Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bergeraklah, Jangan Hanya Marah Kepada Keadaan

Bergeraklah, Jangan Hanya Marah Kepada Keadaan

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 20.366
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id Di tengah situasi yang tidak baik-baik saja seperti sekarang ini, kesabaran adalah satu-satunya pilihan agar manusia tak tenggelam atau terseret arur. Sabar yang tak hanya dimaknai secara pasif, melainkan sebagai sikap aktif membaca situasi untuk menentukan langkah yang tepat memecahkannya.
Inilah isu sentral yang dibahas Suluk Maleman edisi ke- 178 pada Sabtu (17/11) kemarin.
“Kita rasakan di Pati saja cuacanya sampai 36 derajat. Kalau disini kita merasakan panas yang luar biasa, bagaimana dengan saudara kita di Kalimantan? Mereka tak hanya dipanggang panas tapi juga dikepung asap sehingga untuk bernafas pun sulit. Bahkan di Gaza, tak sekadar asap tapi malah peluru,” ujar Anis Sholeh Ba’asyin membuka dialog.
Hal itu menunjukkan situasi Indonesia dan dunia yang tengah di puncak tidak baik-baiknya. Tak hanya kondisi lingkungan, kondisi ekonomi pun menunjukkan arah yang sama. Banyak warga yang mengeluhkan kondisi sulitnya ekonomi dan pekerjaan. Belum lagi persoalan pajak yang mengejar ke banyak sektor baik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga marketplace.
“Sementara di sisi lain ada yang memamerkan kekayaan secara tidak masuk akal. Ada korupsi yang luar biasa. Tentu ini paradoks,” terang dia.
Semua fenomena ini tentu saja gampang memantik kemarahan orang. Dan menurut Anis, itu adalah reaksi yang sah sebagai pihak yang merasa telah didzolimi. Namun menurut Anis, kita tak boleh berhenti hanya dengan mengungkap kemarahan; karena sejarah memberi kita banyak bukti bahwa kemarahan semacam ini potensial dimanfaatkan banyak pihak untuk memetik keuntungan bagi diri dan kelompoknya sendiri. Akibatnya kita selalu dalam posisi lepas dari mulut buaya, masuk ke mulut harimau.
“Oleh karena itu kita juga harus mulai membaca semua fenomena yang terjadi sebagai ayat-ayat yang harus kita baca dengan hati-hati. Kita tak boleh berhenti pada apa yang tampak atau narasi yang muncul, tapi harus berani membongkar lapisan-lapisan tersembunyi yang di baliknya, sekaligus mencoba membaca apa pesan yang disampaikan Allah kepada kita melalui semua peristiwa ini?” tegas Anis.
Budayawan asal Pati itu menyebut, dalam Islam diajarkan untuk senantiasa meminta pertolongan dengan sabar dan shalat. Sabar adalah salah satu kunci dalam menghadapi dan mengurai apa pun, termasuk musibah. Tapi sabar tidaklah berdiri sendiri, tapi secara bersamaan ia dikombinasikan dengan keterhubungan terus-menerus dengan Allah.
Membaca situasi jelas membutuhkan kesabaran dan petunjuk Allah, sehingga bisa menghasilkan jalan penyelesaian yang terbaik. Dan itu harus dimulai dari kejernihan hati, yang tak akan kita temukan bila kita masih diliputi kemarahan.
“Bila mampu mengendapkan kemarahan, insya Allah kita akan mampu melihat semua yang terjadi seperti cermin. Pertama, kita akan melihat seberapa besar peran dan partisipasi kita sendiri pada semua keadaan yang membuat kita marah tersebut? Kedua, sedikit demi sedikit kita akan mulai bisa membaca fakta-fakta dan jaringan-jaringan kepentingan yang ada di baliknya. Ketiga, dari situ kita bisa mulai mencari jalan keluar; setidaknya bagi pribadi dan keluarga, untung-untung bila bisa juga untuk masyarakat di sekitar kita,” jelas Anis.
Dalam kesempatan tersebut, Anis juga mewanti-wanti, dengan mengutip surat Al Ashr, bahwa sabar juga diposisikan setelah yang haq atau kebenaran atau kenyataan sebagaimana adanya kenyataan. Maka mengajarkan kesabaran harus dilakukan setalah orang berada dalam kebenaran.
“Menunggu kereta api di terminal itu bukan kesabaran, tapi kesesatan; karena tak akan ada kereta api yang mampir di terminal. Ini hampir sama dengan orang yang membakar hutan lantas minta kita bersabar karena toh nanti apinya akan padam sendiri. Oleh karena itu, kita harus berada pada jalur benar lebih dahulu, baru setelah itu bersabar.” tegas dia.
Menurut Anis, kemampuan bersabar dalam membaca situasi akan membuat kita terhindar dari jebakan narasi yang disebar kepentingan-kepentingan yang sedang berkonflik, atau kepentingan yang memanfaatkan konflik, yang semuanya pada dasarnya tidak peduli dengan fakta yang terjadi di lapangan. Mereka hanya peduli pada kepentingannya saja.
“Ada yang menyebut, agama menyebabkan kekerasan, ideologi menyebabkan kekerasan; tapi sejatinya kekerasan itu tidak murni muncul dari agama atau ideologi, tapi dari manusianya. Kuncinya manusia. Bila kepentingan diri dan kelompok menguasai diri, maka manusia bisa melakukan apa saja untuk mengajak orang agar mendukung dia, termasuk dengan cara-cara yang jahat dan tak bermoral” tegas dia.
“Oleh karena itu, kalau engkau lihat kejahatan, lihat di dirimu: adakah kejahatan itu di dirimu? Bersihkan dulu yang ada dalam dirimu,” tambah dia.
Topis kesabaran itu rupanya mampu menarik ribuan masyarakat untuk khidmat mengikuti ngaji budaya bertajuk Kawah Candradimuka Kesabaran tersebut. Suasana itu kian hangat dengan penampilan musik religi dari Sampak GusUran.

