Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jaga Sanad di Tengah Tantangan Zaman, IPMAFA Gelar Musalsal untuk Calon Wisudawan

Jaga Sanad di Tengah Tantangan Zaman, IPMAFA Gelar Musalsal untuk Calon Wisudawan

  • account_circle admin
  • calendar_month 44 menit yang lalu
  • visibility 20.832
  • comment 0 komentar

Pati, 30 Oktober 2026 – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menggelar Ijazah dan Musalsal di Masjid IPMAFA, Jumat (30/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini diikuti 320 peserta dan menjadi bagian dari rangkaian Wisuda Program Sarjana XV dan Program Pascasarjana II. Lewat musalsal, IPMAFA menegaskan komitmennya menjaga sanad keilmuan sekaligus membekali wisudawan agar kuat lahir dan batin menghadapi tantangan zaman.

Musalsal tahun ini mengusung tema “Dari Pesantren untuk Peradaban: Mengabdi dengan Ilmu, Berkarya dengan Integritas”. Rektor IPMAFA, H. Abdul Ghoffarrozin, M.Ed atau gus Rozin menjelaskan bahwa tujuan musasak adalah nenjaga sanad. Menurutnya, dipesantren, pertanggungjawaban akademik adalah sanad. Doa-doa yang dibaca dalam musalsal pun memiliki sanad yang jelas hingga je Rasulullah SAW.

Ia menambahkan, musalsal menjadi tradisi yang melekat pada IPMAFA karena kampus ini adalah institut pesantren. Yang diurus, kata dia, bukan hanya aspek akademik, tetapi juga nilai ruh atau spiritual. Nilai itu harus ada dan hidup sebagaimana di pesantren, termasuk lewat musalsal.

Kepada para wisudawan dan wisudawati, Gus Rozin berharap mereka kuat secara zahir dan batin dalam menghadapi tantangan bangsa yang menurutnya tidak stabil, menantang, dan dinamis. Kuat, lanjutnya, juga berarti kuat secara spiritual. Itulah alasan para peserta dibekali doa. Ia juga berharap mereka dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama kuliah di IPMAFA.

Ketua panitia, Puji Lestari, mengatakan pesan utama musalsal adalah menjaga tradisi kepesantrenan di IPMAFA sekaligus menjaga sanad. Menurutnya, para wisudawan tetap berada dalam satu ikatan sanad, meski sudah lulus dan berada di mana pun.

Panitia, Muhammad Luthfi Hakim, menjelaskan bahwa musalsal berangkat dari identitas IPMAFA sebagai kampus berbasis nilai-nilai pesantren. Selain dibekali keilmuan akademik, mahasiswa juga perlu menjaga tradisi pesantren. Musalsal, katanya, merupakan tradisi yang terus berlangsung di pesantren dan selama ini juga dipraktikkan di IPMAFA. Sesuai namanya, kegiatan ini bertujuan menyambung sanad keilmuan yang diajarkan para masyayikh kepada murid-muridnya, dan seterusnya.

Luthfi menegaskan bahwa musalsal tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Ia berharap para wisudawan mengistikamahkan amalan yang diijazahkan dalam kegiatan ini, di antaranya ijazah fil mahabbah dan Ayatul Faraj, serta membawanya ke daerah masing-masing.

Bagi para peserta, musalsal meninggalkan kesan mendalam. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Mohammad Bahrul Ulum, menyebut proses berjabat tangan (mushafahah) sebagai bagian yang paling berkesan karena terasa sakral.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RA. KH. Hasyim Asy’ari  Sukoharjo Gelar Parenting Ramadan

    RA. KH. Hasyim Asy’ari Sukoharjo Gelar Parenting Ramadan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Sukoharjo – Raudhatul Athfal KH. Hasyim Asy’ari Sukoharjo mengadakan acara Buka Bersama, Kajian Ramadhan dan Parenting Bertemakan “Mengajarkan Anak Beribadah di Bulan Ramadhan Untuk Menanamkan Keimanan Sejak Dini”, dengan Nara Sumber Ustadz Syamsul Ashri, S.Pd. Dalam Kajian Ramadhan sekaligus Parenting, Ustadz Syamsul Ashri, S.Pd yang juga selaku Kepala MI Terpadu Riyadus Sholihin Kecamatan Nguter, […]

  • Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf Melantik Rektor UNU Purwokerto

    Dilantik Ketum Gus Yahya, Achmad Iqbal Resmi Jabat Rektor UNU Purwokerto

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    JAKARTA – Achmad Iqbal resmi menjabat Rektor Universitas Nahdaltul Ulama (UNU) Purwokerto. Pelantikann dilaksanakan Kamis (7/4/2022) oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Yahya Cholil Staquf di Jakarta. “Alhamdulillah. Mabruk alfu alfi mabruk untuk pelantikan hari ini. Juga istimewa, karena (pelantikan) disiapkan dengan format pelantikan pejabat-pejabat di istana negara,” kata Gus Yahya. Seprti […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    SEKITAR PRINSIP DAN SIKAP Istiqomah              Mbah Dullah di kenal dengan sikap istiqomahnya. Apalagi ibadah wajib, untuk ibadah sunahpun ,kalau sudah beliau pilih untuk di kerjakan mak akan beliau kerjakan secara istqomah. Ada saatnya ketika remaja beliau tak ragu memaksa diri tidur di tangga pintu rumah KH.Nawawi. Maksudnya agar ia bisa bangun diri di buka […]

  • PCNU-PATI

    Muncul Gerakan Dukungan Calon Bupati Pati dari Kalangan NU, Ini Kata ketua PCNU

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Pcnupati.or id – Menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Pati 2024, muncul gerakan dukungan terhadap Calon Bupati maupun Wakil Bupati dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Gerakan ini bertagar “2024 Wayahe Wong NU Mimpin Pati”. Rokib Ismail, inisiator gerakan tersebut mengatakan, sudah saatnya Kabupaten Pati ini dipimpin oleh warga Nahdliyin.   “Sudah saatnya Pati dipimpin oleh orang NU. […]

  • PCNU - PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Sajadah yang Lebar

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Setiap hari ketika jama`ah biasa kita lihat ada ruang–ruang kosong yang tidak cukup untuk 1 orang, tapi jika ahli shof tadi mau merapatkan barisan, maka beberapa ruang tadi bisa cukup untuk 1 bahkan 2 orang. Hal ini disebabkan pemakaian sajadah yang lebar, sementara orang yang di sampingnya tidak menindih (menggunakan) bagian dari sajadah tadi. Pertanyaan […]

  • Fidyah Aneh (1)

    Fidyah Aneh (1)

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Sebagaimana yang telah berlaku didesa – desa, cara melakukan fidyahberbeda – beda. Ada yang caranya sebagai berikut : Ahli waris mengundang 10 orang misalnya, kemudian setelah berkumpul, Salah seorang ahli waris menyerahkan beras untuk fidyah kepada salah seorang diantara 10 orang tersebut, Setelah itu sebagian atau semua  beras diputarkan diantara orang – orang tersebut dengan […]

expand_less