Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pendidikan LP Maarif NU Kradenan Blora Gandeng Ademos Indonesia

Pendidikan LP Maarif NU Kradenan Blora Gandeng Ademos Indonesia

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 31 Jan 2025
  • visibility 571
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id- Blora. Lembaga Pendidikan Maarif NU Kecamatan Kradenan Blora gelar FGD (Focus Group Discussion) bagi Guru dan Karyawan sekaligus menggandeng Motivator dari Ademos Indonesia. Kegiatan di laksanakan pada Kamis (30/01/2025) di Kegiatan yang di ikuti ratusan peserta ini diselenggaran di Halaman Indoor SMA NU 1 Kradenan yang meliputi tenaga pendidik dari MI, SD, MTs, SMA, dan SMK Se-Kecamatan Kradenan yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama.

Ketua LP Ma`arif NU Kradenan, Salafudin Amin menjelaskan bahwa Kegiatan diikuti seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan dari Sekolah dan Madrasah yang tergabung dalam Lembaga Pendidikan Ma’arif NU MWCNU Kradenan “peningkatan kualitas Pendidik serta tenaga kependidikan adalah bentuk komitmen profesionalisme. Oleh karena itu guru itu yang harus berkualitas, bisa jadi panutan dan harus profesional”, tegasnya.

Sekretaris LP Ma’arif MWCNU Kradenan Sudiro, S.Pd.I yang juga Ketua MKKS SMA LP Ma’arif NU Jateng, dalam diskusi menyampaikan hasil Rakerdin terkait 10 program unggulan Lembaga Pendidikan Maarif NU Jawa Tengah dan menekankan tentang pentingnya peningkatan mutu satuan pendidikan melalui peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan, salah satunya dengan mengikuti program Go Internasional berupa Beasiswa studi lanjut dari LP Maarif NU Jawa Tengah.

“Silahkan bapak ibu guru untuk berusaha dapat mengikuti program Beasiswa Studi lanjut dari LP Maarif sebagai komitmen tenaga pendidik untuk peningkatan kompetensi. Semoga dengan adanya FGD ini, guru maarif di Kecamatan Kradenan semakin kompak dan berkualitas demi murid kita”, ungkapnya.

Sultan Hasanuddin, motivator dari Ademos Indonesia dalam penyampaian materi menjelaskan pentingnya resolusi diri para guru dan karyawan. Sultan menekankan agar tenaga pendidikan harus memiliki resolusi diri baik untuk pribadi maupun lembaga pendidikan. Motivator dari Ademos tersebut juga memberikan pemantik kepada peserta FGD untuk menuliskan Resolusinya di secarik kertas sebagai acuan untuk melakukan perubahan di tahun 2025.

Diakhir materi, Sultan menankan dan berharap dari kegiatan ini bisa melahirkan tenaga pendidikan yang lebih profesional dan berkomitmen dalam mengemban amanah sebagai seorang pendidik. “Semoga resolusi yang bapak ibu tulis bisa tercapai sehingga menjadi tenaga pendidik yang lebih profesional,” pungkasnya.

Ssalah satu peserta kegiatan Nafiah, melalui akun facebooknya @Nafiah Faqoth. Memberi komentar positif atas kegiatan tersebut. “Materi Resolusi hari ini dream book, sukses membuat para hadirin mulai berani bermimpi lagi dan perlahan membuka hati dan fikiran untuk sekedar merelakan dan berterima kasih pada raga yang berjuang sampai sejauh ini. Terimakasih raga ku sudah menemani dan tetap kuat selama ini”. Ujarnya.

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Helat Pelatihan Dai Milenial

    PCNU Pati Helat Pelatihan Dai Milenial

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Dr. Jamal Makmur (paling kiri) menyampaikan materi dai milenial GEMBONG-Bertempat di PP Asmaul Husna Gembong Pati, Lembaga Dakwah PCNU Pati menggelar Pelatihan Dai Milenial yang dikuti lebih kurang 70 peserta dari perwakilan masing-masing kecamatan se-kabupaten Pati. Minggu, (16/08/2020) “Saya berharap semoga pelatihan ini dapat melahirkan dai-dai milenial yang profesional sehingga mampu mengisi ruang-ruang baik ruang […]

  • KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    JUWANA – Warga NU Kabupaten Pati kembali berduka. KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam tadi. Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) merupakan kyai sekaligus tokoh NU. Dalam dua periode terakhir beliau menjadi Musytasyar PCNU Pati. Dan sebelumnya, pada periode 2008-2013 beliau menjabat sebai Rois Syuriah PCNU Kab. Pati. Sebelumnya, salah […]

  • Tonggak Sejarah NU Center Podorejo: MAK 01 NU Kota Semarang Sukses Gelar Wisuda Angkatan Pertama

    Tonggak Sejarah NU Center Podorejo: MAK 01 NU Kota Semarang Sukses Gelar Wisuda Angkatan Pertama

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.839
    • 0Komentar

    SEMARANG – Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) 01 Nahdlatul Ulama Kota Semarang menorehkan sejarah baru dengan mewisuda 13 lulusan angkatan pertama dalam upacara yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren KH Sholeh Darat, Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (14/06/2026). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Ijazah diserahkan langsung oleh Ketua BP3MNU KH Hasan Fauzi bersama Kepala […]

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

  • PCNU PATI - Iluistrasi NU dan Wirausaha Masyarakat. Photo by Álvaro Serrano on Unsplash.

    Wirausaha di Masyarakat NU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sejak didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan beberapa Kiai karismatis di Surabaya pada tahun 1926, Nahdlatul Ulama telah menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, […]

  • SAATNYA WARGA NU BERGABUNG  DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    SAATNYA WARGA NU BERGABUNG DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Warta NU, Pengurus Cabang Nahdlatul  Ulama Kab. Pati pada hari Ahad, 4 Oktober 2015 bertempat di Aula PCNU Kab. Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi tentang Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama. Undangan yang hadir dalam acara  tersebut antara lain dari unsur Ketua-Ketua Yayasan, Kepala-Kepala Madrasah atau Sekolah yang didirikan oleh warga NU. ada sekitar 100 […]

expand_less