Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Taqim Sebut Penulisan Berita Jadi Branding Efektif di Media Online

Gus Taqim Sebut Penulisan Berita Jadi Branding Efektif di Media Online

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
  • visibility 435
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Magelang – Bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Ahad (23/3/2025), program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan Zona 8 Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah terlaksana sebagai putaran terakhir dari sebelumnya di Blora, Pati, Pemalang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, dan Sukoharjo.

Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN) yang dihadiri puluhan peserta.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Magelang KH. Achmad Izzudin, Lc., M.Si., yang akrab disapa Gus Din mengapresiasi kegiatan itu. “Kami bersyukur, karena mendapatkan satu kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan dari LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. Tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” katanya.

Kita tadi disinggung, lanjutnya, bahwa kita (LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Magelang) merupakan cabang yang terbanyak memiliki madrasah dan sekolah terbanyak kedua di Jawa Tengah. “Tapi ini motivasi bagi kita, karena masih banyak isi kepala yang belum isi kepala, seperti dawuh KH. Hasyim Muzadi,” lanjutnya.

Pihaknya mengharap, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Magelang menjadi penggerak semua lini kegiatan di lembaga di bawah PCNU Kabupaten Magelang. “Kami mengharapkan, Ma’arif NU Kabupaten Magelang menjadi penggerak semua lini kegiatan di lembaga PCNU Kabupaten Magelang,” katanya.

Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani mengatakan bahwa kegiatan ini adalah putaran terakhir. “Saya kebagian membuka dan menutup acara. Saya muter terus. Kalau Kemenag itu mengatasi madrasah, Kemdikdasmen mengatasi sekolah. Nah, Ma’arif NU itu mengatasi madrasah dan sekolah yang kinerjanya seminggu nonstop, 24 jam, dari Senin-Jumat sampai Sabtu dan Ahad, dan itu bentuk layanan kami,” lanjut dia.

Dikatakannya, bahwa Indonesia sebagai negara besar masih rendah tingkat literasinya. Dipaparkannya, hasil asesmen atau survei Kemdikbud dan PISA tahun 2022, menempatkan skor peringkat literasi, numerasi, dan sains Indonesia masih rendah sekali. Dikatakannya, posisi negara kita menempati rangking ke-100, dengan literasi 95% itu lebih dari Filipina negara yeng kecil, Brunei negara yang kecil, lebih rendah lagi dari Singapura negara yang paling kecil. “Dari 85 negara yang mengikuti asesmen internasional ini, kita rangking 5 dari belakang,” tegas dia.

Diakui atau tidak, kata Fakhruddin, tingkat literasi bangsa ini rendah, literasi membacanya rendah, keterampilan berpikir kritisnya juga masih perlu ditingkatkan. “Ini mengkhawatirkan, karena menyangkut peradaban kita, dan literasi tertinggi kita ya baca WhatsApp dan medsos. Maka di Ma’arif, gerakan literasi tidak pernah kita gantikan,” lanjutnya.

Nanti luaran dari GLM Ramadan, kata dia, untuk siswa bisa menulis dan menerbitkan majalah, buletin, mading, dan kalau guru ya karya ilmiah, pengembangan diri menulis melalui karya tulis ilmiah.

“Terakhir, kami berharap LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Magelang menjadi model baru di Ma’arif NU di wilayah eks karesidenan Kedu dan Solo Raya,” kata dia.

Pihaknya juga menantang, bahwa LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Magelang yang diikuti sekira 15.000-an peserta harus mencapai kejuaraan 1, 2, 3. “Saya berharap Magelang ini, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Magelang bertengger di Juara 1, 2 atau 3, karena belakangan terakhir, Magelang mbuntuti setelah juara 1, 2 dan 3,” kata Fakhruddin.

Masih ada tujuh bulan untuk pembinaan, katanya, siapkan atlet dan peserta untuk memenangkan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) ke-XIII tahun 2025 pada bulan September 2025 mendatang di Kabupaten Wonosobo.

Usai sambutan, Fakhruddin memberikan sertifikat penghargaan kepada SMK Ma’arif Kota Mungkit sebagai Sekolah Penggerak Literasi dalam rangkaian GLM Ramadan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tahun 2025.

