Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma’arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

Fakhruddin Karmani Tegaskan Ma’arif Selalu Hadir untuk Pendidikan Inklusi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
  • visibility 584
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id.Semarang – Model pengembangan pendidikan madrasah inklusi atau pendidikan inklusi yang diterapkan Kementerian Agama RI merupakan hasil dari adopsi dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah salahsatunya.

“Pengembangan modul madrasah inklusif di Kementerian Agama salah satunya lahir dari modul yang dikembangkan oleh LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Lahirnya Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) yang diberi SK dari Dirjen Pendis Kemenag adalah inisiasi dr teman-teman LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Modul dan buku inklusi di Kemenag, didalamnya juga dikembangkn dari produk LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah,” kata Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani dalam laporannya pada pembukaan Capacity Building Madrasah/Sekolah Inklusif LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Hotel Siliwangi Semarang, Jumat (13/6/2025).

Kami berharap, katanya, di tahun ini ada Unit Layanan Disabilitas (ULD). “Karena ini dibutuhkan. Ketika yang lain tidak hadir, kita Ma’arif NU siap hadir,” kata Fakhruddin yang juga Sekretaris FPMI Pusat.

Selain peningkatan kapasitas, kegiatan itu juga dilakukan review modul yang menghadirkan sejumlah reviewer ahli.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa kegiatan itu menjadi penting karena berkaitan dengan sekolah inklusi, pendidikan inklusi di sekolah madrasah Ma’arif. “Kita sudah berada di jalur yang tepat dengan memberi hak Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK),” katanya.

Dijelaskan beliau, bahwa PDBK jumlahnya meningkat sangat banyak dari tahun ke tahun. “Pengalaman di pesantren kami di jenjang PAUD-KB di nuangan pesantren, PDBK selalu meningkat jumlahnya. Begitu pula Jawa Tengah juga selalu bertambah,” lanjutnya.

Gus Rozin menegaskan bahwa pendidikan inklusi menjadi penting, karena banyak sekali penolakan di sekolah dan madrasah.

“ABK harus diberi ruang sama. Anak-anak normal agar ada empati. Namun memang perlu waktu, agar ABK dengan non-ABK bisa bersama saling belajar,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan, bahwa ABK bukanlah aib. “PDBK bukan aib. PDBK juga bukan abnormalitas yang harus diratapi. Kita harus mendorong orang tua, guru untuk melakukan asesmen kepada ahli, agar hasilnya menjadi bahan untuk melakukan perlakuan dan pendekatan yang tepat,” lanjutnya.

Kita tidak menolak PDBK itu sudah luar biasa. Kita mau mengurusi PDBK adalah luar biasa. “Pendidikan ini harus hadir tanpa diskriminasi, tanpa segregasi. Maka ini harus ada komitmen dari guru dan kepala sekolah. Gurunya sudah baik, namun jika kebijakannya tidak mendukung, maka tidak bisa selaras,” lanjut dia.

Mereka bukan anak-anak cacat, anak disabilitas. “Mereka adalah anak-anak kita yang harus

Pendidikan inklusi amat sangat penting kita cermati. “Maka review modul ini harus dicermati, dan tak kalah penting diimplementasikan dengan baik,” tandasnya.

Kegiatan itu secara resmi dibuka perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah H. Juair, S.Ag., M.M., M.Si. Hadir Sekretaris PWNU Jawa Tengah H. Ahmad Fathur Rohman, Ketua FPMI Pusat Supriyono (Lek Pri), Koordinator Bidang Pengembangan Literasi, Numerasi dan Pendidikan Inklusi Hamidulloh Ibda, tim pendamping As’adul Yusro, reviewer, psikolog dari Unwahas dan Unissula, peserta dari unsur Kepala Madrasah, Kepala Sekolah dan guru Ma’arif. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Schwoaze

    Macet

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Beberapa bulan lalu. Bulan Maret tepatnya, saat saya ngajak jalan jalan perempuan yang saya sayangi, cintai dan sebagainya. Dari Bumi Mina ke Yogya. Perjalanan kami tempuh lumayan lama. Tak seperti biasanya. Hampir seharian hingga ke kota tujuan. Supir dan kondektur bus mengumpat dengan umpatan tak jelas, mengekspresikan kekesalannya sebab jamnya terlambat. Perjalanan kami sangat melelahkan. […]

  • Pagar Nusa Gabus Kunjungi Tokoh NU, K. Khusairi : Kami Punya Tujuan Khusus

    Pagar Nusa Gabus Kunjungi Tokoh NU, K. Khusairi : Kami Punya Tujuan Khusus

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    GABUS-Pengurus Anak Cabang Pencak Silat Pagar Nusa Kecamatan Gabus melakukan kunjungan ke beberapa tokoh di Kabupaten Pati. Orang-orang yang dikunjungi merupakan para pejuang babad alas Pagar Nusa (PN) di Pati serta tokoh-tokoh yang memiliki andil bagi eksistensi PN. K. Khusairi ketua PAC Pagar Nusa Gabus menegaskan acara sowan tersebut terselenggara berkat ide dari kawan-kawan PN […]

  • Membumikan Green Ramadan

    Membumikan Green Ramadan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 922
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kemarin, saya menulis Ramadan Ramah Lingkungan. Tulisan ini sebenarnya lanjutan dari ide pokoknya. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah, di mana umat Islam berpuasa sebagai bentuk ibadah, refleksi diri, dan peningkatan spiritualitas harus diwujudkan serratus persen. Namun, di balik ibadah yang mulia, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan […]

  • Gus Kamil Sarang Tutup Usia

    Gus Kamil Sarang Tutup Usia

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    REMBANG-Kabar duka muncul dari keluarga besar Ponpes Al Anwar Sarang, Rembang. Putra ke tiga KH. Maimoen Zubair, KH. Majid Kamil Maimoen atau Gus Kamil dikabarkan meninggal dunia Minggu (12/7) pukul 19.55 WIB malam ini. Foto Gus Kamil (kiri) disejajarkan dengan sang ayah, KH. Maimoen Zubair Kakak kandung Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Taj Yasin ini […]

  • Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

    Pesantren di Pati Diharapkan Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka Pencegahan penyebaran virus covid-19 di kalangan pesantren dan  menyiapkan new normal yang telah ditetapkan oleh pemerintah, RMI PCNU Kabupaten Pati melaksanakan sosialisasi yang akan dilaksanakan diseluruh kecamatan Se-kabupaten Pati. RMI PCNU Pati bersama pengurus PCNU Pati, Team Satgas Covid-19 PCNU Pati melakukan Sosialisasi New Normal yang kemarin dilaksanakan (Senin, 29/06/2020)  di Ponpes […]

  • LP Ma’arif NU Jateng Gembleng 200 Kepala Madrasah: Dorong Kepemimpinan Melayani, Inovasi Global, dan Penguatan Mutu Pendidikan

    LP Ma’arif NU Jateng Gembleng 200 Kepala Madrasah: Dorong Kepemimpinan Melayani, Inovasi Global, dan Penguatan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.312
    • 0Komentar

    SEMARANG — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang resmi membuka Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah pada Senin (12/10/26). Acara pembukaan yang berlangsung khidmat di Auditorium BDK Semarang ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubanul Wathon, dan Mars Ma’arif, dilanjutkan pembacaan doa serta tahlil […]

expand_less