Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
  • visibility 352
  • comment 0 komentar

KH. Abdullah Zain Salam merupakan sosok kiai kharismatik yang terkenal ‘alim dan memiliki sifat dermawan kepada siapa pun. Sehingga banyak tamu dari segala penjuru daerah yang setiap harinya berdatangan ke ndalem (rumah) beliau untuk mendapatkan barokah atau sekedar bersilaturahim. Mereka meyakini kalau doa beliau mujarab dan dikabulkan Allah. 

Di samping itu, Mbah Dullah panggilan akrabnya juga terkenal dermawan kepada setiap orang yang membutuhkan bantuan. Bahkan uniknya beliau setiap bersedekah tidak melihat terlebih dahulu nominal uang yang akan diberikan kepada orang yang membutuhkan bantuan. Beliau langsung memberikan begitu saja kepada orang yang meminta-minta atau yang membutuhkan. Begitulah cara beliau dalam bersedekah,tanpa melihat terlebih dahulu jumlah nominal uang yang akan diberikan kepada orang yang meminta-minta. Karena menurut beliau “sedekah itu pahalanya bisa sampai ke anak cucu, bahkan kalau yang sedekah itu dilakukan oleh ibu-ibu justru pahalanya sampai delapan orang.”

Beliau mengutip ayat dalam surat al-Baqarah ayat 267 sebagai dasar sedekah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Yang artinya:” Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah,bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. 2: 267).

Dari ayat di atas beliau menegaskan, bahwa sedekah itu selain mendatangkan reziki dan membersihkan sebagain harta benda juga sebagai tolak balak. Karena dengan bersedekah hidup akan terasa damai, nyaman,dan teduh. Begitulah cara beliau untuk melakukan amal ibadah yang berbentuk fi’liyah (tindakan).

Selain itu, Mbah Dullah juga terkenal sosok kiai kharismatik yang doanya mujarab. Dalam konteks ini, ada sebuah kisah antara Mbah Dullah dengan seorang pencuri. Suatu ketika seorang pencuri masuk ke dalam ndalem Mbah Dullah yang ingin mengambil uang atau barang berharga lainnya. Dan pada waktu yang bersamaan Mbah Dullah melihat sosok pencuri yang kebingunan mau mengambil barang yang ingin dibawa kabur. Sehingga pada waktu itu juga, Mbah Dullah berkata,”Aku ra duwe opo-opo lho…”  “Saya gak punya apa-apa lho..”. Mendengar ucapan Mbah Dullah dari balik pintu dan takut ketahuan banyak santri. Maka, mata si pencuri seketika tertuju pada sajadah yang berkilau,sehingga menurut si pencuri itulah satu-satunya barang berharga yang bisa dibawa pulang untuk dijual kembali.    

Dan sebelum berhasil membawa pulang sajadah yang dinilai satu-satunya barang yang sangat berharga untuk dibawa kabur. Si pencuri segera mungkin keluar dari ndalem Mbah Dullah sambil membawa sajadah ditaruh di pundaknya. Dan setiap melangkah untuk kabur, si pencuri merasa ada yang aneh dengan sajadah yang dia bawa. Bahkan, setiap melangkah, kaki si pencuri semakin berat dan berjalan sempoyongan saat membawa sajadah tersebut. Melihat gerak-gerik dan tingkah laku yang mencurigakan, para santri melihat kalau sajadahnya Mbah Dullah yang setiap hari dipakai untuk jamaah dibawa orang yang mencurigakan tadi. Seketika para santri mengejar sambil berteriak maling….maling…..maling….! Dan seketika itu, para santri berbondong-bondong ikut mengejarnya. 

Mendegar suara santri yang teriak maling…maling…maling…! Si Pencuri melihat ke belangkang sudah banyak santri yang mengejar. Sehingga tanpa banyak berfikir, si pencuri seketika  melamparkan sajadah yang dia bawa, khawatir kalau ketangkap. Baru si pencuri bisa berlari dengan cepat dan lolos dari kejaran santri.

