Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

Kisah Pencuri Sajadah Mbah Dullah Salam

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
  • visibility 397
  • comment 0 komentar

KH. Abdullah Zain Salam merupakan sosok kiai kharismatik yang terkenal ‘alim dan memiliki sifat dermawan kepada siapa pun. Sehingga banyak tamu dari segala penjuru daerah yang setiap harinya berdatangan ke ndalem (rumah) beliau untuk mendapatkan barokah atau sekedar bersilaturahim. Mereka meyakini kalau doa beliau mujarab dan dikabulkan Allah. 

Di samping itu, Mbah Dullah panggilan akrabnya juga terkenal dermawan kepada setiap orang yang membutuhkan bantuan. Bahkan uniknya beliau setiap bersedekah tidak melihat terlebih dahulu nominal uang yang akan diberikan kepada orang yang membutuhkan bantuan. Beliau langsung memberikan begitu saja kepada orang yang meminta-minta atau yang membutuhkan. Begitulah cara beliau dalam bersedekah,tanpa melihat terlebih dahulu jumlah nominal uang yang akan diberikan kepada orang yang meminta-minta. Karena menurut beliau “sedekah itu pahalanya bisa sampai ke anak cucu, bahkan kalau yang sedekah itu dilakukan oleh ibu-ibu justru pahalanya sampai delapan orang.”

Beliau mengutip ayat dalam surat al-Baqarah ayat 267 sebagai dasar sedekah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ ۖ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنْفِقُونَ وَلَسْتُمْ بِآخِذِيهِ إِلَّا أَنْ تُغْمِضُوا فِيهِ ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Yang artinya:” Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah,bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS. 2: 267).

Dari ayat di atas beliau menegaskan, bahwa sedekah itu selain mendatangkan reziki dan membersihkan sebagain harta benda juga sebagai tolak balak. Karena dengan bersedekah hidup akan terasa damai, nyaman,dan teduh. Begitulah cara beliau untuk melakukan amal ibadah yang berbentuk fi’liyah (tindakan).

Selain itu, Mbah Dullah juga terkenal sosok kiai kharismatik yang doanya mujarab. Dalam konteks ini, ada sebuah kisah antara Mbah Dullah dengan seorang pencuri. Suatu ketika seorang pencuri masuk ke dalam ndalem Mbah Dullah yang ingin mengambil uang atau barang berharga lainnya. Dan pada waktu yang bersamaan Mbah Dullah melihat sosok pencuri yang kebingunan mau mengambil barang yang ingin dibawa kabur. Sehingga pada waktu itu juga, Mbah Dullah berkata,”Aku ra duwe opo-opo lho…”  “Saya gak punya apa-apa lho..”. Mendengar ucapan Mbah Dullah dari balik pintu dan takut ketahuan banyak santri. Maka, mata si pencuri seketika tertuju pada sajadah yang berkilau,sehingga menurut si pencuri itulah satu-satunya barang berharga yang bisa dibawa pulang untuk dijual kembali.    

Dan sebelum berhasil membawa pulang sajadah yang dinilai satu-satunya barang yang sangat berharga untuk dibawa kabur. Si pencuri segera mungkin keluar dari ndalem Mbah Dullah sambil membawa sajadah ditaruh di pundaknya. Dan setiap melangkah untuk kabur, si pencuri merasa ada yang aneh dengan sajadah yang dia bawa. Bahkan, setiap melangkah, kaki si pencuri semakin berat dan berjalan sempoyongan saat membawa sajadah tersebut. Melihat gerak-gerik dan tingkah laku yang mencurigakan, para santri melihat kalau sajadahnya Mbah Dullah yang setiap hari dipakai untuk jamaah dibawa orang yang mencurigakan tadi. Seketika para santri mengejar sambil berteriak maling….maling…..maling….! Dan seketika itu, para santri berbondong-bondong ikut mengejarnya. 

Mendegar suara santri yang teriak maling…maling…maling…! Si Pencuri melihat ke belangkang sudah banyak santri yang mengejar. Sehingga tanpa banyak berfikir, si pencuri seketika  melamparkan sajadah yang dia bawa, khawatir kalau ketangkap. Baru si pencuri bisa berlari dengan cepat dan lolos dari kejaran santri.

