Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Moderasi Beragama sebagai Langkah Mengajarkan Cara Pandang Beragama dengan Santun

Moderasi Beragama sebagai Langkah Mengajarkan Cara Pandang Beragama dengan Santun

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
  • visibility 407
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan sosialisasi moderasi beragama, di Aula Bakorwil Jawa Tengah Pati, Senin (31/7/2023) kemarin. Pada kesempatan itu pihaknya mendatangkan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU), Mayadina Rohmi Musfiroh.

Hadir dalam kegiatan itu, ratusan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari SMA maupun SMK di Pati. Agenda ini juga dalam rangka menyukseskan program Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. 

Mayadina mengatakan, moderasi beragama sebagai langkah dalam mengajarkan cara pandang dan sikap serta perilaku agar santun dalam beragama. Termasuk dalam memahami esensi ajaran agama.

“Kami harap melalui sosialisasi ini, para guru PAI yang hadir dapat memberi tauladan bagi para siswa dengan menerapkan nilai universal agama berupa kemanusiaan dan kesetaraan,” tutur dia.

Menurut dia, kemanusiaan dan kesetaraan perlu diejawantahkan melalui sejumlah sikap. Di antaranya sikap adil, berimbang, dan taat konstitusi. 

Ia menjelaskan, dalam menjalani moderasi beragama, konstitusi merupakan salah satu hal yang penting. 

Menurutnya moderasi beragama yang berlandaskan pada konstitusi atau perundangan akan menghilangkan kesan keras dalam beragama. 

“Itu menjadi salah satu cara menjaga ekspresi beragama. Sehingga beragama secara radikal tidak ada lagi,” ujar dia.

Sementara itu Ketua MUI Pati, Abdul Karim menuturkan, penyebaran radikalisme cenderung pada masa transisi siswa, yaitu dari SMA ke perguruan tinggi. Dengan itu, sosialisasi moderasi beragama perlu ditekankan pada jenjang SMA sederajat.

Berdasarkan data dari Badan Intelejen Negara (BIN), lanjut Karim, ada sebanyak 15 provinsi di Indonesia yang menjadi tempat pengembangan radikalisme. 

Dari 15 provinsi itu, dengan persentase 33 persen di jenjang SMA, dan 24 persen di perguruan tinggi.

Meskipun demikian, ia meyakini jika di Pati masih aman dari doktrin radikalisme tersebut.  

“Saat ini Kabupaten Pati memang belum. Namun masyarakat Pati yang dikenal multikultural, tidak menutup kemungkinan ada penyerapan,” tandas dia. (Angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

    Jama’ah Kolo-Kolo Rutin Bagi Takjil

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    GEMBONG – Para pemuda yang tergabung Jama’ah Kolo Kolo yang bermarkas di Jalan Raya Gembong-Bageng Km 1 Gembong membagikan takjil gratis pada Jumat (29/4) petang. Agenda ini, menurut Sawego, koordinator acara, merupakan agenda rutin yang digelar oleh jama’ahnya. Setiap Ramadhan, sedikitnya ratusan paket takjil berisi makanan ringan dan minuman disalurkan kepada para pengguna jalan yang […]

  • wts-jpg-2

    Uang dari Hasil WTS

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

       Halal atau tidakkah, seandainya kita diberi sesuatu (uang atau sejenisnya) dari hasil pekerjaan WTS tersebut ?   Jawaban :Tidak halal, karena hal yang diperoleh dengan jalan haram, maka akan tetap haram diserah terimakan.   Referensi : &  As-syarqôwi, vol. 2 hal. 457 &  Mau`idhot al-mu`minîn, vol. 2 hal. 365 &  Fath al-mu`în, hal. 54 […]

  • Pagar Nusa Boyong 46 Medali dalam Ajang Pati Open 2019

    Pagar Nusa Boyong 46 Medali dalam Ajang Pati Open 2019

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 602
    • 0Komentar

    PATI-Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa (PN) Kabupaten Pati kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini dalam ajang Pati Open Championship tingkat pelajar, PN berhasil menggondol 46 medali. Dari 46 medali tersebut diantaranya adalah 15 medali emas, 13 medali perak dan 18 medali perunggu. Semuanya diraih oleh para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Pati yang tergabung […]

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

  • Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Afif Imam Anshary terpilih menjadi ketua PAC GP Ansor Kec, Juwana. Pemilihan ketua baru ini dilaksanakan melalui Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) yang berlangsung sejak Ahad (4/8) pagi. Afif Imam Anshary menggantikan pemimpin lama, H. Muhammad Sutomo. Sebagaimana diberitakan NU Pati sebelumnya, PAC GP Ansor Kecamatan Juwana menggelar Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) pada Ahad […]

  • Mathali’ul Falah Raih 5 Mendali di MQK Nasional

    Mathali’ul Falah Raih 5 Mendali di MQK Nasional

    • calendar_month Jum, 8 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Pati. Musabaqah Ditjen Pendis Kemenag RI di Balekambang Jepara, 1-5/12 kemarin. Qiraatil Kutub (MQK) tingkat nasional ke-VI 2017 yang diselenggarakan oleh Perguruan Islam Mathaliul Falah Kajen-Margoyoso-Pati ikut berpartisipasi pada event tersebut dengan menyumbangkan lima mendali yang diraih oleh Juara 1 Balaghah Wustha ( Nadilla),Juara 2 Balaghah ‘Ulya ( Basmah Nafisah),Juara 2 Tarikh ‘Ulya ( Moh. […]

expand_less