Oleh karena itu, melihat kejadian tersebut, Mbah Dullah hanya bisa berdoa kepada si pencuri. “Semoga anak-anaknya menjadi anak yang sholih dan kelak bisa memberikan manfaat kepada orang lain.”

Dan benar doa yang dipanjatkan Mbah Dullah menjadi kenyataan, anak si pencuri yang didoakan Mbah Dullah menjadi orang yang memiliki budi pekerti yang baik dan bahkan di lingkunganya menjadi tokoh masyarakat.

Begitulah cara Mbah Dullah dalam memberikan contoh kepada para santri dan masyarakat sekitar. Beliau juga tidak lupa selalu mendoakan yang terbaik kepada setiap orang yang membutuhkan bantuan, bahkan tak terkecuali  kepada si pencuri sekalipun. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PC GP Ansor Temanggung Gelar Ngaji Media untuk Kader Se-Kabupaten

    PC GP Ansor Temanggung Gelar Ngaji Media untuk Kader Se-Kabupaten

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

      Temanggung, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Temanggung menyelenggarakan kegiatan Ngaji Media pada Rabu (9/7/2025), bertempat di Aula Pondok Pesantren Mualimin, Temanggung. Kegiatan ini diikuti oleh kader media GP Ansor dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Ansor dalam pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah dan penguatan peran sosial. […]

  • Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    Mengenal Ushul Fiqih Multikultural Gus Dur

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur merupakan seorang kiayi sekaligus intelektual kontemporer yang pemikirannya sering menimbulkan kontroversi dan tak jarang disalah pahami sebagian kalangan. Padahal jika dikaji secara mendalam, kerangka pemikiran Gus Dur yang kritis dan komprehensif dalam memandang realitas agama, sosial, ekonomi, politik, kebudayaan dan kenegaraan tak lepas dari argumen-argumen dan kaidah […]

  • PCNU - PATI Photo by Pexels

    Salam Via Hand Phone

    • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    HP adalah barang elektronik yang sangat praktis. Dengan menggunakan HP orang dapat berhubungan dengan siapa saja,kapan saja dan dimana saja. Pertanyaan: Bagaimana hukumnya salam kepada orang yang bukan mahrom baik itu Via SMS/call? Jawaban : Hukumnya sebagaimana asalnya Catatan : bagi perempuan hukumnya haram memulai salam kepada laki-laki lain dan mejawab salam nya. bagi laki-laki […]

  • Demo Kasus Sengketa Tanah dan Kantor MWC.NU Wedarijaksa

    Demo Kasus Sengketa Tanah dan Kantor MWC.NU Wedarijaksa

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Beberapa minggu yang lalu, sekelompok pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Peduli Penyelamatan Pati melakukan unjuk rasa di depan kantor Bank Jateng Cabang Pati dan dilanjutkan di Pengadilan Negeri. Mereka menuntut  kepada pihak Bank Jateng untuk mengembalikan sertifikat tanah MWC.NU Wedarijaksa yang dijadikan agunan hutang oleh Sdr. Romli. Sebagaimana keterangan dari pengurus MWC.NU Wedarijaksa bahwa pada […]

  • Ramadan itu Bulan Macul Langit

    Ramadan itu Bulan Macul Langit

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pacul itu cangkul. Tapi dalam bahasa Jawa, macul  berarti mencangkul. Lalu, bagaimana jika macul langit? Langit kok dipacul.   Sebenarnya, macul itu bermakna luas. Dalam bulan Ramadan, ibaratnya kita “banjir” pahala karena Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan peluang bagi setiap hamba untuk […]

  • Fidyah Aneh (2

    Fidyah Aneh (2

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Bolehkah membayar fidyah setiap tahun pada bulan wafatnya orang yang difidyahi, dan dapatkah menggugurkan / meringankan tuntutan meninggalkan sholat / puasa mayat yang ketika hidupnya sudah biasa meninggalkannya ?   Jawaban : Boleh karena tidak ada kewajiban fauron (seketika) dalam mengkafarohi mayit, dan tidak dapat menggugurkan tuntutan meninggalkan sholat/puasa akan tetapi dapat sedikit meringankan dosanya. […]

expand_less