Oleh karena itu, melihat kejadian tersebut, Mbah Dullah hanya bisa berdoa kepada si pencuri. “Semoga anak-anaknya menjadi anak yang sholih dan kelak bisa memberikan manfaat kepada orang lain.”

Dan benar doa yang dipanjatkan Mbah Dullah menjadi kenyataan, anak si pencuri yang didoakan Mbah Dullah menjadi orang yang memiliki budi pekerti yang baik dan bahkan di lingkunganya menjadi tokoh masyarakat.

Begitulah cara Mbah Dullah dalam memberikan contoh kepada para santri dan masyarakat sekitar. Beliau juga tidak lupa selalu mendoakan yang terbaik kepada setiap orang yang membutuhkan bantuan, bahkan tak terkecuali  kepada si pencuri sekalipun. (Siswanto)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    SEKITAR KEGELISAHAN ROHANI      Sekitar tahun 50-an atau 60-an (waktu yang tepat belum bena-benar diketahu) konon beliau mengalami kegelisahan yanh hebat,hingga konon beliau pernah tidak keluar rumah sampai hampir 3 bulan . Sejak itu beliau sering  ketempat KH.Abdul Hamid ,Pasuruan.Dalam pertemuan-pertemuannya dengan KH.Abdul Hamid inilah,beliau merasa menemui sesuatu yangmampu meredam kegelisahannya. Akibatnya beliau sering ke […]

  • Lima Mahasiswa Untidar Magang Jurnalistik di Media Online Temanggung

    Lima Mahasiswa Untidar Magang Jurnalistik di Media Online Temanggung

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Temanggung – Bertempat di Kantor Redaksi Kabartemanggung.com Komplek LBH Temanggung, Jl. Tentara Genie Pelajar No.RT 006, RT.006/RW.004, Cekelan, Madureso, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, lima mahasiswa Jurusan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar (Untidar) Magelang memulai Magang Jurnalistik di Kabartemanggung.com. Mereka resmi diterima pada Jumat (8/11/2024). Kelima mahasiswa tersebut adalah Laras […]

  • Ketua PWNU Jateng Akan Beri Sambutan Sosialisasi Majalah Ma’arif

    Ketua PWNU Jateng Akan Beri Sambutan Sosialisasi Majalah Ma’arif

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah akan menggelar Sosialisasi Majalah Ma’arif / Majalah Mopdik edisi Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu, 18 Juni 2025 pukul 08.30 WIB melalui platform Zoom Meeting. Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Photo by sasint

    Bagaimanapun Itu ; Anak Harus Merdeka

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Perempuan dan laki-laki yang belum menikah ataupun sudah, selamanya akan menyandang status sebagai seorang anak bagi kedua orang tuanya. Meski usianya kian hari makin dewasa; namanya anak tetaplah anak. Meski dari segi apapun baik pendidikan atau jabatan jauh lebih tinggi dibanding orang tuanya. Akan tetapi hal itu tak lantas membuatnya untuk […]

  • PCNU-PATI

    Rekontruksi Sejarah Al -Quran

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Buku ini berupaya merekonstruksi perjalanan historis Al-Qur’an yang diharapkan dapat bertahan terhadap kritik sejarah sekaligus bisa berhadapan dengan berbagai prasangka “ilmiah” Barat. Masalah-masalah utama dalam pewahyuan Al-Qur’an serta pengumpulan dan stabilisasi teksnya menjadi fokus kajian dalam buku ini. Dengan demikian, objek studi ini mencakup keseluruhan etape perjalanan kesejarahan Al-Qur’an, dan hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan […]

  • Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    Gus Ghofar, Sekjend PBNU Era Gus Dur Wafat

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Sekjend PBNU saat ini, Helmi Faishol Zaini (kiri) bersama Sekjend PBNU Era Gus Dur, KH. Abdul Ghofar Rahman (kanan) yang sedang terbaring sakit. JAKARTA-KH. Abdul Ghaffar Rahman atau Gus Ghofar berpulang Kamis (5/8) malam tadi. Sekretaris Jendral PBNU era Gus dur tersebut menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.38 WIB di Rumah Sakit pusat Angkatan Darat […]

expand_less