Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ini Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Warga Nahdliyyin

Ini Wejangan Ketua PCNU Pati untuk Warga Nahdliyyin

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
  • visibility 422
  • comment 0 komentar

GUNUNGWUNGKAL-Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Gunungwungkal Senin (15/6) malam masih hangat. Warga Nahdliyyin Gunungwungkal kini memiliki ketua baru. Terpilihnya KH. M. Faishol sebagai pimpinan tanfidziyah (pelaksana) NU Gunungwungkal merupakan angin segar bagi pergerakan NU kedepan.

Pasalnya tokoh muda energik seperti KH. M. Faishol memang sangat dinantikan gebrakannya di masyarakat. Momentum ini salah satunya dimanfaatkan oleh Ketua PC-NU Pati, K. Yusuf Hasyim. Dorongan moril terlontar dari K. Yusuf yang memiliki kesamaan sebagai tokoh muda. Dalam sambutannya yang penuh semangat, beliau memberikan beberapa wejangan bukan hanya kepada pengurus baru MWC-NU Gunungwungkal tapi untuk warga NU seluruhnya.

Dua hal penting yang ditekankan oleh K. Yusuf adalah penguatan ajaran akidah islam ala ahlus sunnah wal jama’ah an nahdliyyah dan ajakan kepada semua warga nahdliyyin untuk turut serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seruan tersebut disampaikan melalui kalimat persuasi yang teduh dan mudah dicerna masyarakat luas.

Menurut K. Yusuf, ajakan ini sangat penting sebab akhir-akhir ini banyak bermunculan faham-faham radialisme yang mengatasnamakan islam. Bukan hanya itu, beliau juga memaparkan bahwa penyebaran radikalisme dalam islam juga berdampak pada keinginan segelintir orang untuk membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dirasa sangat berbahaya karena rawan campur tangan asing. NU sebagai pelopor ajaran wasathiyyah (moderat) berkomitmen untuk senantiasa menyuarakan dukungannya terhadap NKRI.

“Yang perlu kita perkuat adalah akidah kita, akidah ahlus sunnah wal jama’ah an nahdliyyah. Ingat! Pakai an nahdliyyah. Kedua, mari perkuat juga kecintaan kita terhadap NKRI” ujar K. Yusuf dalam sambutannya.

Agaknya masyarakat yang hadir juga terbawa suasana semangat yang secara gamblang disajikan oleh K. Yusuf. Setiap kali beliau berteriak “NKRI!” maka semua hadirin tanpa terkecuali menjawab “HARGA MATI”.

Jargon ini sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta warga NU terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab menurut K. Yusuf, selama ini hanya NU-lah ormas islam Indonesia yang masih gigih mempertahankan NKRI.

Pelantikan MWC Gunungwungkal

“Terbukti memang kita yang paling gigih. Bukan berarti yang lain tidak gigih, tapi yang paling menampakkan kegigihan mempertahankan NKRI hanya NU” ungkap K. Yusuf dalam momen lainnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

                         Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Dalam kaitan ini, NU memiliki dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab keagamaan, untuk melestarikan dan membumisasikan Islam paham Aswaja, dan tanggung jawab sosial, untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Dua tanggung jawab tersebut terejawantahkan dalam ranah pendidikan, ekonomi, kesehatan dan budaya, yang menjadi fokus gerakan dan […]

  • Menumbuhkan Generasi Entrepeneurship

    Menumbuhkan Generasi Entrepeneurship

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Pendidikan entrepreneurship sudah lama digerakkan di berbagai Negara. Mereka paham bahwa kemajuan suatu Negara sangat ditunjang oleh munculnya kelas ekonomi menengah yang tangguh dan kreatif yang dimaksud adalah para pengusaha yang gigih mengembangkan kreatifitas dan produktivitasnya dalam dunia usaha. Menurut Amin Rais dalam bukunya Tauhid Sosial, kelas menengah adalah kelompok yang tetap eksis dalam suatu […]

  • Pandawa Championship 2019 Resmi Ditutup

    Pandawa Championship 2019 Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    GABUS-Pandawa Championship 2019, ajang kompetisi tanding pencak silat Pagar Nusa (PN) antar pelajar telah usai Sabtu (5/10) malam. Acara penutupan yang dipimpin langsung oleh ketua cabang Pagar Nusa Pati, Edi Suyono, berlangsung cukup singkat. Dalam penutupan tersebut, panitia mengumumkan nama-nama para juara termasuk juara umum. Para peserta dan official berdebar-debar menanti pengumuman juara umum pada […]

  • Antara Dakwah Menuju Kepada Allah dan Kasih Sayang Dalam Berdakwah

    Antara Dakwah Menuju Kepada Allah dan Kasih Sayang Dalam Berdakwah

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • Foto: Polisi inspiratif, Aipda Hartono mengajar para santri di TPQ gratis. (PCNU Pati/Polresta Pati)

    Cerita Inspiratif, Polisi Ini Dirikan TPQ Gratis di Pati

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 742
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id, Pati – Kisah Aipda Hartono patut menjadi inspirasi. Anggota Polresta Pati ini mendirikan TPQ gratis di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Di tengah kesibukannya sebagai personel kepolisian, Aipda Hartono masih menyisihkan sebagian waktunya mengelola dan mendirikan TPQ Arroyyan. Dengan berseragam polisi dan berkopiah kain goni, Aipda Hartono tampak cekatan mengajari anak didiknya […]

  • PCNU-PATI Photo by Molly Blackbird

    Selamat Hari Perempuan Internasional

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dua hari yang lalu kita baru saja merayakan hari perempuan internasional atau IWD. Tentu kita semua tahu bahwa sejarah adanya perayaan tersebut adalah sebab untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Namun faktanya sampai saat ini masih banyak kita jumpai hak-hak perempuan yang belum dipenuhi. Pada beberapa hari yang lalu, saya mendengarkan diskusi mbak […]

expand_less