Dalam kegiatan pembukaan, hadir Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Magelang M. Nurdin Syafi’i, M.Si., Kepala SMK Ma’arif Kota Mungkid Ngungun Bayu Santoso, M.Si., dan 62 peserta dari unsur guru dan siswa.

Kegiatan berlanjut dengan paparan materi, dari tim GLM Ramadan, yaitu Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan tim GLM Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha, dan narasumber tamu Pemimpin Redaksi Soearamoeria.com Syaiful Mustaqim (Gus Taqim).

Dalam materi kedua, paparan materi oleh Pemimpin Redaksi Soearamoeria.com Syaiful Mustaqim (Gus Taqim) tentang Strategi Penulisan dan Rillis Berita di Media Massa. “Sekarang ada pergeseran, nulis di media cetak malah berbayar. Maka baiknya kita rillis berita di media online saja untuk branding dan sangat efektif,” kata dia.

Pihaknya juga membeberkan bahwa berita berbeda dengan artikel populer baik itu opini atau esai. “Dalam berita tidak boleh ada opini, kalau dalam opini boleh ada berita,” kata dia. (Ibda).

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng IPNU-IPPNU, Irmas Baitun Nur Selenggarakan Sarasehan Literasi

    Gandeng IPNU-IPPNU, Irmas Baitun Nur Selenggarakan Sarasehan Literasi

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    PATI-Literasi menjadi kebutuhan mendesak di era digital ini. Terlebih minimnya minat kaum milenials terhadap dunia literasi akhir-akhir ini menambah beban bagi kehidupan yang akan datang. Aguk Irawan, salah satu pemantik ketika memaparkan materi dalam Pelatihan Literasi yang digelar di Aula Islamic Centre Masjid Baitun Nur Pati. Dari satu fenomena ini, sudah selayaknya generasi muda mulai […]

  • PCNU PATI - Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat.

    Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan utama membentuk masyarakat Islam adalah mensejahterakan masyarakat secara lahir dan batin. Agar tujuan tersebut bisa tercapai, maka harus diikuti dengan langkah-langkah kongkret dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yaitu dengan peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan mengubah kultur masyarakat yang berperadaban.Untuk mengubah kultur tersebut diperlukan perangkat-perangkat keilmuan yang peka terhadap persoalan sosial, seperti kemiskinan, […]

  • PCNU-PATI Photo by sam sul

    Peran Pesantren Sebagai Pengembangan Civil Society

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat dalam konteks Indonesia, tentunya sangat kompleks sekali ranah dan dimensinya.  Mulai dari banyaknya angka kemiskinan, keterbelakangan masyarakat, dan kurang terciptanya lapangan pekerjaan yang merata, sehingga dari situ dibutuhkan para agen perubahan sosial untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan solusi terhadap masyarakat. Agar problem solving di masyarakat bisa teratasi […]

  • PCNU - PATI 99 Untuk Tuhanku

    99 Untuk Tuhanku

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini ^hanya^ suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut […]

  • Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    Islam Manusia di Zaman Kegalauan

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Zaman kita adalah zaman berkelimpahan. Tapi, pada saat yang sama, inilah zaman kegalauan. Kata pujangga kita, Ranggawarsita, inilah zaman kalabendu. Jangankan bagi orang yang hidupnya susah secara ekonomi, bahkan bagi orang-orang yang hidupnya berkecukupan, tekanan hidup makin keras: tuntutan kebutuhan artificial yang terus muncul, beban pekerjaan yang overwhelming, lingkungan hidup yang kurang bersahabat dan cenderung […]

  • Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    Kiai Kampung Yang Rendah Hati

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Almaghfurlah KH Ahmad Suyuthi merupakan sosok kiai yang alim tetapi rendah hati. Kontribusinya dalam forum Sidang Syuriah Bulanan di pendopo maqbaroh Syeikh KH Ahmad Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah, diakui para ulama dan tokoh masyarakat. Khususnya ketika PCNU dipimpin oleh sahabat karibnya, KH Suyuthi Abdul Qodir, Pendiri Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.Katib Syuriah KH Abdul […]

expand_less