Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
  • visibility 425
  • comment 0 komentar

Oleh : Miftah Iam*  

img_20211123_113813_hdr-2951960

Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPNU-IPPNU) Kabupaten Pati periode 2021-2023 telah resmi dilantik. Semua pengurus disumpah dan mengucapkan janji untuk menjalankan amanah organisasi. Hal ini menandakan dimulainya perjuangan selama satu periode.

Mengusung tema “Pelajar Berkolaborasi, Mandiri dan Berkarya”. Tema ini tidak hanya sebatas omong kosong belaka, atau hanya terpampang di pelantikan saja. Melainkan sudah menjadi komitmen bersama yang dituangkan di dalam program kerja yang akan dijalankan selama satu periode. Bahkan tema ini sedari awal menjadi konsen utama dari buah pemikiran Ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati, yang disesuaikan dengan kebutuhan para pelajar NU Bumi Mina Tani.

Menjadi harapan bersama semua tingkatan dan lintas sektor IPNU-IPPNU dapat saling berkolaborasi, sehingga mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan terwujudnya ekspansi serta pertumbuhan yang pesat. Semua masalah yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan saling menjatuhkan sedari awal akan dihindarkan.

Dalam membuat kebijakan, pengurus menggunakan pendekatan humanis. Tidak terkesan memaksakan, dan pastinya menyesuaikan dengan kebutuhan semua tingkatan.

Kemudian mewujudkan organisasi yang mandiri. Mandiri yang dimaksud tidak hanya sekedar mandiri secara ekonomi, tapi juga secara pemikiran dan kontribusi. Dalam hal ini IPNU-IPPNU Pati akan mengembangkan inovasi, kreasi dan sikap profesional dalam membangun organisasi.

Kaderisasi tentunya tetap menjadi salah satu tumpuan utama dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri. Kaderisasi yang dimaksud di sini tidak semata-mata hanya berhenti dalam kaderisasi formal saja. Melainkan lebih kepada pembangunan SDM yang disesuaikan dengan potensi yang dimiliki oleh kader.  PC IPNU-IPPNU Pati berkomitmen mengawal hal yang demikian ini.

Selajutnya bicara soal berkarya, tentunya salah satu hal yang harus dipenuhi adalah memiliki kemampuan literasi yang baik. Sedangkan realitanya mayoritas pelajar NU minim sekali memiliki kiat untuk meningkatkan literasi. Oleh karena itu sejak periode sebelumnya IPNU-IPPNU Pati sudah memutuskan untuk fokus dalam mengembangkan literasi, bahkan tagline yang digunakan adalah “Pati Bumi Literasi”. Sejumlah perangkat pendukungnya pun sudah dibangun, mulai dari pembuatan perpustakaan online, kampanye peningkatan minat baca hingga pembentukan iklim diskusi, supaya bacaan yang dimiliki dapat berkembang.

Pada gilirannya pada periode ini tidak hanya sekedar meneruskan saja, namun juga memaksimalkan apa yang sudah ada menjadi sebuah karya. Ide atau gagasan dikaryakan dalam bentuk tulisan atau pun berbuah aktualisasi langsung di lapangan.

Akhirnya, IPNU-IPPNU Pati harus menjadi pionir bagi pelajar di Bumi Mina Tani. Pionir di dalam pendidikan, bersosial masyarakat dan berkebangsaan. (*)

*Aktivis Pelajar 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PARI Photo by Foundry

    Peningkatkan Minat Baca Siswa Madrasah Ibtidaiyah

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Membaca adalah hal yang sangat penting dalam memajukan setiap pribadi manusia maupun suatu bangsa. Dengan membaca, kita dapat memperluas wawasan dan mengetahui dunia. Namun sebuah persoalan membaca yang selalu mengemukan, terutama di kalangan pelajar, adalah bagaimana cara menimbulkan minat dan kebiasaan membaca. Banyak negara berkembang memiliki persoalan yang sama, yaitu kurangnya Minta membaca di kalangan […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Menjadi Dewasa

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saat saya tengah membersihkan rumah, tiba-tiba ada suara dari batin yang membisikkan sesuatu. Sesuatu yang membuat perasaan saya tak nyaman dan mudah tersentuh. Barangkali saya lah yang memang terlalu perasa atau mengkhawatirkan sesuatu secara berlebih. Istilah populer mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Dimana dalam menjalani kehidupan ini mereka selalu membutuhkan […]

  • Lima Mahasiswa Untidar Magang Jurnalistik di Media Online Temanggung

    Lima Mahasiswa Untidar Magang Jurnalistik di Media Online Temanggung

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di Kantor Redaksi Kabartemanggung.com Komplek LBH Temanggung, Jl. Tentara Genie Pelajar No.RT 006, RT.006/RW.004, Cekelan, Madureso, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, lima mahasiswa Jurusan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar (Untidar) Magelang memulai Magang Jurnalistik di Kabartemanggung.com. Mereka resmi diterima pada Jumat (8/11/2024). Kelima mahasiswa tersebut adalah Laras […]

  • Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.di-Semarang – Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya pengakuan generasi milenial terhadap Nahdlatul Ulama (NU). “Dari data yang kami terima, hanya sekitar 8 persen generasi milenial yang mengakui dan merasa memiliki NU. Ini tentu […]

  • Mendahulukan Umroh atau Haji?

    Mendahulukan Umroh atau Haji?

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

      Pak karyo adalah seorang petani dan beliau sudah di anggap cukup atau mampu secara finansial untuk melaksanakan rukun islam yang ke lima yaitu haji. Pak karyo sudah tahu mengenai haji yang hanya di wajibkan bagi mereka yang telah mampu melaksanakannya yakni mereka yang yelah memiliki cukup bekal dan ongkos menuju tanah suci, serta kemampuan […]

  • Belajar Nasionalisme Dengan Para Ulama

    Belajar Nasionalisme Dengan Para Ulama

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Pati. Berdirinya NU tidak bisa lepas dari peran ulama sebagai pendiri, penggerak, dan pengembang organisasi. Kader-kader muda NU harus belajar kepada para ulama NU supaya mampu mengembangkan NU di masa depan. Demikian paparan KH. Abdul Majid, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Trangkil dan Ustadz Muhammad Hambali, alumnus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, dalam acara Orientasi Aswaja […]

expand_less