Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

Dialog Kebudayaan di Pati: Menjaga Budaya, Merawat Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 6.091
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pemerintah dan masyarakat Pati diminta untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Tengah, Muh Zen, saat menjadi narasumber Dialog Kebudayaan, yang berlangsung di Aula Kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025).

Muh Zen berharap bahwa budaya lokal dapat terus diuri-uri dan dikuatkan agar masyarakat Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, terus peduli untuk mempertahankan budaya serta kearifan lokal yang ada.

“Budaya ini macam-macam, ada budaya seni, kemudian nilai value, kemudian kultur yang berkembang di masyarakat,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa budaya tradisional yang muncul di tengah masyarakat merupakan bagian kearifan lokal dan kekuatan luhur yang sudah berkembang sejak lama di negeri ini. Oleh karena itu, budaya ini harus terus diuri-uri dan dikuatkan.

“Khususnya di Pati, budaya khas daerah harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat. Pemerintah dan DPRD harus terus mempertahankan kebudayaan lokal ini dan dikembangkan sesuai dengan zamannya,” tegasnya.

“Melalui dunia pendidikan, anak-anak harus dilibatkan untuk terus bersama-sama mengetahui dan mau mempelajari sekaligus mempraktekkan budaya-budaya yang berkembang. Dengan demikian, budaya lokal dapat terus lestari dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat,” lanjut Muh Zen.

Sementara itu, narasumber lainnya yakni anggota DPRD Pati, Kastomo. Ia berharap bahwa dialog ini dapat mendukung program Kementerian Kebudayaan.

“Kami sebagai dewan ada Perda Nomor 4 Tahun 2024, yang diharapkan dapat menjadi Perbup agar penganggarannya lebih efektif. Saat ini, anggaran untuk budaya lokal Pati di APBD belum maksimal,” kata dia.

Ia pun berharap, anggaran untuk sektor budaya ini bisa dimaksimalkan, sehingga Pati bisa mengembangkan budaya lokal dan meningkatkan ekonomi masyarakat melalui PAD.

Kastomo menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal tidak hanya penting untuk menjaga identitas masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya komitmen dari pemerintah dan masyarakat untuk terus mendukung dan mengembangkan budaya lokal.

Untuk diketahui Dialog Kebudayaan dengan tema “Menjaga Budaya, Merawat Bangsa” yang digelar di Pati ini merupakan program dari Kementerian Kebudayaan melalui DPR RI. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas unsur guru, tokoh masyarakat, dan pemuda.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • Memburu Lailatul Qodar. Photo by Kym MacKinnon on Unsplash.

    Memburu Lailatul Qodar

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Ramadhan merupakan bulan istimewa yang dilengkapi fitur canggih, lailatul qadr. Satu malam pada lailatul qadr, bernilai setara atau bahkan lebih dari seribu bulan. Artinya–menurut sebagian ulama–shalat satu rakaat pada malam ini, berpeluang memdapat jackpot keutamaan shalat satu rakaat selama seribu bulan atau 83 tahun penuh. Hanya saja, Allah tidak memberi bocoran […]

  • Malam Ini Gus Miftah Ngaji di Dukuhseti

    Malam Ini Gus Miftah Ngaji di Dukuhseti

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    DUKUHSETI-Malam ini, Rabu (7/8) KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah diagendakan hadir di Dukuhseti, Pati. Kiai asal Yogyakarta ini akan ‘open mic’ di Masjid Masholihul Ummah, Dukuh Cempoko, Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti ba’da isya. Persiapan pengajian Gus Miftah di Desa Ngagel, Dukuhseti Agenda tersebut diadakan oleh Ranting NU Desa Ngagel bersama dengan Banom-Banom NU […]

  • Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Seseorang yang berada di dalam bus dan waktu sholat akansegera habis.Apakah yang harus dilakukan ? Dikarenakankalau ia turun dari bus untuk melakukan sholat, ia akan ketinggalan bus, sedangkan kalau tetep di dalam bus, ia tidak bisa melakukan sholat. Jawaban :Jika memang seseorang tersebut khawatir ; kalau turun dari bus bisa ketinggalan, maka ia […]

  • PCNU-PATI Photo by Dino Januarsa

    Bukan Pejabat, Ekspektasi Rakyat yang Salah 

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin*  Kopka Azmiadi, TNI yang baru saja memperoleh kenaikan jabatan pesat sebagai Sersan Dua di Mabes TNI Angkatan Darat. Kejadiannya bermula saat Azmiadi yang merupakan Anggota Babinsa Koramil/02 Sungai Pinang, Kodim 0901 Samarinda sukses mengurai kemacetan yang terjadi selama 16 jam.  Kokap Azmiadi dengan inisiatifnya, menggadaikan sepeda motor untuk menyewa eskavator […]

  • Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    Bakti Sosial, PAC Fatayat NU Kec Tayu

    • calendar_month Sel, 4 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus PAC Fatayat Tayu mengadakan Bakti Sosial berupa pembagian sembako dan bazar murah bertempat di aula kecamatan Tayu, 18/6 kemarin             “Acara pembagian sembako sebanyak 500 bungkus dengan sasaran warga Nahdlyin di kecamatan Tayu dan sekitarnya, dengan bulan ramadhan ini kita tanamkan sikap peduli dengan sesama dan solidaritas terhadap lingkungan sekitar kita,”jelas Anisatul Warda […]

expand_less