Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Petualang Kopi

Petualang Kopi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
  • visibility 248
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek Aroma Bandoeng. Wow, klasik sekali baik tulisan maupun kemasannya.

Saya kemudian mencicipi kopi tersebut. Allahu akbar. Enak sekali. Benar-benar nikmat. Saking enaknya, saya sempat berpikir, “Inikah minuman surga?” wkwkkk…

Sebelumnya saya menikmati kopi sachet saja. Oh, betapa kupernya saya, sudah sedewasa itu tidak tahu kalau kopi begitu beragam rasa dan pilihan. Sudah seakil baligh itu saya cuma tahu kopi sachetan.

Sebelumnya saya adalah penikmat teh. Segala hal yang berkaitan dengan teh, saya geluti. Dari kecil saya sudah akrab dengan minuman teh, karena di rumah orangtua minuman keseharian kami adalah teh, baik yang disimpan dalam teko maupun termos (agar tetap panas), di samping air putih tentunya. Setiap kali bepergian, saya pesan minum teh kalau pas makan di warung. Karena setiap tempat mempunyai cita rasa yang berbeda, tergantung merek dan racikannya.

Kalau Anda pesan teh di daerah Jawa Barat harus lengkap ngomongnya. Misalnya ingin pesan teh hangat, maka akan disuguhi teh hangat tanpa gula alias tawar. Dan sebaliknya, kalau Ada pesan teh hangat di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, maka akan disuguhi teh manis hangat, padahal Anda mungkin ingin pesan teh hangat tawar. Di Jawa orang menyebutnya Es Teh, di Kalimantah Teh Es, dan di Aceh Teh Dingin.

Saya juga sudah mencicipi teh dari beberapa negara, seperti Cina, Jepang, Australia, Iran, dan Belanda. Itu berkat kebaikan orang yang pergi ke negara tersebut dan pulang membawa oleh-oleh teh buat saya. Kalau Anda tanya teh mana yang paling enak? Saya jawab teh dari pegunungan Dieng, karena daun tehnya masih segar, baru petik dari kebun kepunyaan Bu Dhe (Kakak Bapak saya). Begitulah dunia teh yang pernah saya jalani. Dan saya merasa sudah khatam. Kini saatnya mendalami dunia hitam, yaitu kopi.

Jadi, setelah mencicipi kopi Aroma itu, saya mulai keranjingan minum kopi, kopi asli tanpa campuran apa-apa dan bukan kopi sachetan. Dari situ saya bertualang dari kopi ke kopi. Kalau di Jogja, saya sering ngopi di warung kopi Mato, Blandongan, dan Lembayung. Pernah juga di warung kopi Nusantara dan Bjong. Rata-rata di warung kopi tersebut kopinya dari Banyuwangi. Kalau pas pulang kampung ke Pandeglang, saya suka ngopi cap Kupu-Kupu. Kadang juga cap Disco, Kupu-Kupu, dan Kilat. Itu semua kopi lokal dari Pandeglang dan Rangkas Bitung.

Setiap ke daerah yang saya kunjungi, selalu saya tanya apa di sini ada kopi lokalnya? Karena hampir tiap daerah ada produk lokalnya. Lebih istimewa lagi kalau ada kebunnya. Misalnya, pas saya ziarah ke Sunan Muria, saya minum kopi Muria. Di pegunungan Muria itu banyak sekali tanaman kopinya. Begitu juga pas saya ada acara di Wonosobo, saya sempatkan diri ke desa Bowongso, daerah penghasil kopi yang cukup terkenal di Wonosobo. Kalau diminum di sana gratis, bisa dibuatkan dan bisa buat sendiri.

Sampai sekarang, minuman saya masih kopi. Dan masih bertualang mencicipi kopi di pelbagai daerah yang ada di Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    LAZISNU Pati Ajak Warga Bantu Korban Banjir

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Kabupaten Pati sedang tidak baik baik saja. Di penghujung tahun 2022 banyak musibah melanda diberbagai wilayah yang ada di Pati. Hujan seharian menyebabkan banyak rumah warga di kecamatan Gabus, Winong dan Tambakromo kebanjiran dengan ketinggian mencapai 2 meter (30/11). Bermula hujan deras mengguyur dengan debit yang cukup tinggi. Berlangsung dari sore hingga malam serta […]

  • MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Oleh: Faiz Aminuddin*                                                                                 Warga di kawasan Asia Tenggara sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan dimulai pada tanggal […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Sabet Perunggu di Olimpiade Biologi Tingkat Internasional

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Sabet Perunggu di Olimpiade Biologi Tingkat Internasional

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PATI – Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali mengukir prestasi. Ialah Ulil Albab, yang berhasil meraih medali perunggu pada ajang International Applied Biology Olympiad (IABO) yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 30 Juni hingga 3 Juli 2022. IABO yang diselenggarakan oleh Indonesian Scienctific Society (ISS) dan bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan […]

  • Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    Jamaah dan Jam’iyyah Harus Sinergi

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati memaparkan secara garis besar tentang program program selama lima tahun mendatang pada Ahad (7/7/2019) dalam musyawarah kerja cabang. Ketua PCNU Pati Yusuf Hasyim mengemukakan bahwa jamaah dan jam’iyyah dalam NU harus bersinergi.”Kenapa Jamaah jamaah kita diajak bergerak kok susah, ketika kita bertanya kepada jamaah, lha pengurus […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 2 ————– “Bu Bidan, tolong istri saya! Dia kesakitan.” Keluar dari kamar Cempaka, lelaki berpostur tinggi besar itu tergopoh-gopoh  panik menuju tempat pendaftaran—dimana dua orang tengah sibuk melayani para ibu hamil yang sedang antri periksa. Tangan  mereka menggenggam buku KIA berwarna pink. “Oh ya, sebentar, Pak,” seru Tita. “Shanaya mana?” […]

  • Melatih Mental Santri  Tabligh

    Melatih Mental Santri Tabligh

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Pati. Darul Hadlanah YKMNU Pati mengadakan tabligh yang merupakan salah satu kegiatan setiap dua bulan satu kali di bawah tanggung jawab seksi pendidikan kepengurusan santriwati Darul Hadlanah. Senin, 13/11 kemarin.             “Tujuan di adakannya kegiatan tersebut yaitu bertujuan untuk melatih santri agar terbiasa tampil di depan khalayak ramai. Selain itu juga untuk menyalurkan bakat-bakat yang […]

expand_less