Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Semua akan NU pada Waktunya

Semua akan NU pada Waktunya

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 15 Des 2022
  • visibility 505
  • comment 0 komentar

Oleh : Maulana Karim Sholikhin*

Dulu, dulu sekali, diceritakan bahwa Imam Syafi’i sudah mengajar di Masjidil Haram sebelum usianya genap 12 tahun. Santrinya bukan anak-anak yang masih belajar a-ba-ta, melainkan para syaikh, pemuka agama. Bukan main!

Al kisah, di suatu hari di Bulan Ramadhan, Imam Syafi’i mengajar sejak pagi sampai siang bolong. Saat mencapai tengah hari, beliau tak tahan lagi dengan terik yang menghantam kepala dan dahaga yang mengoyak tenggorokan. Hingga di sela pengajaran, sang syaikh pun permisi sejenak memulihkan energi.

Tapi siapa sangka, Seorang imam, syaikh muda berkharisma, ternyata dengan sengaja minum air, padahal bulan puasa. Seger bener!. Sontak, santri yang memergokinya pun kaget setengah mati dan memberanikan diri untuk tabayun kepada Sang Guru.

“Lhoh, njenengan kok mokel (buka sebelum waktunya-red), kanjeng syaikh?,” tanya si Murid.

Di hati santri tersebut barang kali ada rasa kecewa. Seorang yang ia anggap sebagai guru, murabbi ruh, ternyata melanggar kewajiban, rukun Islam, lagi. Sungguh terlalu. Namun tak diduga, Imam Syafi’i justru memberikan jawaban yang sangat cool.

“Sek, sek… menurut yang panjenengan pelajari, batas baligh itu berapa tahun?,” tanya Imam Syafi’i.

“Maaf, 14 tahun atau sudah mimpi anu, kanjeng syaikh, mohon koreksi jika saya salah.”

“Lha, ya. Wong saya belum pernah mencapai keduanya, kok. Berarti saya belum baligh. Kalau saya mokel, itu tidak termasuk melanggar perintah Allah,” jawab Imam Syafi’i. Semua santri pun lega.

***

Jaman 4.0 ini, kerap kita temui, orang-orang yang belum banyak tau tapi suka tuding-tudingan. Jujur saja, NU lah yang sering jadi sasaran, mulai kasus tahlilal, maulidan, manaqiban hingga soal prinsip bernegara.

Sebagai orang NU, penulis cukup dongkol. Bagaimana tidak? Mereka dengan seenaknya menuduh Nahdliyyin sebagai ahlul bidngah, kafir, musyrik dan lain sebagainya. Andaikan mereka mau meneladani santrinya Imam Syafi’i tadi, penulis cukup yakin, semua akan NU pada waktunya.

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Kematian Menjadi Impian

    Jika Kematian Menjadi Impian

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid Memakmurkan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.591
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Saya dulu sempat jengkel karena mau salat, tapi masjid digembok. Hal itulah yang melatarbelakangi saya menulis Ketika Masjid Digembok pada Alif.id terbit Kamis 17 Mei 2018. Pada 9 Juni 2018, sebenarnya saya juga sudah nulis di Islami.co berjudul Saatnya Masjid Memakmurkan Masyarakat. Pada tulisan kali ini bukan mengulang, tapi mencoba mengulik dari […]

  • MAN 1 Pati memperoleh Predikat *Sekolah / Madrasah Teraktif Literasi 2024*

    MAN 1 Pati memperoleh Predikat *Sekolah / Madrasah Teraktif Literasi 2024*

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam ajang Festival Literasi tingkat Kabupaten Pati tahun 2024, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati memperoleh predikat sebagai Sekolah/ Madrasah  teraktif Literasi. Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan dari Pemerintah Daerah Kab Pati di Pendopo Kantor Bupati Pati pada Sabtu, (4/1/2025). Dalam ajang yang diikuti hampir seluruh sekolah madrasah  di Pati tersebut, MAN 1 Pati […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 761
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

  • Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pemerintah  Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, telah meresmikan Museum Batik, pada Minggu 9 Oktober 2022, malam.  Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo mengatakan, pembuatan museum batik ini sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya batik tulis Bakaran sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2021 lalu. Maka salah satu cara Pemdes setempat untuk terus […]

  • JIHAD ONLINE WAJIB

    JIHAD ONLINE WAJIB

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.420
    • 0Komentar

      Santri tidak hanya mendalami agama, tapi juga harus mampu menyebarluaskan ilmu agama kepada masyarakat luas. Salah satu sarananya adalah melalui media online. Jamal Ma’mur Asmani dalam Talskhow “Santri Siap Menghadapi Era Digital” yang diadakan Pondok Pesantren Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Wonokerto Pasucen Trangkil Pati pada senin, 27 Oktober 2025, menjelaskan bahwa santri […]

expand_less