Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Enam Rumah di Godo Winong Hanyut Diterjang Banjir Bandang

Enam Rumah di Godo Winong Hanyut Diterjang Banjir Bandang

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 2 Des 2022
  • visibility 172
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (30/11/2022) lalu.

Camat Winong, Luky Pratugas Narimo mengatakan, ada enam desa yang diterjang banjir bandang di kecamatan tersebut. Di antaranya Desa Kropak, Padangan, Danyangmulyo, Kudur, Gunungpanti, dan Godo. Ketinggian air bervariasi, mulai 1 hingga hampir 3 meter.

Desa Godo, Gunungpanti, dan Kropak menjadi yang terparah akibat terjangan banjir itu.

“Di Godo ada enam rumah rusak parah. Artinya ambruk dan hanyut. Lalu ada tujuh ternak mati dan satu ternak hilang. Lalu di Kropak ada delapan rumah rusak berat, dalam arti roboh total, kemudian 92 rumah rusak sedang dan ringan,” kata Luky, saat dibubungi media, Kamis (1/12/2022) kemarin.

Sementara itu Kepala Desa Godo, Suwondo menuturkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir bandang di desanya. Namun, ratusan warga mengalami kerugiaan materiil. 

“Kalau kerusakan akibat banjir itu dari segi materiil. Enam rumah roboh total, dan hampir satu dukuh (rumahnya) rusak berat,” kata dia kepada wartaphoto, Kamis (1/12/2022) sore.

Ia menjelaskan, pascabanjir menerjang, pihaknya segera menbentuk tim untuk menangani para korban.

“Termasuk logistik dan lainnya kami siagakan. Termasuk dapur umum, tampat pengungsian kita koordinir semua, ada panitia sendiri,” jelas dia.

Dia menyebut, terdapat 130 KK terdampak banjir bandang di Desa Godo. Itu terdiri atas 350-an jiwa.

“Kalau saat ini kami butuh pakaian. Pakaian ibu-ibu dan pakaian dalam, karena terbawa arus semua. Lemari, surat berharga terbawa (banjir) semua,” tutur dia.

Sementara untuk menangani rumah yang mengalami kerusakan berat, lanjut Suwondo, pihaknya sudah mengkomunikasikan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah, Nahdlatul Ulama (Lazisnu).

“Rumah yang rusak berat sudah kami koordinasikan dengan Baznas dan sebagainya, dari Lazisnu juga. Nanti saling membantu. Sudah kami koordinasikan, semoga segera mungkin bisa dibantu,” harap dia.

Suwondo menilai, banjir bandang yang cukup besar ini diakibatkan karena Pegunungan Kendeng yang gundul.

“Terkait banjir memang banyak penyebabnya, termasuk pegunungan kendeng sekarang juga beralih fungsi jadi kebun jagung. Itu sudah sering kami sosialisasikan kepada warga kami untuk menanam, tapi kendalanya terkait bibit. Itu kalau hutan Godo sebelah timur sudah ada sekitar 20 ribu pohon. Tapi hutan sini luas sekali, 800-an hektar itu memang gundul total. Insyaallah warga kami siap lah untuk menanam kalau ada bibit,” pungkas dia. (angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Terima Kasih Tak Membawa Apa Apa, Doakan Saja. Photo by Andrew Neel on Unsplash.

    Terima Kasih Tak Membawa Apa Apa, Doakan Saja

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jika minggu lalu saya bercerita perihal orang yang suka menyia- nyiakan rejeki saat musim hajatan, atau menghadiri undangan nikahan dan resepsinan. Dengan cara tak menghabiskan menu makannya yang diambil sendiri. Di pilih sendiri, begitulah manusia dengan segala ke unikannya, dan segala kesempurnaannya yang tak disempurnakan sendiri. Bulan ini adalah dimana banyak orang yang telah di […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

  • Lazisnu Klakahkasihan Tuai Pujian dari Ketua MWC-NU

    Lazisnu Klakahkasihan Tuai Pujian dari Ketua MWC-NU

    • calendar_month Ming, 9 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Tarling (Tarawih Keliling) MWC-NU Kecamatan Gembong putaran terakhir, berlangsung malam ini. Kegiatan yang disinergikan dengan Forkopimcam tersebut finish di Masjid Fathur Rohman, Dukuh Gondoriyo, Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong. Bukan hanya Tarawih, diujung acara tersebut juga diisi dengan tausyiyah dan santunan. Hal ini juga dilaksanakan pada malam-malam sebelumnya. “Alhamdulillah ini berkat Lazisnu. […]

  • JIHAD ONLINE WAJIB

    JIHAD ONLINE WAJIB

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.141
    • 0Komentar

      Santri tidak hanya mendalami agama, tapi juga harus mampu menyebarluaskan ilmu agama kepada masyarakat luas. Salah satu sarananya adalah melalui media online. Jamal Ma’mur Asmani dalam Talskhow “Santri Siap Menghadapi Era Digital” yang diadakan Pondok Pesantren Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Wonokerto Pasucen Trangkil Pati pada senin, 27 Oktober 2025, menjelaskan bahwa santri […]

  • Urgensitas Ushul Fiqih di Era Kontemporer

    Urgensitas Ushul Fiqih di Era Kontemporer

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Ushul fiqh merupakan warisan berharga ulama klasik yang berfungsi sebagai metode dalam menggali suatu hukum (istinbatu al-Ahkam). Berabad-abad ushul fiqh telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dunia hukum Islam. Berjuta-juta kitab dan berbagai produk hukum telah dihasilkan, mulai hukum yang berkaitan dengan ibadah, mu’amalah, pernikahan dan rumah tangga, kriminalitas, hukum pidana dan perdata, ekonomi, politik, […]

  • Dapur Ndalem Mbah Kiai Abdullah Zein Salam

    Cerita Lucu dan Unik Dua Abdi Ndalem Mbah Sah

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Oleh : Sahal Japara  Peringatan Haul Syekh Mutamakkin Kajen (Suronan) bagi santri Kajen biasanya menjadi ajang pertemuan Alumni. Dalam pertemuan Alumni, selain kangen-kangenan, biasanya akan ada cerita-cerita kenangan waktu mondok. Pagi ini saya akan menceritakan kisah lucu dan unik Abdi Ndalem Mbah Sah/Ibunyai Hafshah/Aisyah Abdullah Salam, gara-gara ketemu dan njagong di sela-sela acara Khotmil Qur’an […]

expand_less