Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Himpunan Siswa Mathali’ul Falah Putri (Hismawati) menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa putri. Acara yg digelar pada Jumat (9/8) di Aula lantai 2 PIM Lil Banat diprakarsai oleh Sie Majalah Ukhuwah dengan menghadirkan narasumber M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA Pati.

Sofyan Alnashr sedang memaparkan materi tentang jurnalisme di aula lantai 2 PIM Lil Banat

Tema dari pelatihan ini ialah “Goresan Pena Santri sebagai Benteng NKRI” dengan harapan para santri mengisi dan mempertahankan NKRI melalui tulisannya. Hal itu disampaikan Dewan Penasehat Hismawati, Noor Maziyah, pada saat acara pembukaan. Santri saatnya mengangkat pena menuliskan ide dan gagasan keislaman dan pesantren demi mengisi kemerdekaan.

Pada dasarnya kemampuan santri dalam membaca dan menulis sangat baik, hal ini tak terlepas dari tradisi keilmuan di pesantren yakni membaca dan menulis.

“Agar semakin terampil, maka perlu diasah terus supaya lancar. Ibarat naik sepeda, kalau saat jatuh tidak berani mencoba lagi tentu tidak akan bisa naik sepeda”, ungkap Sofyan.

Selama ini Hismawati telah rutin menerbitkan majalah Ukhuwwah setiap tahun. “Ide dan gagasan santri kalau tidak dituliskan akan lenyap begitu saja. Menulis berarti mengabadikan gagasan agar bisa dibaca orang lain”, imbuhnya. Ingat bahwa sejarah dimulai ketika manusia mengenal tulisan.

Pria yang juga pengurus LTN NU Pati divisi Diklat ini menerangkan, generasi saat ini bisa membaca dan mempelajari Alquran juga karena ditulis dalam mushaf oleh para sahabat, terutama sahabat Umar bin Khattab dan Usman bin Affan. Sofyan juga berkelakar, “Jangan sampai santri malah hanya mampu menulis status atau story di media sosial saja”.

Pelatihan ini diawali dengan pendalaman materi tentang reportase dan teknik wawancara. Pada sesi selanjutnya sebanyak 60 peserta dibagi menjadi 6 kelompok untuk praktik membuat buletin.

“Mereka praktik membuat buletin dengan rubrik laporan, wawancara, artikel, features, dan sastra”. Sementara ditulis tangan karena keterbatasan dan tidak dicetak. Jika hasilnya bagus bisa dicetak untuk buletin mingguan.

Sekar, salah seorang peserta bertanya bagaimana menuliskan ide agar bisa lancar. “Menulis, menulis, dan menulis, lakukan dulu”, jawab Sofyan singkat. Jika sudah sering menulis baru kemudian direvisi dan diperbaiki sehingga layak dibaca publik. Setiap orang memiliki kemampuan menulis, dan akan terampil menulis jika mereka tidak berhenti menulis.(yan/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan Bupati Bicarakan Kesiapan Pesantren Sambut New Normal

    NU dan Bupati Bicarakan Kesiapan Pesantren Sambut New Normal

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Rapat terbatas PCNU, RMI-NU, Bupati Pati dan gugus tugas covid-19 di rumah dinas Bupati Pati.  PATI-PCNU bersama PC RMI-NU (Rabithah Ma’ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama’) Kabupaten Pati dan perwakilan pengelola pesantren berkoordinasi dengan Bupati Pati dan gugus tugas covid-19 terkait kesiapan new normal. Pertemuan terbatas ini dilakukan Jumat (5/6) pagi di rumah dinas Bupati Pati. Koordinasi […]

  • MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    MAMU Ngerang Salurkan Air Bersih

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO-Kekeringan yang melanda beberapa daerah di Kabupaten Pati menyebabkan terhambatnya aktivitas masyarakat. Pasalnya, air sebagai salah kebutuhan vital sulit di dapat. Akhirnya, kegiatan-kegiatan seperti bercocok tanam hingga makan dan minum menuai kendala. Diatribusi air bersih di RW 1 Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, Pati oleh MA Miftahul Ulum, Ngerang, Mingu (22/9) Menyikapi hal ini, banyak organisasi […]

  • PCNU-PATI

    Kuatkan Moderasi Beragama, Dosen INISNU Kembangkan Game Simaksaja

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Semarang – Bertempat di kantor Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, dosen Prodi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung Hamidulloh Ibda bersama dosen STAINU Purworejo Aniqoh dan peneliti PRAK BRIN Dr. Ahmad Muntakhib menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Uji Validasi Game Moderasi Beragama berbasis Aswaja Annahdliyah (Simaksaja) pada […]

  • RMINU Pati  Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    RMINU Pati Lepas Santri Lirboyo Balik ke Pesantren

    • calendar_month Sen, 24 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) bekerjasama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Pati mengawal pemberangkatan santri Lirboyo asal Kabupaten Pati  kembali ke pesantren. Keberangkatan santri Lirboyo dipimpin Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) K Muhammad Yusuf Hasyim.   Ketua PC RMINU Pati Kiai Liwa’udin menjelaskan, pengawalan pemberangkatan santri Lirboyo ini merupakan program tahunan […]

  • PCNU - PATI

    Nur Khoiriyah, Terpilih Menjadi Ketua KOPRI

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Pati. Nur Khoiriyah, terpilih sebagai Ketua KOPRI PC PMII Pati masa khidmah 2022-2023 pada Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PMII Pati di aula bertempat di SMA Muria, 2/7 beberapa waktu lalu. Konfercab merupakan forum tertinggi di level kepengurusan cabang PMII yang meliputi penyampaian LPJ kepengurusan sebelumnya, merumuskan organisasi yang nantinya akan dibawa pemilihan ketua yang baru. […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sekarang ini sudah umum atau biasa dikalangan masyarakat, apabila ada pengajian yang diisi oleh seorang muballigh, sebelum ia sampai ke tempat untuk berceramah, maka akan disambut dan diiringi dengan bacaan : طلع البدر علينا من ثنيات الوداع وجب الشكر علينا ما دعا لله داع dengan tujuan penghormatan terhadap muballigh tersebut. Padahal dalam […]

expand_less