Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

Buka GLM Part 3, Ketua Ma’arif NU: Kita Darurat Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 12 Nov 2024
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

 

Ketua Ma’arif NU Jateng Sebut Literasi Indonesia Darurat

Semarang – Melalui Zoom Meeting, Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 3 Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah pada Selasa (12/11/2024) dibuka resmi oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani. Pihaknya menyampaikan bahwa hasil asesmen kompetensi guru di madrasah Kemenag RI, tingkat literasi yang memenuhi kompetensi guru mahir masih memprihantikan.

“Ada tiga tingkatan kompetensi guru dalam konteks ini, yaitu guru cakap, guru terampil, dan guru mahir. Hasil asesmen kompetensi guru madrasah di Kemenag RI, guru mahir hanya di angkat 11 %. Asesmen Kompetensi Guru baru bulan Juli 2024 kemarin. Ini memprihatinkan, karena kalau ada 10 guru, maka hanya 1 yang mahir kalau kita rata-rata 100 persen,” beber Fakhrudin yang juga Konsultan Pengembangan Keprofessian Berkelanjutan Guru dan Tendik Madrasah Kementerian Agama RI.

Dijelaskannya, hasil asesmen kompetensi guru, hampir sama dengan hasil asesmen kompetensi peserta didik SD, SMP dan SMA. “Pada level passing grade, rata-rata hanya mencapai 46 itu tertinggi, belum sampai di angka 50 persen,” lanjutnya.

Jadi, katanya, hasil asesmen kompetensi guru-guru kita dengan hasil asesmen nasional, rata-rata hasilnya sampai, yaitu 11-12. “Saya menyebut hasilnya diamini oleh hasil Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI). Artinya apa? Kalau kecakapan guru-guru kita tentang literasi, numerasi, maka saya menyebut ini darurat literasi, darurat literasi,” tegas dia.

Saya juga ingin menegaskan, hasil asesmen atau survei Kemdikbud dan PISA tahun 2022, ini menempatkan skor peringkat literasi, numerasi, dan sains kita masih rendah sekali. “Posisi negara kita menempati rangking ke-100, dengan literasi 95% itu lebih dari Filipina negara yeng kecil, Brunei negara yang kecil, lebih rendah lagi dari Singapura negara yang paling kecil. Dari 85 negara yang mengikuti asesmen internasional ini, kita rangking 5 dari belakang,” katanya.

Kita berani mengatakan, kata Fakhrudin, literasi tertinggi kita dalah duduk baca WhatsApp, lihat TikTok, dan media sosial lainnya. “Ini tugas kita semua, membuat ekosistem yang lebih menarik lagi, agar siswa lebih tertarik lagi dan jangan kalah dengan WA saja,” lanjut dia dalam acara yang dimoderatori oleh Muhammad Zainudin Aklis tersebut.

Menurutnya, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah memiliki tugas berat, karena dengan lebih dari 760.000 peserta didik, harus dikuatkan kemampuan literasinya. Fakhrudin secara resmi membuka kegiatan GLM Plus Part 3 yang diisi oleh dua narasumber yaitu Dosen UIN Walisongo dan Editor in Chief Journal of Integrated Elementary Education Dr. Hamdan Husein Batubara dan Koordinator GLM Plus Dr. Hamidulloh Ibda yang diikuti ratusan peserta dari beragam unsur. (HI)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Mark mc neill

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 6

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Salman baru saja selesai menggulung ujung atas sarung ketika ponselnya berdering. Tampak foto lelaki mengenakan suit and tie dengan ekspresi dingin memenuhi layar. Ia berdecak sebelum mengangkat telepon atas nama “Kak Eugene” itu—lelaki yang seratus persen berhasil menduplikat Daddy-nya. Mungkin Salman perlu mempertemukan Kang Awan dengan Kakaknya. Barangkali mereka akan cocok […]

  • Koin Kemandirian NU

    Koin Kemandirian NU

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    RABU, 31 Januari 2018, Nahdlatul Ulama memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-92. Berdiri sejak 31 Januari 1926, kontribusi NU pada bangsa tidak terhitung jumlahnya, baik dalam konteks pembinaan moral, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta internalisasi nasionalisme dan patriotisme. NU berdiri dari tiga embiro gerakan, yaitu Nahdlatul Wathan yang bergerak di bidang nasionalisme (1916), Tashwirul […]

  • Terpilih Kembali, Ini 3 Misi Ketua GP Ansor Gembong

    Terpilih Kembali, Ini 3 Misi Ketua GP Ansor Gembong

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Imam Shomali Wicaksana ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gembong masa khidmat 2023-2025 terpilih kembali sebagai ketua organisasi sayap muda NU tersebut. Pemilihan ini dilakukan melalui Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC GP Ansor Gembong, Jumat (17/1) kemarin. Dirinya memenangkan suara dengan tanpa pesaing alias calon tunggal. Jika tidak ada halangan, sesuai dengan PD/PRT, […]

  • Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

    Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

    KH. Afifuddin Muhajir, Rois Syuriyah PBNU KOTA-Masa pandemi yang telah mencapai satu tahun lebih, membuat sebagian kalangan masyarakat mulai jenuh. Salah satu wujud kejenuhan mereka adalah dengan mengabaikan protokol kesehatan.  Beberapa warga mulai tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Padahal pandemi corona masih mengintai masyarakat luas.  Peraturan yang ketat dan tepat sudah selayaknya digalakkan. Dengan […]

  • PCNU-PATI

    Empat Ibu Pengajian

    • calendar_month Sen, 10 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Empat ibu pengajian duduk sambil ngerumpi. Mereka sedang asyik saling membangga-banggakan anaknya masing-masing. Ibu pertama berkata, “Tahu tidak, anak saya sekarang sudah jadi ustad. Kalau dia masuk ruangan, orang akan menyapa, ‘Assalamu’alaikum, selamat pagi, Ustad.’” Tak mau ketinggalan ibu kedua berkata, “Yah baru ustad, anak saya adalah seorang kyai. Orang-orang […]

  • PWNU Jateng Berangkatkan 22 Relawan Kemanusiaan Tahap Pertama ke Aceh

    PWNU Jateng Berangkatkan 22 Relawan Kemanusiaan Tahap Pertama ke Aceh

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.131
    • 0Komentar

    JAWA TENGAH – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, melepas keberangkatan rombongan relawan NU Peduli Jawa Tengah menuju Aceh pada Sabtu (10/1/2026). Bertempat di Gedung PWNU Jateng, pelepasan ini menandai dimulainya misi kemanusiaan tahap pertama yang melibatkan 22 relawan pilihan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. ​Sebelum bertolak ke […]

expand_less