Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

MARGOYOSO-Himpunan Siswa Mathali’ul Falah Putri (Hismawati) menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa putri. Acara yg digelar pada Jumat (9/8) di Aula lantai 2 PIM Lil Banat diprakarsai oleh Sie Majalah Ukhuwah dengan menghadirkan narasumber M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA Pati.

Sofyan Alnashr sedang memaparkan materi tentang jurnalisme di aula lantai 2 PIM Lil Banat

Tema dari pelatihan ini ialah “Goresan Pena Santri sebagai Benteng NKRI” dengan harapan para santri mengisi dan mempertahankan NKRI melalui tulisannya. Hal itu disampaikan Dewan Penasehat Hismawati, Noor Maziyah, pada saat acara pembukaan. Santri saatnya mengangkat pena menuliskan ide dan gagasan keislaman dan pesantren demi mengisi kemerdekaan.

Pada dasarnya kemampuan santri dalam membaca dan menulis sangat baik, hal ini tak terlepas dari tradisi keilmuan di pesantren yakni membaca dan menulis.

“Agar semakin terampil, maka perlu diasah terus supaya lancar. Ibarat naik sepeda, kalau saat jatuh tidak berani mencoba lagi tentu tidak akan bisa naik sepeda”, ungkap Sofyan.

Selama ini Hismawati telah rutin menerbitkan majalah Ukhuwwah setiap tahun. “Ide dan gagasan santri kalau tidak dituliskan akan lenyap begitu saja. Menulis berarti mengabadikan gagasan agar bisa dibaca orang lain”, imbuhnya. Ingat bahwa sejarah dimulai ketika manusia mengenal tulisan.

Pria yang juga pengurus LTN NU Pati divisi Diklat ini menerangkan, generasi saat ini bisa membaca dan mempelajari Alquran juga karena ditulis dalam mushaf oleh para sahabat, terutama sahabat Umar bin Khattab dan Usman bin Affan. Sofyan juga berkelakar, “Jangan sampai santri malah hanya mampu menulis status atau story di media sosial saja”.

Pelatihan ini diawali dengan pendalaman materi tentang reportase dan teknik wawancara. Pada sesi selanjutnya sebanyak 60 peserta dibagi menjadi 6 kelompok untuk praktik membuat buletin.

“Mereka praktik membuat buletin dengan rubrik laporan, wawancara, artikel, features, dan sastra”. Sementara ditulis tangan karena keterbatasan dan tidak dicetak. Jika hasilnya bagus bisa dicetak untuk buletin mingguan.

Sekar, salah seorang peserta bertanya bagaimana menuliskan ide agar bisa lancar. “Menulis, menulis, dan menulis, lakukan dulu”, jawab Sofyan singkat. Jika sudah sering menulis baru kemudian direvisi dan diperbaiki sehingga layak dibaca publik. Setiap orang memiliki kemampuan menulis, dan akan terampil menulis jika mereka tidak berhenti menulis.(yan/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    Kasatkorcab Pati: Banser Harus Siap dengan Satgas Covid-19

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA. Pertemuan selapanan PAC Ansor Wedarijaksa dan Satkoryon Banser Wedarijaksa di rumah Masrukin, Desa Tluwuk Kecamatan Wedarijaksa, (12/04/2020). Agenda pertama perkenalan Kasatkorcab Banser Pati, Ashadi, yang baru menjabat dan memimpin dua tahun kedepan sampai 2022. Acara dimulai dengan pembacaan Rotibul Hadad, tahlilan, dan yasinan yang dipimpin oleh Fikrul Umam. “Perkenalkan nama saya Ashadi, saya sebagai […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Kudus Bantu Korban Banjir Pati

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Tim managerial PC Lazisnu Pati mendampingi tim Lazisnu Kabupaten Kudus menyerahkan bantuan donasi untuk korban banjir di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, selasa (06/12) sore. Penyerahan donasi tersebut sebagai bentuk peduli kemanusiaan dari PC Lazisnu Kudus untuk warga yang terdampak di wilayah tersebut. Dalam hal misi kemanusiaan ini, tim PC Lazisnu Kabupaten […]

  • PCNU-PATI

    Kenapa Keberadaan Tuhan Perlu Pembuktian?

    • calendar_month Ming, 9 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Dari sekian banyak perbedaan, perbedaan soal akidah menyumbangpaling banyak terhadap pertumpahan darah, meskipun lebih sering disusupikepentingan politik kekuasaan semata. Perbedaan akidah ini bahkanmerupakan perbedaan yang pertama kali muncul di antara umat Islam padamasa Sahabat, sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan terhadap duakhalifah terakhir dari Khulafaurrasyidin, Sayyidina Usman dan Sayyidina Ali.Dari sini kita menyaksikan betapa vitalnya masalah akidah […]

  • IPNU/IPPNU Galakkan Sambung Silaturrohim Alumni

    IPNU/IPPNU Galakkan Sambung Silaturrohim Alumni

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    KAYEN-Pengurus Cabang IPNU/IPPBU melakukan kegiatan sambung silaturrohim alumni. Acara ini dimaksudkan agar hubungan antara pengurus dengan para alumni IPNU/IPPNU senantiasa terhubung. Foto bersama PC IPNU/IPPNU Pati dengan Ummi Nadziroh, salah satu alumni IPPNU Hal ini sangat penting untuk memahami jejak pergerakan organisasi dari masa ke masa. Selain itu, agenda ini bertujuan agar para kader IPNU/IPPNU […]

  • Photo by Aaron Burden

    Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari terakhir bulan Ramadhan kemarin saya melihat dan mendengar obrolan pada konten artis tanah air, Deddy Corbuzier dalam seri Log In. Pada video yang sudah ditonton 5,1 juta sejak peluncurannya tersebut, mendatangkan bintang tamu spesial. Seorang pemuka 6 agama berkumpul dan berdialog bersama soal toleransi, Indonesia, dan segalanya dalam sudut pandang […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikumwarohmatullohiwabarokatuh Pak kyai, ketika ujian SIM, praktik gagal berkali kali, lalu sebagai solusi terakhir polisi menyarankan lewat  pelatihan dengan biaya  yang lebih mahal dari biaya resmi pembuatan SIM itu sendiri. Kalau tidak, berkas permohonan SIM akan diblokir maka mengulang dari awal dengan menunggu satu tahun, atau polisi menyuruh membayar sejumlah uang agar langsung dapat  SIM […]

expand_less