Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

Angkat Model Pentahelix Bawaslu Grobogan dan Kebumen, Dosen INISNU Juara 3 Call for Papers Bawalsu Kalsel Tingkat Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
  • visibility 220
  • comment 0 komentar

 

Banjarmasin – Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda berhasil mendapatkan Juara 3 dalam Call for Papers yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu terungkap dalam kegiatan penutupan Call For Papers Seminar Nasional dan Lokakarya, dengan tema “Refleksi dan Evaluasi Penegakan Hukum Pemilu 2024” pada Sabtu malam (10/8/2024) di Hotel Aria Barito Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan itu, Hamidulloh Ibda menulis papers bertajuk “Strategi Pencegahan Pelanggaran Administratif Pemilu melalui Model Pentahelix: Studi Kasus Bawaslu Grobogan dan Bawaslu Kebumen” yang berhasil mendapatkan Juara 3. Sementara Juara 2 yaitu Azhar Ridhanie dengan papers bertajuk “Rechtsvacuum Atas Sanksi Diskualifikasi Terhadap Laporan Penerimaan Dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Pemilu Tahun 2024 (Studi Kasus Penanganan Pelanggaran Administratif Pemilu Di Bawaslu Kabupaten Kapuas”, dan Juara I Muhammad Erfa Redhani dengan Papers bertajuk “Limitasi Kewenangan Bawaslu: Kajian Terhadap Penyelesaian Pelanggaran Administrasi Pemilu Setelah Penetapan Hasil Pemilu”. Sedangkan penyaji terbaik adalah Bramanda Sajiwo Santoso dengan papers bertajuk “Rekonsepsi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) Untuk Memitigasi Permasalahan Dalam Pengelolaan Administrasi Partai Politik Peserta Pemilu”.

Panitia memberikan hadiah berupa uang tunai kepada masing-masing juara. Dalam kesempatan itu, Hamidulloh Ibda secara simbolis diberikan penghargaan di atas panggung oleh Ketua Bawaslu Kalsel Aries Mardiono bersama para juara yang lain.

Awalnya, dari lomba karya tulis tersebut terdaftar 224 peserta dan hanya terpilih 43 penulis yang kemudian dipilih juara 1, 2 dan 3. Call For Papers dilaksanakan pendaftaran dan pengiriman makalah sejak 30 Juni-30 Juli 2024. Dari 224 peserta hanya terpilih 43 orang, yang kemudian diikutkan seminar dan lokakarya sejak 8-10 Agustus 2024 dan diambil juara pada setiap kelompok tema.

Dalam papersnya, Ibda menyoroti dua kabupaten di Jawa Tengah yaitu Grobogan dan Kebumen yang pada Pemilu 2024 terjadi pelanggaran administratif Pemilu. Menurut Wisudawan Doktor Terbaik Prodi S3 Dikdas FIPP UNY periode Mei 2024 tersebut, Bawaslu Jawa Tengah melaporkan 219 kasus pelanggaran Pemilu 2024. Data pelanggaran tertinggi adalah pelanggaran administratif sebanyak 110, 13 pelanggaran kode etik penyelanggara, dan 23 pelanggaran perundang-undangan. “Sesuai studi awal, memang hanya dua kabupaten itu yang tinggi. Kemudian saya kaji dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus mengacu Robert K. Yin yaitu studi kasus tunggal, terungkapkan bahwa telah terjadi pelanggaran administratif pemilu di Grobogan dan Kebumen,” kata Ibda.

Temuan riset yang dilakukan Wakil Rektor I INISNU Temanggung tersebut, mengungkap bahwa terdapat enam strategi yang dilakukan Bawaslu Grobogan dan Bawaslu Kebumen yang melibatkan lima unsur Pentahelix yaitu pemerintah, akademisi (kampus), komunitas/masyarakat, pengusaha dan media. “Yang paling tinggi perannya adalah pemerintah dan masyarakat. Jika dipersentase sebanyak 25%. Sedangkan yang paling rendah adalah pebisnis,” kata dosen yang mendapatkan enam penghargaan dalam ajang PD PGMI Award 2024 tersebut.

