Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Moderasi Beragama sebagai Langkah Mengajarkan Cara Pandang Beragama dengan Santun

Moderasi Beragama sebagai Langkah Mengajarkan Cara Pandang Beragama dengan Santun

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
  • visibility 143
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan sosialisasi moderasi beragama, di Aula Bakorwil Jawa Tengah Pati, Senin (31/7/2023) kemarin. Pada kesempatan itu pihaknya mendatangkan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU), Mayadina Rohmi Musfiroh.

Hadir dalam kegiatan itu, ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari SMA maupun SMK di Pati. Agenda ini juga dalam rangka menyukseskan program Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. 

Mayadina mengatakan, moderasi beragama sebagai langkah dalam mengajarkan cara pandang dan sikap serta perilaku agar santun dalam beragama. Termasuk dalam memahami esensi ajaran agama.

“Kami harap melalui sosialisasi ini, para guru PAI yang hadir dapat memberi tauladan bagi para siswa dengan menerapkan nilai universal agama berupa kemanusiaan dan kesetaraan,” tutur dia.

Menurut dia, kemanusiaan dan kesetaraan perlu diejawantahkan melalui sejumlah sikap. Di antaranya sikap adil, berimbang, dan taat konstitusi. 

Ia menjelaskan, dalam menjalani moderasi beragama, konstitusi merupakan salah satu hal yang penting. 

Menurutnya moderasi beragama yang berlandaskan pada konstitusi atau perundangan akan menghilangkan kesan keras dalam beragama. 

“Itu menjadi salah satu cara menjaga ekspresi beragama. Sehingga beragama secara radikal tidak ada lagi,” ujar dia.

Sementara itu Ketua MUI Pati, Abdul Karim menuturkan, penyebaran radikalisme cenderung pada masa transisi siswa, yaitu dari SMA ke perguruan tinggi. Dengan itu, sosialisasi moderasi beragama perlu ditekankan pada jenjang SMA sederajat.

Berdasarkan data dari Badan Intelejen Negara (BIN), lanjut Karim, ada sebanyak 15 provinsi di Indonesia yang menjadi tempat pengembangan radikalisme. 

Dari 15 provinsi itu, dengan persentase 33 persen di jenjang SMA, dan 24 persen di perguruan tinggi.

Meskipun demikian, ia meyakini jika di Pati masih aman dari doktrin radikalisme tersebut.  

“Saat ini Kabupaten Pati memang belum. Namun masyarakat Pati yang dikenal multikultural, tidak menutup kemungkinan ada penyerapan,” tandas dia. (Angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    LAZISNU Cabang Pati, Selenggarakan LPJ

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Cabang  Lazisnu Pati menyelenggarakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban Semester Satu Tahun 2022 di Aula IPMAFA, Selasa (5/6). Selain kegiatan pelaporan keuangan, acara pagi ini diselipi dengan kegiatan Madrasah Amil. Kegiatan ini dihadiri oleh delegasi Lazisnu MWC NU se-Kabupaten Pati. Diantaranya ketua dan bendahara. Kegiatan yang mengambil tema Penguatan Profesionalisme Lazisnu Kabupaten Pati ini […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Dalam Tradisi Pesantren. Photo by Mufid Majnun on Usnplash.

    Perempuan dalam Tradisi Pesantren

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Tradisi pesantren selama ini yang kita kenal mempunyai kehidupan yang diwarnai dengan norma-norma ajaran Islam. Di mana ajaran Islam ini menekankan pada sikap patuh dan tawadlu’ kepada pengasuh pesantren (kiai). Seperti yang dijelaskan oleh Zamakhsyari Dhofir dalam bukunya, Tradisi Pesantren, sikap patuh dan tawadlu’ ini bisa terbentuk. Hal ini tidak lepas setiap harinya di lingkngan […]

  • PCNU-PATI Photo by Fadhila Nurhakim

    Malam yang Aneh

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Pukul sembilan malam aku keluar dari kamar hotel. Aku bergegas menuju kafe Sunny Story yang tak jauh dari alun-alun. Sesampainya di kafe, kucari tempat duduk di pojok yang agak sepi di halaman kafe. Hanya beberapa orang saja yang ada di situ, berpasang-pasangan, di mejanya masing-masing. Hanya aku yang sendirian. Jika […]

  • LDNU Pati Gelar Ngaji Budaya dengan Mengusung Tema Syiar Islam melalui Budaya Wayang

    LDNU Pati Gelar Ngaji Budaya dengan Mengusung Tema Syiar Islam melalui Budaya Wayang

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – NU Ranting Luboyo Wedarijaksa menggelar Ngaji Budaya dan Selawat dalam memperingati maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peringatan Hari Santri 2025, pada Sabtu (11/10/2025) malam. Kegiatan terselenggara berkat kerja sama dengan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pati. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, Pengurus MWC NU Wedarijaksa, serta warga NU Ranting Luboyo […]

  • LP Maarif Pati Menaruh Harapan Pada Peserta Porsema di Kebumen

    LP Maarif Pati Menaruh Harapan Pada Peserta Porsema di Kebumen

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Warta Maarif. Kamis, 28 Mei 2015 di halaman Kantor PCNU Pati telah berlangsung acara pemberangkatan peserta Porsema yang akan di adakan di Kebumen Jawa Tengah. Para Kontingen Porsema NU IX Olimpiade Sains & Ke-NU-AN OSK LP Maarif Se-Jawa Tengah. “Saya selaku ketua LP Maarif Pati menaruh harapan besar pada kalian semua, setidaknya kalian semua mampu […]

  • Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    Haul Tokoh NU, Empat Malam Pembacaan Manaqib Mbah Karim

    • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Para santri menyimak pembacaan manaqib KH. Muhammad Karim dari Gus Faiz Aminuddin, Sabtu (16/10) malam.  GEMBONG – Haul KH. Muhammad Karim ke-38 yang akan berlangsung minggu depan, telah bergema. Rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak Jumat (16/10) lalu.  “Sebelum agenda inti, tanggal 23 sampai 24 Oktober malam, ada rangkaian acara yang sudah kami mulai sejak […]

expand_less