Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU dan Modernisasi Bangsa

NU dan Modernisasi Bangsa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 461
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan terbebesar di Indonesia, bahkan menurut Gus Dur NU adalah sebuah organisasi terbesar di dunia. Sedangkan enurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban.

Karena karakteristik NU sebagai organisasi Islam tradisional adalah kemampuannya untuk menyerap dan berhubungan dengan perubahan masyarakat yang fleksibel dan memiliki ciri khas tersendiri,sehingga ajaran NU bisa diterima oleh semua elemen masyarakat. Dan hal ini berbeda 180 derajat dengan Islam modernis yang menunjukkan kekauan pemikiran, NU justeru sangat fleksibel dan moderat dalam menghadapi segala bentuk seluk-beluk di masyarakat.

Adapun modernisasi yang tercerabut dari tradisi tidak pernah menghasilkan modernitas dan demokratisasi yang dijalankan ekstrim meninggalkan tradisi yang tidak pernah melahirkan kultur dan nilai-nilai demokrasi.

Modernisasi dan demokrasisasi di lingkungan NU benar-benar mengakar kuat pada tradisi, sehingga perubahan yang dihasilkan juga sangay fundamental dalam mempengaruhi kehidupan bangsa secara nyata. Karena yang diubah bukan pada permukaannya semata, melainkan pada struktur dalamkehidupan masyarakat bangsanya.

NU dan Nasionalisme

NU secara nyata telah menjadi kekuatan nasionalisme dalam menerima modernitas dan menopang demokratisasi secara menyeluruh. Hal ini disebabkan, karena bangunan tradisinya sangat kokoh dan mengakar kuat pada sejarah panjang pemikiran Islam dan budaya masyarakat. Sedangkan pada ranah lain, pesantren NU selalu disebut sebagai pesantren salaf dan pemikiran NU juga mengikuti tradisi salafiyah, karena pemikiran NU selalu mengacu kepada pemikiran para ulama-ulama terdahulu. Misalnya ulama mazhab empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali).

Dengan bersandar kepada ulama dan tradisi pemikiran mazhab terdahulu, pemikiran NU bisa sangat fleksibel  dan tidak kaku. Dalam banyak hal, ulama mazhab dan ulama klasik seringkali mempunyai cara dan pandangan berbeda dalam memahami dan memutuskan status hukum suatu relaitas persolan hidup masyarakat.     

Dalam konteks ini, khazanah pemikiran ulama klasik tidak hanya memberikan spirit pada pola hidup egalitarian dan pembangunan masyarakat yang toleran,  tetapi juga bisa digunakan untuk menemukan kembali esensi pengalaman keberagamaan secara total yang melintasi batas kerangka legal-formalistik dan pendekatan monokultural terhadap realitas.

Selain itu, dalam tradisi pendidikan di pesantren, selalu diciptakan keseimbangan antara pelajaran fiqh (hukum Islam) dan tasawuf. Karena terlalu banyak mempelajari fiqh di pesantren di pesantren,tanpa diimbangi dengan kajian tasawuf, maka akan membuat seseorang menjadi kaku,keras, dan formalistik. Maka, khusus bulan Ramadan, kebanyakan pesantren NU biasanya mengajarkan kitab-kitab tasawuf atau Hadis tentang keutamaan berbuat kebajikan, dan tidak mengajarkan fiqh.

Sedangkan dalam hal strategi kebudayaan, NU berbeda dengan gerakan modernismeIslam yang puritan. Dan bagi NU, percampuran Islam dengan budaya lokal dianggap sebagai bagian dari kearifan tradisional yang justeru akan membuat agama  mempunyai akar yang kuat dalam kebudayaan masyarakat setempat. Oleh karena itu, spektrum NU sangatlah luas, sehingga dari berbagai  lini memiliki tugasnya masing-masing.

Dengan kata lain, NU dan pesantren selalu melakukan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang kian mencuat, tetapi juga masih memegang erat nilai-nilai filosofis di dalam pesantren. Seperti dalam maqolah Almuhafadatu alalqodimis sholih wal alhkdu bil jadidil ashlah (menjaga tradisi lama yang masih relevan dan mengadopsi tradisi baru sesuai dengan kebutuhan). Sehingga NU dan pesantren akan selalu eksis dan hidup di tengah-tengah hiruk-pikuk dan hingar-bingar di kehidupan yang selalu silih berganti dinamika kehidupan sosial-kemasyarakatan. Maka, dengan berpedom pada maqolah tersebut,  NU dan pesantren akan selalu fleksibel dan moderat dalam banyak hal.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Ngisom (baju hitam) saat menyampaikan materi seputar LTN di Gedung PCNU Kota Semarang

    Pimred NU Online Jateng Apresiasi LTN yang Aktif, Pati Masuk Daftar

    • calendar_month Kam, 14 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, menggelar FGD penangkalan Hoax, Kamis (14/7) siang ini. Forum diskusi ini diperuntukkab bagi pengurus Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) se-Jawa Tengah. Para peserta yang hadir dalam forum yang digelar di Gedung PCNU Kota Semarang tersebut mendapat pengarahan dari para pemantik. Salah satunya adalah M. Ngisom, Pimpinan […]

  • Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    JUWANA-Para pendekar se-Kabupaten Pati berkumpul di Juana. Pasalnya, perhelatan pencak silat khas NU, Pagar Nusa Kembali di Gelar. Kali ini Pagar Nusa Pati menggelar kompetisi pencak silat tingkat Kabupaten di SMA 1 Juana. Kategori yang dipertandingkan pun sangat beragam, mulai dari seni hingga sambung dilombakan dalam gelanggang. Tak kurang, sebanyak 300 pendekar mengikuti perhelatan ini. […]

  • PCNU PATI - Twibbonize PCNU Kemerdekaan. Photo by Zoraya Project by Unsplash.

    Twibbonize PCNU Kemerdekaan

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar
  • PCNU-PATI Photo by Artur Stanulevich

    Pak Bon

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Di perusahaan dimana saya pimpin. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayanan pendidikan dan jasa keagamaan yang selalu ramai dengan berbagai aneka macam kegiatan. Baik kegiatan sederhana atau pun yang formal dan non formal hampir setiap minggunya selalu ada. Ketika akan melaksanakan kegiatan tersebut tentu tak lain harus menggunakan jasa […]

  • NU – Pemkab Pati Mengadakan Sholat Istisqo’

    NU – Pemkab Pati Mengadakan Sholat Istisqo’

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pati membuat krisis air di Bumi Mina Tani semakin parah. Kecamatan Pati yang selama ini jarang terkena imbas kekeringan, tahun ini juga terkena dampaknya. Kondisi ini membuat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan Pemerintah Kabupaten Pati bersama warga Pati  melakukan sholat Istisqo’ di alun-alun Pati,Senin (9/11/205) kemarin. “Kami sangat prihatin dengan […]

  • Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(Lakpesdam) NU Pati telah meluncurkan Jurnal Khittahnya edisi II. Jurnal yang terbit satu tahun dua kali secara berkala pada edisi kali ini mengangkat Wiraswasta Strategi Kemandirian NU, melalui tema tersebut dengan harapan warga Nahdliyin akan bermandiri dalam hal ekonomi. “Untuk sementara ini Lakpesdam konsentrasi dalam kajian dan penelitian, sedangkan […]

expand_less