Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sah ! IPMAFA Buka Program S2 Tahun Ini

Sah ! IPMAFA Buka Program S2 Tahun Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Setelah sukses menyelenggarakan Program Sarjana (S1), kini Institut Pesantren Mathali’ul Falah secara resmi membuka Program Studi (Prodi) Magister (S2) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Tahun Akademik 2023/2024 mendatang.

Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 500 Tahun 2023 Tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab untuk Program Magister pada Institut Pesantren Mathaliul Falah Pati.

Dalam surat keputusan itu disebutkan bahwa izin penyelenggaraan prodi sebagaimana dimaksud diberikan untuk pelaksanaan perkuliahan reguler dan tidak untuk pelaksanaan perkuliahan nonreguler (extention).

Waktu yang diperlukan untuk menempuh pendidikan Program Magister PBA ini sama seperti program magister pada umumnya, yakni 4 semester dengan total kurang lebih 48-50 SKS.

Melalui Ketua Prodi Magister PBA, Dr. Ali Subhan MA, Rektor IPMAFA mengajak alumni maupun masyarakat secara umum, khususnya Kabupaten Pati dan sekitarnya untuk bersama-sama menyambut kesempatan baik ini.

“Dimana Program Magister PBA saat ini bisa dijangkau dengan jarak yang sangat dekat oleh masyarakat, dan bagi angkatan pertama mendapatkan diskon 20%,” tutur Ali Subhan.

Pembukaan prodi baru ini bukan semata tanpa alasan. Ali Subhan mengungkapkan potensi Guru Bahasa Arab di Kabupaten Pati dilihat dari jumlah madrasahnya mulai tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah hingga Aliyah hampir menyentuh angka 500.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statisik (BPS) Tahun 2022/2023, Jumlah Madrasah Kabupaten Pati di bawah Kemenag Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah dengan kategori Negeri dan Swasta mencapai 417 dengan rincian Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 212, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 137, dan Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 68.

Dengan potensi SDM Guru Bahasa Arab tersebut mendorong IPMAFA membuka program magister ini dengan visi mengintegrasikan keilmuan dan keislaman dengan karakter nilai pesantren untuk mewujudkan Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati sebagai perguruan tinggi riset bertaraf internasional tahun 2035.

Guna mewujudkan visi tersebut, ada beberapa misi yang akan diwujudkan, yakni mengembangkan ilmu-ilmu keislaman yang mampu menjawab problem sosial keindonesiaan dan kemanusiaan; mengembangkan keilmuan pesantren dengan mengintegrasikannya dalam studi keislaman dan keindonesiaan; dan mengembangkan riset untuk menghasilkan ilmu dan keahlian yang berkonstribusi terhadap pembangunan Islam, Indonesia dan dunia.

Ketua Pendirian Program Magister PBA IPMAFA Dr. Agus Syakroni, M.Pd menyampaikan proses pendaftaran mahasiswa baru Magister PBA IPMAFA bisa melalui 2 (dua) cara yakni datang langsung ke kampus atau online dengan batas pendaftaran hingga akhir Bulan Agustus 2023.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa semua jurusan S1 bisa melanjutkan di program Magister PBA ini, nantinya perkuliahan akan menggunakan sistem luring dan daring sesuai kebutuhan, mengingat akan ada dosen tamu dari luar daerah.

Dr. Agus Syakroni juga menegaskan bahwa IPMAFA melalui dibukanya Program Magister PBA ini berkomitmen menjadi pusat pendidikan dan riset pada Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Arab yang Unggul, Profesional, dan berbasis Nilai-nilai Pesantren.

Basis nilai pesantren dimasukkan dalam struktur kurikulum sekaligus berusaha menghasilkan lulusan S2 PBA yang berkompeten dalam Bahasa Arab dan pengembangan turast pesantren. Sementara dalam praktik pembelajaran menjadikan nilai dasar sholih akram (NDSA) sebagai landasan pembelajaran dan budaya kehidupan kampus.

“Sejauh ini, Jawa Tengah baru memiliki 2 kampus dengan program yang sama. IPMAFA menjadi yang ketiga setelah UIN Walisongo Semarang dan UIN Raden Mas Said Surakarta,” ungkapnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • Berobat Gratis dengan KARTANU

    Berobat Gratis dengan KARTANU

    • calendar_month Sab, 23 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Pati. Pimpinan Ranting NU Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo Semalam bertempat klinik dr Wahid Abdurrahman melakukan MoU Layanan Berobat gratis. Kamis, 21 Juli 2022. Dalam MoU layanan berobat gratis tersebut dihadiri oleh pengurus Ranting NU, GP Ansor, IPNU dan NU Care Lazisnu Tambaharjo. Layanan Berobat gratis tersebut merupakan tindak lanjut dari launching Kartu Sehat NU (KSNU) […]

  • Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    Perempuan Tak Jadi Sebab Jauh dari Agama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Hadist dari Sayyidah ‘Aisyah RA, Sesungguhnya Rasulullah bersabda kepada Ummu Salamah: “Janganlah engkau sakiti aku tentang ‘Aisyah. Karena sesungguhnya wahyu itu tidak pernah datang kepadaku ketika aku berada dalam satu selimut bersama dengan salah seorang dari kalian selain Aisyah. (HR.Bukhori) Penjelasan dari hadist ini adalah bahwa seorang perempuan itu tidak menghalangi atau bahkan menjauhkan laki-laki […]

  • PCNU-PATI

    Fatayat NU Gembong Gelar Senam di Pinggir Waduk

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PAC Fatayat NU Gembong menggemparkan tempat wisata Waduk Gembong Pesona Poncodan yang terletak di Desa Pohgading pada Ahad (23/7) pagi. Puluhan wanita NU memadati lokasi ini sejak pukul 06.30 WIB.  Menurut Munfarichah atau Cika, Ketua PAC Fatayat NU Gembong, dirinya beserta punggawa pemudi NU Gembong sengaja menggelar agenda senam Fatayat dan tes garam beriodium […]

  • H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini. H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati […]

  • Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Seseorang yang berada di dalam bus dan waktu sholat akansegera habis.Apakah yang harus dilakukan ? Dikarenakankalau ia turun dari bus untuk melakukan sholat, ia akan ketinggalan bus, sedangkan kalau tetep di dalam bus, ia tidak bisa melakukan sholat. Jawaban :Jika memang seseorang tersebut khawatir ; kalau turun dari bus bisa ketinggalan, maka ia […]

expand_less