Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ma’arif NU Jateng Gelar Penguatan Moderasi Beragama

Ma’arif NU Jateng Gelar Penguatan Moderasi Beragama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Des 2022
  • visibility 451
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Semarang – Bertempat di Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bersama Kementerian Agama RI menggelar sosialisasi moderasi beragama, Sabtu (17/12/2022).

Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut digelar bersama mitra yaitu Kemenag RI. “Sisa kepengurusan kita tinggal enam bulan sampai Juni atau Juli 2023. Maka semua program harus dituntaskan sampai titik darah penghabisan, karena ini adalah amanat,” bebernya.

Dalam kegiatan itu hadir juga Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhamad Muzammil, Sekretaris Pokja Penguatan Moderasi Beragama Kemenag RI Dr. H. Imam Safe’i, M.Pd., jajaran pengurus LP. Ma’arif NU PWNU Jateng, dan peserta dari unsur Ketua LP. Ma’arif NU PCNU se Jawa Tengah.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhamad Muzammil dalam pengarahannya menyatakan bahwa LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah semakin menunjukkan kualitas dan kuantias berkhidmah dalam bidang pendidikan pada masyarakat di Jawa Tengah, baik di madrasah maupun sekolah.

Moderasi beragama ini adalah program pemerintah yang terus dilakukan. Karena ada kelompok kiri dan kelompok kanan untuk memengaruhi masyarakat kita untuk mengikuti mereka. Tujuannya jelas untuk mendominasi dan memengaruhi masyarakat di bidang pendidikan, politik, sosial, ekonomi bahkan ketahanan bangsa.

“Jika kelompok kiri yang liberal dan kelompok kanan yang radikal kuat, maka akan terjadi konflik. Jika kelompok kiri kuat, kelompok kanan tidak terima, maka sama-sama menjadi masalah. NU sebagai kelompok moderat harus menjadi solusi, karena akan menjadi saksi atas perbuatan manusia,” tegasnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa selain RMI, LP. Ma’arif adalah tulang punggungnya NU. Selain ilmu syariah, umat Islam harus juga belajar sains. “Dalam kehidupan sehari-hari, manusia butuh ilmu untuk menunjang misalnya teknologi, kedokteran, dan lainnya,” bebernya.

“Ini harus kita pelajari terus menerus sampai akhir hayat. Sebagai pendidik pun kita harus menjadi pembelajar sepanjang hayat,” harapnya. (*).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PT Sukun Santuni Ribuan Anak Yatim, Ketua PCNU Pati Berikan Apresiasi

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Sebanyak 1.000 anak yatim di Kabupaten Pati mendapat santunan dari PT Sukun, Selasa (4/4/2023) sore. Mereka diundang untuk menerima santunan di Gedung Haji Pati.  Diketahui, Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun diadakan di 10 kota/Kabupaten di Jawa Tengah. Seribu anak yatim di setiap kabupaten menerima santunan.  Pati merupakan Kabupaten kedelapan. Setelahnya, santunan bakal […]

  • Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    Cek Fakta! Video Viral Jemaah Salat Disodok Tongkat Bukan di Pati

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.309
    • 0Komentar

      PATI – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, menanggapi beredarnya video viral yang menunjukkan aksi tidak terpuji sekelompok anak-anak dan remaja saat pelaksanaan ibadah salat di masjid. ​Dalam video tersebut, tampak sejumlah remaja menyodok jemaah yang sedang bersujud menggunakan tongkat. Mirisnya, imam salat pun tak luput dari aksi jahil tersebut. ​Video […]

  • Isro’ Mi’roj Ala Fatayat NU Gembong, MWC : Jaga Kerukunan Umat Beragama

    Isro’ Mi’roj Ala Fatayat NU Gembong, MWC : Jaga Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Sen, 28 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Peringatan Isro’ Mi’roj dan Raker PAC Fatayat NU Gembong berlangsung sederhana . GEMBONG – PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong gelar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad sekaligus rapat kerja pada Senin (28/2) pagi.  Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung NU Gembong, Jalan Raya Gembong Colo km. 1, Gembong. Di lokasi tersebut, hadir pula ketua MWC NU Gembong, […]

  • Pelantikan Ranting  NU Sukobubuk Kec Margorejo

    Pelantikan Ranting NU Sukobubuk Kec Margorejo

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati secara resmi melantik Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Sukobubuk Kecamatan Margorejo, bertempat di Mushola An-Nasir Desa Sukobubuk, Ahad 5/6 kemarin. Pelantikan tersebut dilakukan agar kordinasi dari tingkat Ranting hingga Cabang akan terus terjalin. “Maka sejak tahun ini pengurus cabang akan datang ke ranting-ranting NU untuk memperbarui para pengurusnya,”ujar Ali […]

  • Pertemuan Alumni PKPNU Angkatan 1 Sekaligus Penyerahan Sertifikat

    Pertemuan Alumni PKPNU Angkatan 1 Sekaligus Penyerahan Sertifikat

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Kabar NU. Sabtu 6 Juni 2015, bertempat di Gedung PCNU Lt 3, telah berlangsung acara temu alumni Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama angkatan 1 (PKPNU).  Dalam acara tersebut di hadiri oleh Rois Syuriah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati Drs. Ali Munfaat, Mpd, dan Wakil Ketua Tanfdizyah Dr. Jamal Makmur  Asmani, […]

  • PCNU - PATI

    Guruku Orang Orang Dari Pesantren

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Guruku Orang-orang dari Pesantren menceritakan perjalanan hidup KH. Saifuddin Zuhri, mulai periode awal pendidikannya di sekitar akhir dekade 1920-an, sampai sekitar tahun 1955, ketika ia telah menjadi salah satu tokoh NU.  Buku ini dibagi menjadi 10 bab, yakni: “Di Ambang Pintu Pesantren”, “Madrasahku cuma Langgar”, “Tokoh-tokoh Pengabdi tanpa Pamrih”, Apresiasi terhadap Rasa Seni”, “Memasuki Persiapan […]

expand_less