Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU sebagai Civil Society

NU sebagai Civil Society

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
  • visibility 681
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Sejak didirikan pada 1926, NU memiliki peran yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk sosial, politik, dan budaya. Sebagai organisasi yang berbasis pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah, NU tidak hanya berfokus pada pengembangan agama, tetapi juga berkomitmen terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam perjalanan sejarahnya, NU telah menunjukkan peran yang sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat sebagai warga negara yang aktif, serta terlibat dalam berbagai proses politik untuk mencapai tujuan-tujuan sosial yang lebih adil.

Sejak Kembali ke Khittah 26, NU semakin mengukuhkan diri sebagai organisasi sosial-keagamaan yang tidak hanya mengurusi masalah internal umat Islam, tetapi juga peduli terhadap keadilan sosial dan kemajuan bangsa.

Khittah 26 merupakan landasan bagi NU untuk lebih fokus pada peran sosial kemasyarakatan dan menanggalkan kepentingan politik praktis yang sebelumnya pernah dijalani. Dengan demikian, NU berperan dalam membangun kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses politik, dengan menggunakan mekanisme yang ada untuk memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

Peran politik NU, meskipun tidak terfokus pada kekuasaan politik praktis, tetap melibatkan pergumulan politik dalam skala global yang sangat relevan dengan tantangan zaman. Sebagai organisasi yang berbasis pada nilai-nilai moderat, NU kini terlibat dalam politik yang tidak hanya terbatas pada persoalan sektarian, tetapi juga pada isu-isu yang lebih besar dan bersifat universal, seperti perdamaian, keadilan sosial, hak asasi manusia, dan toleransi antar-umat beragama.

Kiprah NU dalam dunia politik ini membuka ruang gerak yang lebih luas, memungkinkan organisasi ini untuk berkontribusi lebih besar pada perubahan sosial di tingkat nasional bahkan global. Persoalan yang dihadapi oleh NU bukan lagi sekadar masalah internal warga NU, melainkan masalah bangsa yang lebih luas, yang mengharuskan NU untuk lebih inklusif dan mengedepankan kepentingan bersama.

Sebagai bagian dari civil society, NU memainkan peran yang sangat luas dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. dalam buku ‘NU dan Masyarakat Sipil’ dijelaskan salah satu bidang utama di mana NU memberikan kontribusinya adalah dalam bidang pendidikan. Sebagai bagian dari upaya untuk memberdayakan masyarakat, NU mendirikan ribuan pesantren yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama tetapi juga keterampilan hidup yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Pesantren NU berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang mendidik generasi muda dengan pemahaman agama yang moderat, serta mengembangkan karakter dan moralitas mereka untuk menjadi individu yang berguna bagi masyarakat. Selain itu, pesantren NU juga berperan dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan saling menghargai.

Selain pesantren, NU juga aktif dalam mendirikan sekolah-sekolah umum, universitas, dan lembaga pendidikan lainnya yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Dengan demikian, NU berperan dalam menyediakan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia, dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Pendidikan yang diberikan oleh lembaga-lembaga NU berlandaskan pada nilai-nilai moderat, yang mengedepankan keseimbangan antara ilmu agama dan pengetahuan umum. Ini penting untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam, yang dapat berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

Dengan kontribusinya di bidang pendidikan, NU juga turut memperjuangkan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Lembaga-lembaga pendidikan NU tidak hanya mencetak lulusan yang berkompeten dalam bidangnya, tetapi juga mendorong mereka untuk berperan aktif dalam masyarakat dan menjadi agen perubahan yang memperjuangkan keadilan sosial dan kesejahteraan bersama.

Dengan demikian, NU sebagai civil society memiliki dampak yang luas dan mendalam dalam membentuk masyarakat Indonesia yang lebih beradab, moderat, dan berkeadilan sosial.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatayat NU Jateng Gelar Diklat di Brimob Simangon

    Fatayat NU Jateng Gelar Diklat di Brimob Simangon

    • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Puluhan kader Fatayat NU dari masing-masing kabupaten di Jawa tengah mengikuti Diklat Terpadu I Garfa di Semarang, 19 sampai 21 Nopember 2021 SEMARANG –  Sayap Pemudi NU, Pimpinan Wilayah Fatayat NU Jawa Tengah kembali membuat gebrakan. Diawali Jumat (19/11) pagi tadi, para pemudi tangguh tersebut telah memadati halaman Brimob Simangon Semarang.  Mereka berasal dari utusan […]

  • PCNU-PATI Photo by Museum of New Zealand Te Papa Tongarewa

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 7 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Cemburu Jauh dalam rasa sungguh di bangku harapan; kosong setiap kali muncul, kecemasan ikut timbul berapa kali mencoba untuk tangguh ditepis kenyataan yang membuat ragu stigma keegoisan menjadi jembatan dalam bertarung mungkin akan menang, namun harus merobohkan kecemburuan Maret 2023 Bukan Lagi Rumah Kamu bukan lagi rumah: yang aku tuju sudah puas aku menanti kasihmu […]

  • Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

    Melalui Sedekah Hidup Menjadi Berkah

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    “Barangsiapa bersedekah dengan sesuatu senilai satu buah kurma yang diperolehnya dari hasil kerja yang baik, bukan haram, dan Allah itu tidak akan menerima kecuali yang baik. Maka sesungguhnya Allah akan menerima sedekah orang itu dengan tangan kanannya, sebagai kiasan kekuasaanNya, kemudian memperkembangkan pahala sedekah tersebut untuk orang yang melakukannya, sebagaimana seseorang dari engkau semua memperkembangkan […]

  • PCNU-PATI

    Dakwah Partisipatif Ala Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Oleh :  Siswanto Dakwah dalam pengertian bahasa merupakan mengajak, menyeru, dan memanggil. Dakwah juga bisa diartikan sebagaikan ajakan ke jalan yang baik dengan cara sopan-santun dan penuh hikmah kebijaksanaan. Berangkat dari pengertian itu, lalu dihubungkan dengan nash Alquran dan hadist yang berkaitan dengan dakwah islamiyah. Syaikh Ali Mahfudh dalam kitabnya hidayah al-mursyidin menetapkan definisi dakwah […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Rapat Tikus di Kamar Bersalin

    • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Kalau nggak pergi, aku teriak nih.” Shanaya mendekap sebuah bantal dan siap menimpukkan bantal itu ke arah Nikhil. Sudah hampir tengah malam dan sedang tidak ada pasien di RB. Jadi suasana rumah bersalin kali ini sangat sepi. Bisa dipastikan Tita dan Bu Eko sudah lelap di tempat peristirahatan masing-masing. Tubuh Shanaya […]

  • NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    NU Pati Serahkan 1 Truk Besar Bantuan untuk Korban Semeru

    • calendar_month Ming, 19 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Penyaluran Bantuan untuk korban Semeru secara simbolis diserahkan oleh ketua PC Lazisnu Pati, KH. Niam Sutaman (pegang kardus, kanan) kepada pengurus PCNU Lumajang LUMAJANG – Bantuan untuk Semeru masih terus berdatangan. Kali ini datang dari NU Kabupaten Pati Jawa Tengah yang membawa satu Truck bantuan pada Jum’at, (17/12) ke Posko utama NU Lumajang Peduli Gedung […]

expand_less