Dikatakan Ibda, bahwa di antara strategi yang dilakukan Bawaslu Grobogan dan Bawaslu Kebumen adalah membentuk Desa Pengawasan dan Desa Anti Politik Uang. “Dengan strategi yang tepat, model Pentahelix dapat menjadi solusi yang efektif dalam mencegah potensi pelanggaran administratif Pemilu dan memastikan proses pemilu yang jujur dan adil,” kata Ibda.

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kalsel Akhmad Mukhlis dalam sambutannya juga mengatakan bahwa kegiatan Call For Papers Seminar Nasional dan Lokakarya yang digelar Bawaslu Kalsel tersebut merupakan pertama kali di Indonesia. Semua karya yang sudah terkumpul dan telah direview oleh tim reviewer akan diterbitkan ke dalam buku ber-ISBN dan akan menjadi acuan penegakan hukum Pemilu di Indonesia. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeng Yah

    Jeng Yah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di tengah kepulan asap kretek yang menyatu dengan aroma masa, Gadis Kretek, sebuah karya Ratih Kumala, melukiskan narasi sejarah rokok di Indonesia. Terbit perdana pada tahun 2012, dan kini novel ini telah lahir versi filmnya. Hal ini tentu saja memberikan dimensi baru pada ceritanya yang telah melekat di hati pembaca. […]

  • PCNU - PATI

    Benturan NU- PKI

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Benturan NU-PKI 1948-1965” langsung ada rasa ketertarikan untuk segera membacanya. Namun pada akhirnya banyak rasa kekecewaan pada buku tersebut. Kekecewaan pertama yang muncul adalah buku tersebut hanya setebal 200-an halaman. Saya sebenarnya mengharapkan isi buku lebih tebal sehingga dapat saya baca lebih lama dari ‘menikmati secangkir kopi’. Bukan tanpa alasan, karena untuk peristiwa serumit itu […]

  • Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    GEMBONG-Setelah sekian lama vakum, IPNU/IPPNU Kecamatan Gembong akhirnya memiliki pengurus baru. Jumat (9/8) siang tadi telah diadakan Konferensi Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong. K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong sedang memberikan sambutan dalam Konferancab IPNU/IPPNU Gembong. Tampak pula beberapa ketua Ranting NU dan jajaran Muspika sebagai tamu undangan  Kegiatan yang berlangsung di aula gedung MWC-NU Gembong […]

  • Salut Komitmen Polres Berantas Pekat, Para Kyia Minta Tutup Karaoke Ilegal

    Salut Komitmen Polres Berantas Pekat, Para Kyia Minta Tutup Karaoke Ilegal

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    https://www.pcnupati.or.id/-  Polres Pati di bawah kepemimpinan AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.IK baru-baru ini melaksanakan berbagai kegiatan penertiban penyakit masyarakat. Sebagaimana dikabarkan Tribratanews.pati.jateng.polri.go.id. Tim Patroli gabungan dari Piket Fungsi dan Staf Polres Pati dengan Sandi Kebo Landoh melaksanakan Operasi Kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran Miras.  Dengan di Pimpin oleh Kasat Sabhara AKP Sugino, Tim Kebo Landoh […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sering saya lihat masjid digunakan sebagai tempat kegiatan – kegiatan ibadah seperti mauludan, isrro’ mi’roj dan sebagainya, dan biasanya setelah acara selesai orang – orang pada makan bersama di dalam masjid, apa itu tidak apa – apa (makan kok di dalam masjid) ? Wa’alaikum  salam Wr Wb. Masjid merupakan salah satu tempat […]

  • Generasi Horeg, Bikin Cemas Untuk Indonesia Emas

    Generasi Horeg, Bikin Cemas Untuk Indonesia Emas

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ditengah perkembangan teknologi yang berujung pada modernisasi, seharusnya jadi era yang baik bagi kehidupan suatu bangsa. Merespon perubahan yang kian pesat pun semestinya jadi momen perkembangan ke arah maju bagi negara. Hal tersebut, semestinya juga selaras dengan tujuan negara Indonesia menjadi Indonesia Emas di tahun 2025 mendatang. Menengok pergaulan remaja yang bahkan […]

expand_less