Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Raih IPK 4.00, Dian Marta Wijayanti Sah Jadi Doktor Manajemen Pendidikan Lulusan UNNES

Raih IPK 4.00, Dian Marta Wijayanti Sah Jadi Doktor Manajemen Pendidikan Lulusan UNNES

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
  • visibility 583
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar sidang promosi doktor pada Jumat pagi, 26 September 2025. Sidang yang berlangsung di Gedung G Lantai 1 Sekolah Pascasarjana UNNES tersebut menghadirkan promovenda Dian Marta Wijayanti dengan disertasi berjudul “Determinan Kinerja Guru Sekolah Dasar di Kota Semarang dengan Digital School Governance sebagai Variabel Moderasi.”

Sidang dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dalam ujian terbuka ini, Dian Marta Wijayanti menghadapi dewan penguji yang dipimpin Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum. (Ketua Tim Penguji), Prof. Dr. Wasino, M.Hum. (Sekretaris), Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd. (Penguji I dari Universitas Negeri Yogyakarta), Prof. Dr. Widiyanto, M.M., M.B.A. (Penguji II), Prof. Dr. Tri Joko Raharjo, M.Pd. (Penguji III), Dr. Sugi, M.Pd.(Penguji IV/Anggota Promotor), Prof. Dr. Eko Handoyo, M.Si. (Penguji V/Kopromotor), dan Prof. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd. (Penguji VI/Promotor).

Dalam disertasinya, Dian Marta Wijayanti menyoroti pentingnya kinerja guru sekolah dasar di era digital dengan menempatkan digital school governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Semarang dengan pendekatan mixed method dan desain explanatory sequential untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru di Kota Semarang.

“Novelty atau kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan pengaruh motivasi kerja, kepemimpinan digital, keterampilan digital, serta tata kelola digital sekolah terhadap kinerja guru, sekaligus mengeksplorasi peran mediasi dan moderasi keterampilan digital dalam hubungan antarvariabel tersebut yang belum banyak diteliti secara komprehensif dalam konteks pendidikan dasar dan menengah,” katanya dalam presentasi.

Dikatakannya, penelitian ini menggunakan mixed method untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap masalah penelitian. “Penelitian ini menggunakan explanatory sequential design, pengumpulan data yang diawali dengan pengumpulan data kuantitatif kemudian dilanjutkan pengumpulan data kualitatif. Sampel dari penelitian ini adalah 400 guru SD di Kota Semarang dan data dianalisis menggunakan SEM PLS 4.0,” lanjut Dian.

Dijelaskan Dian, bahwa hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan digital (t = 4,849; β = 0,395; p = 0,000) dan terhadap kinerja guru (t = 3,748; β = 0,224; p = 0,000).

“Demikian pula, kepemimpinan digital berpengaruh signifikan terhadap keterampilan digital (t = 4,908; β = 0,362; p = 0,000), tetapi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja guru (t = 0,502; p = 0,282). Selanjutnya, keterampilan digital terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 2,941; β = 0,164; p = 0,003)/ Dari hasil uji mediasi, keterampilan digital terbukti memediasi secara signifikan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru (t = 2,485; β = 0,065; p = 0,013) dan kepemimpinan digital terhadap kinerja guru (t = 2,472; β = 0,059; p = 0,013). Sementara itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa variabel moderasi tidak memiliki pengaruh signifikan (t = 0,028 < t-tabel 1,967), sehingga tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antarvariabel,” jelasnya.

Dilanjutkan Dian, bahwa hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan digital, motivasi kerja, keterampilan digital, dan tata kelola digital sekolah berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja guru, dengan tata kelola digital menjadi faktor dominan, kepemimpinan digital tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja guru, namun berpengaruh secara tidak langsung melalui keterampilan digital.

“Temuan penting lainnya adalah peran signifikan keterampilan digital sebagai variabel mediasi antara motivasi kerja dan kepemimpinan digital terhadap kinerja guru. Sementara itu, variabel moderasi yang diuji tidak memiliki pengaruh signifikan, menunjukkan bahwa faktor tersebut tidak memperkuat maupun memperlemah hubungan antarvariabel utama,” papar istri dari Hamidulloh Ibda tersebut.

Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan determinan kinerja guru sekolah dasar. “Rekomendasi utama adalah perlunya kebijakan peningkatan kapasitas digital guru secara berkelanjutan, penguatan kepemimpinan digital kepala sekolah, dan optimalisasi sistem tata kelola digital sekolah sebagai strategi untuk meningkatkan kinerja guru yang relevan dengan tuntutan transformasi pendidikan di era digital,” tandas dia.

Hasil kajiannya diharapkan memberi kontribusi bagi penguatan tata kelola sekolah dasar berbasis teknologi, sejalan dengan tuntutan transformasi digital di dunia pendidikan. Sidang promosi doktor ini menjadi momentum penting tidak hanya bagi promovendanya, tetapi juga bagi pengembangan ilmu manajemen pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan baru di era digital.

Dalam sesi ujian, Penguji I Prof. Dr. Nurtanio Agus Purwanto, M.Pd., mengapresiasi temuan Dian Marta Wijayanti. “Sangat bagus, penyampaiannya sistematis, runtut, dan temuannya juga bagus,” kata Prof Nurtanio yang juga Dekan FIP UNY tersebut.
Silakan nanti dikembangkan, kata Prof Nurtanio, nanti ditawarkan sebuah sistem, produk atau pola yang ini akan sangat bermanfaat.

