Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani

Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan terbesar NU adalah nahdlatut tujjar, kebangkitan ekonomi. 

Tashwirul afkar sudah dipresentasikan tafaqquh fiddin di pesantren, madrasah, perguruan tinggi, madin, dan TPQ. Sedangkan nahdlatul wathan sudah menjadi ‘karakter inhern’ NU dalam kiprah kebangsaan dan kemanusiaan.

Maka, nahdlatut tujjar masih menjadi bidang yang harus diperjuangkan. 

Sejak era awal pendiriannya, Hadlratussyaikh KH. Moh. Hasyim Asy’ari merintis ‘syirkatul inan’, dengan mendirikan toko-toko yang memberikan diskon kepada warga NU yang membawa KARTANU (Kartu Tanda Nahdlatul Ulama).

Dikembangkan di era Gus Dur dengan mendirikan Bank-Bank di Pesantren. Dan di era KH. Said Aqil Siradj digalakkan kebangkitan Lazisnu (Lembaga Amil Zakat Infak Nahdlatul Ulama).

Dalam forum bedah buku ‘Jihad Kebangsaan dan Kemanusiaan Nahdlatul Ulama’ menyongsong 1 Abad NU, H. Tri Handoko, Ketua Lazisnu MWCNU Winong, memberikan beberapa tips sukses menggalakkan Lazisnu.

1. Membangun manajemen yang amanah, transparan dan akuntabel dengan prosedur dan mekanisme yang bisa dipertanggungjawabkan.

2. Mekanisme pengawasan harus diatur dan dilaksanakan secara disiplin supaya potensi kecurangan dihindari dan dicegah sejak dini.

3. Jika dua langkah di atas sudah dilakukan, maka kepercayaan akan didapat. Jika kepercayaan sudah didapatkan, maka langkah selanjutnya adalah menggalakkan fundraising sebagai berikut:

A. Kotak koin disebar dengan pendataan yang akurat dan valid.

B. Non-Koin: 

Di Lazisnu MWCNU Winong, non-koin adalah iuran Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) setiap bulan untuk program pembelian mobil layanan umat, yang diteruskan dengan klinik kesehatan NU. 

Yang luar biasa adalah anggota NU yang mengikuti program ini sudah mencapai 5000 (lima ribu) dan lima tahun ke depan akan dikembangkan menjadi 25.000,- (dua puluh lima ribu).

C. Menggalakkan Zakat Tijarah yang berhasil menghimpun kurang lebih Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta) pertahun.

D. Menggalakkan zakat pertanian yang baru dirintis. 

Sementara Dr. Ahmad Qosim menjelaskan pentingnya NU merintis Klinik Kesehatan untuk melayani aspek kesehatan warga NU. Untuk mendukung ini diharuskan warga NU meneruskan studi di jurusan kedokteran dan kesehatan supaya mampu mengisi ‘ruang kosong’ yang jarang ditempuh kader-kader NU yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setiap saat. 

Dengan SDM unggul di bidang ini, NU akan mudah mendirikan Klinik Kesehatan bahkan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama. 

Semoga ikhtiyar menjemput abad ke dua NU mendapat hidayah, taufiq, dan ridlo Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Amiin Yaa Rabbal ‘Alamiin.

Bedah Buku di PP. Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Pasucen, Sabtu, 26 Rajab 1444 / 17 Februari 2023

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Sinomwidodo Tambakromo Jadi 2 Orang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Korban meninggal akibat banjir bandang yang menerjang Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, bertambah. Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat mengatakan, korban meninggal kini menjadi dua orang. Sebelumnya, seorang warga bernama Sumirah (60) meninggal karena hipotermia, pada Rabu (30/11/2022). ”Kondisi tadi malam ada satu warga yang terjebak. Dia manula, kena penyakit, kita kesulitan antisipasi […]

  • Hujan Siang, dengan Mendung Pekat. Photo by Lyndon Li on Unsplash.

    Hujan Siang, dengan Mendung Pekat

    • calendar_month Ming, 24 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Mendung pekat siang ini. Cuaca panas tak dirasakan lagi. Tiap kali awan pekat datang terkadang hanya sekedar lewat saja. Sedang sungai-sungai telah mengering. Sumur-sumur sudah kehabisan sumbernya. Masyarakat mulai mencari bantuan. Hujan siang ini begitu membawa harapan. Halaman depan rumah dan seluruh kota merasakan kesejukan. Sejuknya seperti lama tak jumpa. Derasnya […]

  • Paud As Salam Rayakan Hari Santri dengan Berbagi

    Paud As Salam Rayakan Hari Santri dengan Berbagi

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Paud As Salam merayakan Hari Santri Nasional dengan beramal air bersih. Paud yang berada di Desa Jimbaran Kecamatan Margorejo tersebut mendonasikan enam tangki air bersih yang masing-masih berkapasitas lima ribu liter tepat pada Hari Santri 22 Oktober 2019 ini. Donasi Air Bersih Paud As Salam dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019. Lima desa dari […]

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

  • Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

    Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    JAKEN-Sri Muhsinah, guru RA yang mendapatkan doorprize umroh berencana menghadiahkan paket umroh tersebut untuk ibu tercinta. Sehingga Sang Ibu tercinta dapat menunaikan ibadah umroh ke Baitullah. Paket umroh ini merupakan hadiah utama dalam acara Jalan Sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) pada Minggu (18/8) kemarin. Sebagaimana diberitakan pcnupati.or.id sebelumnya, Persatuan Guru Seluruh Indonesia […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabrokatuh Pak kiyai, apakah daging yang ada sisa darahnya ketika langsung direbus masih boleh dimakan ? pertimbangan saya itu adalah najis. wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh kita tahu bahwa darah termasuk barang najis yang tentunya diharamkan oleh agama,begitupun makanan-makanan yang terkena najis,yang mulanya halal menjadi haram. dalam kajian fiqih kita mengenal ada istilah najis […]

expand_less