Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Petualang Kopi

Petualang Kopi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek Aroma Bandoeng. Wow, klasik sekali baik tulisan maupun kemasannya.

Saya kemudian mencicipi kopi tersebut. Allahu akbar. Enak sekali. Benar-benar nikmat. Saking enaknya, saya sempat berpikir, “Inikah minuman surga?” wkwkkk…

Sebelumnya saya menikmati kopi sachet saja. Oh, betapa kupernya saya, sudah sedewasa itu tidak tahu kalau kopi begitu beragam rasa dan pilihan. Sudah seakil baligh itu saya cuma tahu kopi sachetan.

Sebelumnya saya adalah penikmat teh. Segala hal yang berkaitan dengan teh, saya geluti. Dari kecil saya sudah akrab dengan minuman teh, karena di rumah orangtua minuman keseharian kami adalah teh, baik yang disimpan dalam teko maupun termos (agar tetap panas), di samping air putih tentunya. Setiap kali bepergian, saya pesan minum teh kalau pas makan di warung. Karena setiap tempat mempunyai cita rasa yang berbeda, tergantung merek dan racikannya.

Kalau Anda pesan teh di daerah Jawa Barat harus lengkap ngomongnya. Misalnya ingin pesan teh hangat, maka akan disuguhi teh hangat tanpa gula alias tawar. Dan sebaliknya, kalau Ada pesan teh hangat di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, maka akan disuguhi teh manis hangat, padahal Anda mungkin ingin pesan teh hangat tawar. Di Jawa orang menyebutnya Es Teh, di Kalimantah Teh Es, dan di Aceh Teh Dingin.

Saya juga sudah mencicipi teh dari beberapa negara, seperti Cina, Jepang, Australia, Iran, dan Belanda. Itu berkat kebaikan orang yang pergi ke negara tersebut dan pulang membawa oleh-oleh teh buat saya. Kalau Anda tanya teh mana yang paling enak? Saya jawab teh dari pegunungan Dieng, karena daun tehnya masih segar, baru petik dari kebun kepunyaan Bu Dhe (Kakak Bapak saya). Begitulah dunia teh yang pernah saya jalani. Dan saya merasa sudah khatam. Kini saatnya mendalami dunia hitam, yaitu kopi.

Jadi, setelah mencicipi kopi Aroma itu, saya mulai keranjingan minum kopi, kopi asli tanpa campuran apa-apa dan bukan kopi sachetan. Dari situ saya bertualang dari kopi ke kopi. Kalau di Jogja, saya sering ngopi di warung kopi Mato, Blandongan, dan Lembayung. Pernah juga di warung kopi Nusantara dan Bjong. Rata-rata di warung kopi tersebut kopinya dari Banyuwangi. Kalau pas pulang kampung ke Pandeglang, saya suka ngopi cap Kupu-Kupu. Kadang juga cap Disco, Kupu-Kupu, dan Kilat. Itu semua kopi lokal dari Pandeglang dan Rangkas Bitung.

Setiap ke daerah yang saya kunjungi, selalu saya tanya apa di sini ada kopi lokalnya? Karena hampir tiap daerah ada produk lokalnya. Lebih istimewa lagi kalau ada kebunnya. Misalnya, pas saya ziarah ke Sunan Muria, saya minum kopi Muria. Di pegunungan Muria itu banyak sekali tanaman kopinya. Begitu juga pas saya ada acara di Wonosobo, saya sempatkan diri ke desa Bowongso, daerah penghasil kopi yang cukup terkenal di Wonosobo. Kalau diminum di sana gratis, bisa dibuatkan dan bisa buat sendiri.

Sampai sekarang, minuman saya masih kopi. Dan masih bertualang mencicipi kopi di pelbagai daerah yang ada di Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Peran Sosial-Keagamaan

    NU dan Peran Sosial-Keagamaan

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kenyataan sosial yang semakin berkembang pesat, Nahdlatul Ulama (NU) perlu berperan secara efektif dan optimal dalam menjalankan berbagai fungsinya. Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dan pengaruh besar di Indonesia, NU harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang sudah terbentuk. Globalisasi yang […]

  • BP4 Pati Adakan Praktek Ubudiyah Santri Putri

    BP4 Pati Adakan Praktek Ubudiyah Santri Putri

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Pati, RMI, Badan Pelayanan Pondok Pesantren Putri (BP4) Pati mengadakan pelatihan bimbingan ubudiyah. Bertempat di aula Madrasah Stanawiyah/Aliyah Al-Hikmah, Kajen, hadir puluhan santri putri utusan dari berbagai pesanten di kecamatan Margoyoso dan sekitarnya. Tampak sebagai narasumber Ibu Nyai Umdah El-Baroroh (pengasuh Pondok Pesantren Mansajul Ulum, Cebolek) dan Ibu Nyai Royyanach Ahal (pengasuh Pondok Pesantren Permata […]

  • FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng

    FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.980
    • 0Komentar

    ‎ ‎Semarang – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri rapat pembahasan pencegahan terorisme dan pencegahan program True Crime Community (TCC) di kalangan pelajar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). ‎ ‎Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kesbangpol Provinsi […]

  • Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

    Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Oleh : Miftah Iam*   Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pati periode 2021-2023 telah resmi dilantik. Semua pengurus disumpah dan mengucapkan janji untuk menjalankan amanah organisasi. Hal ini menandakan dimulainya perjuangan selama satu periode. Mengusung tema “Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya”. Tema ini tidak hanya sebatas omong kosong […]

  • Sehari Dua Agenda, Mulai Koin NU Hingga Sosialisasi UU PKDRT

    Sehari Dua Agenda, Mulai Koin NU Hingga Sosialisasi UU PKDRT

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    WINONG-Sosialisasi koin NU masih Gencar dilaksanakan oleh Lazisnu dan PCNU Pati. Minggu (19/1) Kemarin sosialisasi ini diadakan di Kecamatan Winong. Pesertanya beragam, mulai pengurus MWC, Ranting hingga Banom. Pengurus Banom yang paling banyak berasal dari para pengurus Fatayat NU Winong. Pengurus Cabang NU Pati bersama PC Fatayat NU dan PAC Fatayat NU Winong usai sosialisasi […]

  • Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Mahasiswa Pati di Unissula Berikan Bantuan Air Bersih

    Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Mahasiswa Pati di Unissula Berikan Bantuan Air Bersih

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Pati belum berakhir. Sejumlah wilayah di Bumi Mina Tani hingga kini masih mengalami krisis air bersih. Melihat kondisi ini, para mahasiswa Pati yang menimba ilmu di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang yang tergabung dalam Pati Student of Sultan Agung Islamic University (Passa), menyalurkan bantuan air bersih ke […]

expand_less