Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tiga Madrasah Tanda Tangani MoU Sahabat Sains Banin

Tiga Madrasah Tanda Tangani MoU Sahabat Sains Banin

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
  • visibility 302
  • comment 0 komentar
Foto bersama K. Yusuf Hasyim (kepala MTs Tarbiyatul Banin) dengan salah satu kepala MI yang menyepakati MoU Sahabat Sains Banin sedang menunjukkan piagam MoU didampingi Pengawas Madrasah Kecamatan Winong.

WINONG – MTs Tarbiyatul Banin Winong yang merupakan salah satu madrasah unggulan sains, mulai mengembangkan jaringan ke beberapa madrasah ibtidaiyah. Berlokasi di BLK Tarbiyatul Banin, Rabu (15/9) kemarin, MTs ini menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga MI sekaligus. 

Bukan hanya dari Kecamatan Winong, MI-MI yang didapuk sebagai Sahabat Sains Banin tersebut berasal dari tiga kecamatan berbeda. Di antaranya, MI Tarbiyatul Banin Winong, MI Khoiriyah Sitiluhur, Gembong dab MI Miftahul Ulum Pucakwangi. 

Kepala MTs Tarbiyatul Banin, K. Yusuf Hasyim menuturkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menambah jumlah siswa madrasah yang berprestasi terutama di bidang sains. Selain itu, harapan ke depannya, lanjut K. Yusuf, program ini mampu mengangkat derajat madrasah dan merubah stigma madrasah di masyarakat. 

“Moto kami dalam dalam Sahabat Sains Banin ini adalah belajar, berbagi dan berprestasi bersama, menuju madrasah hebat, mandiri dan mendunia,” terang K. Yusuf. 

Seperti diketahui bersama bahwa sampai detik ini kebanyakan masyarakat masih menganggap bahwa madrasah hanya mendalami sisi keagamaan yang nihil sains. Padahal, beberapa madrasah termasuk MTs Tarbiyatul Banin sudah membuktikan prestasinya di bidang sains bahkan hingga level Asean. 

“Madrasah harus berprestasi sampai internasional sebagai contoh madrasah Tarbiyatul Banin dan Abadiyah,” ungkap Moh. Astari, Pengawas Madrasah Kecamatan Winong dalam sambutannya. 

Maskan, Kepala MI Khoiriyah Sitiluhur yang juga menjadi salah satu kepala madrasah yang menandatangani MoU Sahabat Sains Banin menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan langkah yang positif. Pihaknya merasa diuntungkan baik dalam hal jaringan madrasah dan dalam aspek akademik. 

“Intinya kita menjalin kerjasama untuk meningkatkan prestasi madrasah khususnya di bidang sains,” ungkapnya. 

Konsep Sahabat Sains Banin adalah dengan memberikan materi-materi sains kepada para peserta didik dari tiga MI tersebut. Mentor dan metode pembelajarannya, ditentukan oleh MTs Banin sebagai madrasah yang sudah terbukti prestasinya. 

“kami rela meluangkan waktu tiap Minggu datang di MTs Banin tidak lain demi anak-anak, demi madrasah, lanjut Maskan. 

Pihak MTs Banin Sendiri masih membuka diri apabila ada madrasah-madrasah lain yang hendak bergabung dengan program ini. Namun K. Yusuf Hasyim sementara membatasi jangkauannya hanya untuk madrasah yang ada di Kabupaten Pati. 

“Kami masih sangat terbuka untuk madrasah-madrasah di Kabupaten Pati. MTs  Banin berani merubah visi demi kemajuan madrasah. Alhamdulillah sudah ada hasilnya,” pungkas ia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu Ajak Warga Peduli Kekeringan

    Lazisnu Ajak Warga Peduli Kekeringan

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    WINONG-LAZISNU, LKKNU  dan LPBINU tak henti-henti melancarkan distribusi air bersih bagi warga Kabupaten Pati yang membutuhkan. Hal ini mengingat matinya sumber air di beberapa daerah. Terhitung sejak Minggu (15/9) sudah lebih dari 80.000 liter air didistribusikan untuk warga.  “Kami akan terus bergerak demi tersalurnya air bersih untuk saudara-saudara kita” tutur Edi Fitrianto, pengurus cabang LPBI […]

  • Ulama Standar Ganda. Photo by Fabien Bazanegue on Unsplash.

    Ulama Standar Ganda

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dari sekian juta orang islam di Indonesia, coba kita ambil sampel, 1.000 orang secara random. Lalu, kita kelompokkan siapa yang melakukan shalat tahajjud rutin. Golongan ke dua, shalat dhuha rutin dan golongan terakhir, yang tak pernah absen shalat lima waktu. Tentu jawabannya sudah bisa di prediksi. Kesalehan ritual bukan lagi sebuah […]

  • Ramadan itu Bulan Macul Langit

    Ramadan itu Bulan Macul Langit

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pacul itu cangkul. Tapi dalam bahasa Jawa, macul  berarti mencangkul. Lalu, bagaimana jika macul langit? Langit kok dipacul.   Sebenarnya, macul itu bermakna luas. Dalam bulan Ramadan, ibaratnya kita “banjir” pahala karena Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan peluang bagi setiap hamba untuk […]

  • MWCNU adakan santunan Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    MWCNU adakan santunan Berbagi dengan Yatama dan Dhuhafa’

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus MWCNU Batangan mengadakan santunan anak yatim piatu dan duafa, bersama keluarga besar ikatan remaja masjid dan Ansor ranting desa Klayusiwalan, Batangan Pati 18/6 kemarin. “Meskipun pada tahun ini kami Pengurus MWCNU Batangan baru bisa memberikan santunan 28 anak Yatama dan 200 dhuhafa’, hal ini merupakan sebuah perkembangan bagi kami, semoga kedepannya akan […]

  • KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

    KH Maimun Zubair Sang Legenda Pesantren

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    KH. Maimun Zubair adalah Ulama besar yang lahir di Indonesia. Pemikiran dan karyanya Tidak hanya dikaji di Indonesia, tapi juga dunia. Beliau meskipuntidak belajar di perguruan tinggi, tapi wawasannya yang luas dan pergaulannya yang mendunia, pemikirannya menjadi rujukan umat Islam dan dunia. Beliau produk asli Pesantren. Setelah dididik dengan keras dan disiplin oleh ayahnya, seorang Ulama besar, KH […]

  • Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    Secangkir Kopi, Doa, dan Jalan Panjang Menuju Aceh

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.895
    • 0Komentar

      Malam belum sepenuhnya ramah ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah kembali menghidupkan mesin. Di sebuah rest area sunyi, secangkir kopi hitam berpindah dari tangan ke tangan. Hangatnya sederhana, namun cukup untuk menjaga mata tetap terjaga dan hati tetap kuat. Di situlah, di antara lelah dan doa, perjalanan kemanusiaan menuju Aceh Timur terus […]

expand_less