Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

HARLAH NU KE 89 DIPERINGATI DENGAN BALAP MOTOR LAMBAT DAN PANJAT PINANG

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2015
  • visibility 372
  • comment 0 komentar
IPNU-IPPNU Komisariat MA Tarbiyatul Banin Pekalongan Kec. Winong Kab. Pati,  pada hari Sabtu, 31 Januari 2015 menggelar  tasyakuran hari lahir (Harlah) ke-89 NU di halaman MA Tarbiyatul Banin, (31/1). Perhelatan kali ini mengusung tema “membangkitkan jiwa beragama dengan tetap berjiwa muda.”.
Peringatan Harlah NU ke 89 tahun ini, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara lain Lomba Balap Sepeda Motor Lambat yang diikuti oleh siswa-siswi MTs dan MA Tarbiyatul Banin, Lomba Panjat Pinang, Bakti Sosial dan Tahtimul Qur’an, serta ditutup dengan acara Pengajian Ilmiah Harlah NU.
Meski hujan turun rintik-rintik, namun adik-adik IPNU-IPPNU sangat antusias mengikuti berbagai perlombaan. Acara Balap Sepeda Motor Lambat, merupakan kegiatan pembuka Harlah NU, penonton dari masyarakat dan siswa-siswi Madrasah Tarbiyatul Banin sangat antusias menyaksikan event ini, karena Lomba Balap Sepeda Motor biasanya yang menang adalah siapa yang tercepat mencapai garis finish, tapi kali ini berbeda siapa yang paling lambat mencapai garis finish maka dialah pemenangnya.
Peringatan Harlah NU ke 89 ini dilanjutkan dengan agenda kedua yaitu Lomba Panjat Pinang yang masing2 group diwakili oleh 5 orang. Mengapa panjat Pinang yang dipilih? Kata ketua IPNU MA Banin yang sekaligus sebagai penyelenggara kegiatan adalah sebagai wujud refleksi terhadap perjuangan para ulama dan santri NU yang dengan pantang menyerah dan gigih untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditunjukkan oleh para peserta panjat pinang yang berusaha mencapai puncak meskipun pinang yang dipanjat sangat licin, tapi mereka tetap semangat untuk mencapai puncak pinang yang bertengger diatasnya bendera Merah Putih.

Sebagai acara penutup adalah dengan diselenggarakannya Pengajian Ilmiah Refleksi Harlah NU ke 89 dengan pembicara Hj. Maesaroh, S.Ag, pengurus Muslimat NU Pati, Anggota LDNU Pati, sekaligus juga Anggota DPRD Kab. Pati dari PKB. Beliau berpesan kepada generasi penerus perjuangan NU agar berhati-hati dengan berbagai gerakan dan ajakan dari kelompok-kelompok Islam Sesat dan Garis Keras. Selain itu juga IPNU-IPPNU harus senantiasa menempa diri untuk mempersiapkan kepemimpinan NU di Masa yang akan Datang. Selamat Harlah NU ke-89; Berkhidmat Menjaga NKRI dan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. (Addakhil)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sholawat Kepada Kanjeng Nabi Sebagai Solusi

    Sholawat Kepada Kanjeng Nabi Sebagai Solusi

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

      الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، […]

  • Ngaji Rutinan Awal Bulan

    Ngaji Rutinan Awal Bulan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Demi menambah wawasan keilmuan keislaman berfaham ahlussunah waljamaah. Maka di tiap satu bulan sekali yaitu pada hari rabu di setiap awal bulan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama mengadakan ngaji rutinan yang bertempat di kantor lantai pertama. “Ngaji bulanan ini di harapkan bisa menambah keilmuan bagi para Pengurus Nahdlatul Ulama, ada tiga Kiai yang bergantian untuk memberikan […]

  • NU PEDULI Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Kayen

    NU PEDULI Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan di Kayen

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.856
    • 0Komentar

      NU Peduli Kabupaten Pati kembali mendirikan Posko Kesehatan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir. Kali ini, Posko Kesehatan NU Peduli dibuka di Desa Pesagi, Kecamatan Kayen, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Pembukaan Posko Kesehatan tersebut diresmikan oleh Pengurus PCNU Kabupaten Pati, Khoirul Anam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Posko Kesehatan NU Peduli akan […]

  • PCNU-PATI

    3 Tips Siap Siaga Bencana

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Puluhan desa di Kabupaten Pati hingga saat ini masih tergenang banjir. Bahkan aktivitas warga menjadi tersendat. Sejumlah desa juga mengalami kelumpuhan akses. Sebab jalan utama terendam banjir. Banyak masyarakat yang terdampak banjir menggunakan sampan atau pohon pisang rakitan sebagai sarana transportasi darurat ketika beraktivitas di luar rumah. Rangkaian bencana alam yang […]

  • ​Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, LPPNU Pati dan MTs Al Fattah Juwana Edukasi Pembuatan Nitrobakter

    ​Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, LPPNU Pati dan MTs Al Fattah Juwana Edukasi Pembuatan Nitrobakter

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.824
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pati menggelar pelatihan pembuatan pupuk hayati Nitrobakter dan pupuk padat berbasis kotoran hewan (kohe) di MTs Al Fattah Juwana, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk membekali para siswa dan civitas akademika dengan keterampilan pertanian ramah lingkungan. ​Dalam pelatihan tersebut, LPPNU Pati menerjunkan empat narasumber teknis, yakni Ali […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Bahagiakah dengan Pekerjaan Anda?

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Setiap orang punya waktu untuk melakukannya. Tapi mereka tak punya keberanian. Pekerjaan merupakan berkah kalau bisa membantu kita berpikir tentang tindakan-tindakan kita, tetapi pekerjaan itu menjadi kutukan kalau hanya digunakan sebagai alasan supaya kita tidak perlu berpikir tentang makna kehidupan kita” (Paulo Coelho) “Setelah gak kerja di situ lagi, terus […]

expand_less