Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU Gabus Galakkan Peran Lazisnu

NU Gabus Galakkan Peran Lazisnu

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
  • visibility 149
  • comment 0 komentar

GABUS – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan zakat, infaq dan shodaqoh, Lazisnu MWC NU Kecamatan Gabus menggelar Pelatihan Amil Zakat dan Sosialisasi Program Lazisnu, Minggu (24/4) pagi tadi.

Kegiatan yang dilangsungkan di Balaidesa Tanjunganom tersebut, dihadiri langsung oleh Wakil Katib Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, KH. Abdur Rohman dan K. Yusuf Hasyim. Selain itu, Ketua Lazisnu Pati, KH. Niam Sutaman juga turun tangan memaparkan materi kepada peserta pelatihan.

Dari pihak MWC, para petinggi NU setempat juga bersemangat akan hasil dari kegiatan ini. Terbukti, jajaran Syuriyah MWC NU Gabus rawuh langsung dalam pelatihan itu, yakni KH. Haizun Niam dan KH. Syaifullah, yang menjabat sebagai Syuriyah dan Katib.

Saat ditemui reporter pcnupati.or.id, Moh. Shopi’i menegaskan bahwa tujuan utama daribpelatihan tersebut adalah untuk memberikan pemahaman tentang amil zakat, meliputi pengertian, pengangkatan serta hak dan kewajiban amil zakat.

Ke depan, Shopi’i berharap, terbentuknya amil zakat di masing-masing masjid dan mushola di Kecamatan Gabus yang bernaung di bawah Lazisnu.

“Itu rencana kami, dan mudah-mudahan tercapai,” harapnya.

Ia juga menekankan kepada para pengurus Lazisnu dan juga ketua-ketua Ranting di daerahnya untuk benar-benar serius dalam mengelola titipan ummat tersebut.

“Terlebih mendekati pelaksanaan zakat fitrah, pelatihan ini sangat penting karena memberikan pemahaman mendalam kepada peserta,” lanjutnya.

Sementara K. Yusuf Hasyim, mendorong munculnya kesadaran kepada para pengurus NU dan Lazisnu yang ada di daerah Gabus untuk memahami betul peranan dan tugas NU. Ia membeberkan panjang lebar mengenai peran vital NU bagi masyarakat.

Dua Fungsi NU

PCNU menyebut bahwa Nahdlatul Ulama didirikan dengan 2 fungsi, yaitu sebagai Jam’iyyah Diniyah Al Islamiyyah dan Jam’iyyah Al Ijtimaiyyah.

Fungsi pertama adalah untuk melestarikan ajaran Ahlussunah wal Jama’ah dan amaliyah Nahdliyah. Sedangkan fungsi kedua, NU bertugas dalam urusan sosial kemasyarakatan.

“Kaitannya dengan bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” terang K. Yusuf.

Oleh karena itu, lanjut dia, Lazisnu dibentuk, salah satunya adalah untuk mensejahterakan warga NU dan melaksanakan tugas sosial kemasyarakatan Jam’iyyah NU khususnya melalui gerakan Koin NU.

“Konsep kita, dari ummat, oleh ummat dan untuk ummat,” jelas dia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habib Luthfi: Bagaimana Cara Berterima Kasih kepada Nabi?

    Habib Luthfi: Bagaimana Cara Berterima Kasih kepada Nabi?

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    PCNU Kab. Pati Karanganyar, NU Online Menyelenggarakan acara maulid nabi sejatinya tidak hanya sekedar perayaan semata, akan tetapi lebih dari itu, terdapat beberapa hikmah di dalamnya. Hikmah pertama, sebagai wujud terima kasih kita kepada Nabi.  “Kalau Ibu Kartini yang jasanya besar bagi bangsa ini, diagungkan dengan menyanyikan Ibu kita Kartini putri sejati, lalu bagaimana ungkapan […]

  • Masa Pandemi, Lazisnu Penambuhan Tetap Gerakkan Kegiatan Sosial

    Masa Pandemi, Lazisnu Penambuhan Tetap Gerakkan Kegiatan Sosial

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Masa pandemi tidak menghalangi Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS) Lazisnu Ranting Penambuhan, Kecamatan Margorejo untuk terus melakukan kegiatan sosial. Bekerja sama dengan warga sekitar dan jama’ah sholawat Nurussalam, Upzis-LAZISNU Penambuhan menyantuni 14 anak yatim di desa setempat.  Pengurus Ranting NU Desa Penambuhan, Margorejo dan Pengurus Upzis-LAZISNU Desa Prnambuhan melakukan foto bersama usai santuni […]

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • Sri Murwati Nakhodai Pemudi NU Trangkil

    Sri Murwati Nakhodai Pemudi NU Trangkil

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Trangkil, Pati resmi dilantik Jumat (20/9) siang. Dalam kesempatan tersebut, ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah, S.Ag., M.Pd.I. hadir secara langsung untuk melantik Sri Murwati dan kawan-kawan. Proses serah-terima jabatan dari Asmonah (Ketua PC Fatayat NU Pati) (depan-tengah) kepada Sri Murwati (ketua PAC Fatayat NU Trangkil) (depan-kiri) Sebelumnya, […]

  • Cetak Wirausahawan Baru, PC Fatayat Gelar Pelatihan Pengolahan Bandeng

    Cetak Wirausahawan Baru, PC Fatayat Gelar Pelatihan Pengolahan Bandeng

    • calendar_month Rab, 28 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    PATI – PC Fatayat NU Kabupaten Pati menyelenggarakan pelatihan untuk mensukseskan program tenaga kerja mandiri dari Kementrian Tenaga Kerja yang berlangsung selama tiga hari (26-28/10/2020) di kantor PCNU Kabupaten Pati. Rabu, (28/10/2020) Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pati Asmonah Yusuf, M.Pd menyampaikan, pelatihan yang diselenggarakan merupakan pembekalan penciptaan wirausaha baru melalui usaha olahan bahan makanan dari […]

  • PCNU-PATI Photo by frolicsomepl

    Menjadi Kaya seperti Tuhan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Amou Hajj, pria asal Iran yang memegang gelar juara dunia sebagai manusia terkotor akhirnya meninggal dunia pada 23 Oktober lalu. Pria renta ini disinyalir sudah 60 tahun tidak mandi, sebab ia haqqul yakin bahwa jika dia mandi, maka akan mati.  Tak hanya absen mandi selama enam dekade, kebiasaan hidup Amou Hajj […]

expand_less