Pada saat penyampaian berita acara hasil ujian disertasi, Sekretaris Tim Penguji Prof. Dr. Wasino, M.Hum., menyampaikan bahwa Dian Marta Wijayanti lulus dengan IPK 4,00.

“Keputusan Tim Penguji menyatakan bahwa Dian Marta Wijayanti, M.Pd., dinyatakan lulus sebagai doktor pendidikan. Doktor Dian Marta Wijayanti adalah doktor ke-427 lulusan Prodi S3 Manajemen Pendidikan, Sekolah Pascasarjana UNNES dengan masa studi dua tahun satu bulan,” kata Prof. Wasino.

Masa studi saudara termasuk cepat, kata Prof Wasino, karya ilmiah disertasi saudara diberi penghargaan nilai A. “Sehingga Indeks Prestasi Kumulatif 4,00,” lanjut dia.

“Kesan pertama, ya ini Mbak Dian sudah S3 kok masih ramping. Orangnya pembawaannya kalem, tapi semangatnya luas biasa. Maka tadi saat menjawab pertanyaan Mbak Dian bilang motivasinya kuat, itu benar adanya dan pasti menyusun ini dilandasi perencanaan yang matang dan sistematis,” lanjut dia.

Meskipun sudah menyandang gelar doktor, kata Prof Suwito, saya pesan kepada Doktor Dian Marta Wijayanti untuk tetap terus belajar. “Saya minta, prinsip long live learning itu dipertahankan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Dr. Bambang Pramusinto, S.H., S.I.P., M.Si., yang diwakilkan Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PDF Dinas Pendidikan Kota Semarang Dra. RR. Ratih Herawati, M.M., mengapresiasi capaian tersebut. “Matur nuwun kepada tim penguji, dan Bu Dian sudah membuktikan mendapatkan nilai yang sempurna, IPK-nya 4.00. Semoga Bu Dian ini menjadi teladan di lingkup Dinas Pendidikan Kota Semarang,” harap dia.

Selain perwakilan Dinas Pendidikan Kota Semarang, dalam kesempatan itu, hadir perwakilan Tanoto Foundation, Wakil Rektor I INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Gajahmungkur Kota Semarang, PGRI Gajahmungkur, para guru SD Negeri Gajahmungkur 03, rekan-rekan mahasiswa seangkatan, dan keluarga. ()

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Museum of New Zealand Te Papa Tongarewa

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Cemburu Jauh dalam rasa sungguh di bangku harapan; kosong setiap kali muncul, kecemasan ikut timbul berapa kali mencoba untuk tangguh ditepis kenyataan yang membuat ragu stigma keegoisan menjadi jembatan dalam bertarung mungkin akan menang, namun harus merobohkan kecemburuan Maret 2023 Bukan Lagi Rumah Kamu bukan lagi rumah: yang aku tuju sudah puas aku menanti kasihmu […]

  • KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

    KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    PATI-Bertajuk kemandirian Ummat, Muktamar NU ke-34 yang akan dihelat di Lampung kian bergaung. Koin Muktamar yang digagas oleh PBNU sudah mulai digalakkan hingga ke akar rumput. K. Niam Suratman, ketua Lazisnu Pati memberikan sosialisasi Koin Muktamar dan Koin NU (untuk kemaslahatan ummat) saat acara launching Koin Muktamar di aula PCNU Pati Minggu (2/2) siang PCNU […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025). Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan […]

  • Ulama dan Umaro' di Gembong Sambangi Nahdliyyin di Desa-Desa

    Ulama dan Umaro’ di Gembong Sambangi Nahdliyyin di Desa-Desa

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama’ (MWCNU) Kecamatan Gembong, menggandeng Forkopimcam dan KUA untuk menyapa warganya melalui kegiatan Tarawih Keliling Ulama-Umaro’ Kecamatan Gembong. Kegiatan ini dimulai Selasa (11/3) dan akan berakhir Rabu (19/3) mendatang. “Kami ambil lima ranting untuk kegiatan tarawih keliling ini,” terang K. Sholikhin, Ketua MWCNU Gembong. Rencananya agenda rutin ini […]

  • MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026

    MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.409
    • 0Komentar

    PATI — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-35, MAN 1 Pati menggelar Seminar Nasional dan Deklarasi Madrasah Ramah Anak Tahun 2026, pada Rabu (29/7/2026). Seminar tersebut mengusung tema “Ruang Aman untuk Semua: Mewujudkan Lingkungan Ramah Perempuan dan Anak.” ​Kegiatan ini diikuti sebanyak 145 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping dari 48 sekolah […]

  • Gelar Rapimcab Perdana, PC IPNU IPPNU Pati Serap Aspirasi dan Evaluasi Kader

    Gelar Rapimcab Perdana, PC IPNU IPPNU Pati Serap Aspirasi dan Evaluasi Kader

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) perdana, Ahad (3/6). Kegiatan yang bertempat di Balai Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati ini dihadiri oleh seluruh Ketua atau pengurus yang mewakili Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU se-kabupaten Pati. Rapimcab […]

expand_less