Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Mahasiswa Baru UIN Jogja Kumandangkan Mars Syubbanul Wathon

Ribuan Mahasiswa Baru UIN Jogja Kumandangkan Mars Syubbanul Wathon

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

YOGYAKARTA-UIN Sunan Kalijaga mengadakan PBAK (Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan) Senin (26/8) hingga Rabu (28/8) malam ini. Kegiatan ini merupakan kegiatan wajib tahunan untuk mengenalkan para mahasiswa baru kepada kampusnya.

3.856 mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyanyikan Mars Syubbanul Wathon di Gedung Dr. Amin Abdullah 

“Selama tiga hari, mahasiswa baru diberikan edukasi seputar kampus dan organisasi-organisasi kampus dari pagi hingga sore” ungkap Hasibullah, koordinator sie acara PBAK tingkat universitas kepada pcnupati.co.id. Rabu (28/8) siang.

Namun pada PBAK tahun ini, ada satu hal yang menjadi sorotan publik. Bukan karena jumlah pesertanya, bukan pula karena brand kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Akantetapi, pembukaan PBAK yang terbilang unik. Sebanyak 3.856 mahasiswa baru diajak mengumandangkan Mars Syubbanul Wathon setiap hendak memulai acara PBAK tongkat universitas.

Bukan hanya itu, panitia PBAK di masing-masing fakultas juga mengajak para mahasiswa baru ini untuk menyanyikan Mars Syubbanul Wathon. Ritual ini selalu dilakukan di pagi hari sebelum berkumpul di Masjid Sunan Kalijaga.

“Pagi benar kami awali dengan (lagu) Indonesian Raya, Syubbanul Wathon dan mars-mars lain di fakultas masing. Setelah itu kumpul di masjid bersama-sama dengan mahasiwwa dari fakultas lain. Dan ketika acara sosialisasi organisasi mahasiswa di gedung Amin Abdullah, semua peserta PBAK dari semua fakultas berkumpul dan pasti menyanyikan mars syubbanul wathon” ungkap salah satu panitia PBAK Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Tampaknya hal ini memang sengaja di desain oleh panitia PBAK tingkat universitas hingga tingkat fakultas untuk meningkatkan kecintaan mahasiswa baru kepada tanah airnya. Di samping itu, penguatan ideologi cinta tanah air sendiri diharapkan bisa menangkal ajaran-ajaran radikalis yang kerap menjangkiti mahasiswa baru.

“Kami berusaha menanamkan dalam diri adik-adik kami ini bahwa mencintai tanah aor adalah fardhu ‘ain hukumnya. Minimal dengan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam mars Syubbanul Wathon ini” ujar Hasibullah.

Mars Syubbanul Wathon sendiri merupakan salah satu mars kebangga warga NU. Setiap acara-acara NU, lagu ini selalu dinyanyikan dalam rangka menumbuhkan kecintaan kepada tanah air. Warga nahdliyyin sendiri menanggapi dengan senang atas kegiatan PBAK di UIN Sunan Kalijaga.

“Saya bangga sebagai warga NU, virus cinta tanah air bisa menyebar ke kampus-kampus, minimal dengan lagunya” ujar Maulana, salah satu pengurus LTN NU Pati yang juga sedang menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bilik Bilik Pesantren

    Bilik Bilik Pesantren

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Membaca pesantren dalam paradigma modernis merupakan sebuah kajian yang sangat urgen sekaligus menarik. Karena, kita bisa mengetahui sejauh mana gaung pesantren dalam menghadapi cakrawala kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Hal itu juga bisa dihadapkan dengan kritikan-kritikan yang muncul terhadap pesantren. Kritikan berupa kredibilitasnya sebagai sebuah lembaga pendidikan tradisional Nusantara dalam menghadapi kemajuan teknologi dan merespon persoalan-persoalan kontemporer yang jamak […]

  • PCNU_PATI Photo by Mufid Majnun

    Menjaga Marwah Corak Politik Kebangsaan NU

    • calendar_month Sab, 25 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam menyongsong pesta demokrasi yang tiap lima tahun sekali diadakan, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki sumbangsih besar terhadap negara dalam menyumbangkan suaranya melalui umatnya untuk menentukan hak pilihnya sebagai warga negara Indonesia. NU sendiri sebagai ormas terbesar di Indonesia,bahkan terbesar di dunia, tentunya para pengurus paham bentul akan situasi setiap pesta demokrasi telah […]

  • PCNU-PATI Photo by Yusuf Onuk

     Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

    • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Oleh: Umi Nur Hasanah Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan. Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    NU dan Gagasan Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pemahaman keagamaan merupakan bentuk laku kesadaran manusia dalam beragama. Cara manusia memahami agama senantiasa akan mengalami hambatan jika ia tidak mampu menangkap pesan-pesan Tuhan (al-murâd al-ilâhiy) yang tersirat dalam setiap sendi ajaran agama.  Jika Islam memiliki daya vitalitas yang tinggi, maka upaya revitalisasi pemahaman keagamaan merupakan sebuah keniscayaan. Hal inilah yang […]

  • PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    PCNU Apresiasi Permintaan Maaf Bupati

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengapresiasi langkah Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT, yang menyampaikan permintaan maaf terkait klaim sepihak atas persetujuan kebijakan lima hari sekolah. Permintaan maaf itu disampaikan sehari setelah Maklumat PCNU Pati dikeluarkan pada Ahad, 10 Agustus 2025. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim menilai, sikap Bupati yang […]

  • Photo by Mailchimp

    Pemimpin

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Tulisan ini saya buat saat hati dan pikiran kalut sekalutnya. Gundah segundahnya. Sambil duduk seorang diri di Cafe Circa Jl. Penjawi dengan harapan dapat menenangkan diri, mendapatkan ketenangan dalam senja yang mulai menghilang. Cafe masih sepi hanya beberapa orang, bisa jadi ikutan menyendiri sepeti saya saat ini. Alih alih malahan mendengar […]

expand_less