selalu d ilestarikan, karena dengan terus membudayakannya […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

  • PCNU-PATI

    Belahan Jiwa Al-Musthafa

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.205
    • 0Komentar

    Fatimah al-Zahra, adalah putri bungsu Rasulullah SAW. Ia adalah satu-satunya putri Rasulullah SAW yang memiliki anak keturunan. Tiga kakak perempuannya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, tidak mempunyai anak, Dari Rahim Fatimah, lahir Hasan dan Husain, cucu tersayang Rasulullah SAW. Karena itu pula, Fatimah sangat dicintai dan amat disayang Rasulullah SAW, sebab ia menjadi penerus garis […]

  • 13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    13 PRNU se-Kecamatan Gembong Adakan Musyawarah Ranting secara Marathon

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – MWCNU Gembong, melalui ketuanya, K. Sholikhin menegaskan bahwa dirinya berupaya untuk benar-benar menertibkan NU di Kecamatan Gembong sesuai aturan yang ada. “Kita punya AD/ART dan Perkumpulan Peraturan NU. Itu yang kami jadikan referensi utama,” tandasnya kepada pcnupati.or.id, Ahad (29/10). Keseriusan ini, diwujudkan melalui penataan organisasi mulai tingkat ranting NU. Bahkan, lanjut Kiai Sholikhin, […]

  • PCNU-PATI

    Margorejo Gelar Madrasah Amil, Ini Proyeksi di Masa Depan

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOREJO-Jajaran Pengurus Lazisnu MWC-NU Margorejo, Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Madrasah Amil, Ahad (5/3). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Akrom 3 Banyuurip, kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari pengurus Lazisnu MWC Margorejo, Upzis Ranting se Kecamatan Margorejo, JPZIS Masjid Se Kecamatan Margorejo. Pengurus Lazisnu dari luar MWC Margorejo pun juga banyak yang turut […]

  • Ilustrasi Lukisan Social - PCNU PATI. Photo by Birmingham Museums Trust on Unsplash

    Semestiya……

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pada sebuah group privat; group tersebut bergerak di bidang pelayanan, kemanusiaan, keadilan bagi sebagian rakyat Indonesia. Dengan mengemban visi misi melayani umat menjadi tugas utama. Membantu sesama manusia adalah jalan ninja yang ditempuh; sungguh mulia visi misi tersebut. Hingga sampai saat ini saya mau sekadar meniru misi dan visinya saja dalam diri saya sendiri masih […]

expand_less