Keterangan foto:
Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Kawah Candradimuka Kesabaran” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (17/10).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Badan Pengawas Pemilu baru saja melaksanakan Pelantikan dan Pembekalan Anggota Panwaslu Kecamatan Pemilu Serentak 2024. Kegiatan ini dilangsungkan pada Jum’at (28/10) pukul 08.00 s.d 17.00 di Hotel New Merdeka Pati. Total, ada 63 Panwascam yang dilantik pada hari itu. Proses seleksi untuk menyaring ke enam puluh tiga nama tersebut berlangsung cukup ketat. Sedikitnya, […]

  • PCNU-PATI Photo by Igor Omilaev

    Kesalingan Bekerja di Rumah

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pagi ini saat saya menjemur pakaian, saya melihat pemandangan yang menyejukkan mata. Tiga orang laki-laki beda generasi yang menjadi tetangga saya sedang mengerjakan pekerjaan rumah. Ada yang menyapu dan mengepel. Mereka terlihat begitu enjoy mengerjakan pekerjaan yang selalu tersematkan hanya untuk perempuan itu. Ketika menyaksikan itu saya mengulas senyum. Sebab dilingkungan […]

  • Peringatan Harlah Pagar Nusa Dibuka di MHI Gembong Hari Ini

    Peringatan Harlah Pagar Nusa Dibuka di MHI Gembong Hari Ini

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-GEMBONG – Rentetan acara Perayaan Harlah Pagar Nusa ke-37 PC Pagar Nusa Pati di mulai Sabtu (28/1) pagi. Agenda tersebut dibuka dengan pelatihan Pasukan Inti (Pasti). Berlokasi di Aula MI Hidayatul Islam (MHI) Gembong dan Eks Lapangan Gembong, pelatihan Pasti dijadwalkan akan selesai Ahad (29/1) esok. Dalam acar pembukaan tersebut, beberpa tokoh penting tampak hadir. […]

  • Pelaksanaan Muktamar NU Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Mainnya

    Pelaksanaan Muktamar NU Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Mainnya

    • calendar_month Sel, 7 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 475
    • 0Komentar

      Penetapan tanggal Muktamar NU JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan gelaran Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021. Ketetapan ini berdasarkan keputusan Konferensi Besar (Konbes) NU di Jakarta pada 26 September 2021 lalu. Ketetapan diputuskan ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil  Staquf, Ketua […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Menjadi Dewasa

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saat saya tengah membersihkan rumah, tiba-tiba ada suara dari batin yang membisikkan sesuatu. Sesuatu yang membuat perasaan saya tak nyaman dan mudah tersentuh. Barangkali saya lah yang memang terlalu perasa atau mengkhawatirkan sesuatu secara berlebih. Istilah populer mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Dimana dalam menjalani kehidupan ini mereka selalu membutuhkan […]

  • Selalu Indah Rencana Allah

    Selalu Indah Rencana Allah

    • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 629
    • 0Komentar

      Allah dalam menciptakan suatu kehidupan tak lain berpasang-pasang. Demikian pun makhluknya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Ada bumi ada langit, sehat dengan sakit, ada yang miskin ada yang kaya, ada laki-laki ada pula perempuan dan seterusnya. Begitulah Allah maha Adil untuk ciptaannya dalam kehidupan alam semesta ini. Dalam kehidupan manusia sejak pertama kali diciptakan […]

expand_less