Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sri Murwati Nakhodai Pemudi NU Trangkil

Sri Murwati Nakhodai Pemudi NU Trangkil

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
  • visibility 565
  • comment 0 komentar

TRANGKIL-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Trangkil, Pati resmi dilantik Jumat (20/9) siang. Dalam kesempatan tersebut, ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah, S.Ag., M.Pd.I. hadir secara langsung untuk melantik Sri Murwati dan kawan-kawan.

Proses serah-terima jabatan dari Asmonah (Ketua PC Fatayat NU Pati) (depan-tengah) kepada Sri Murwati (ketua PAC Fatayat NU Trangkil) (depan-kiri)

Sebelumnya, melalui konferensi PAC Fatayat NU Trangkil yang diselenggarakan di Desa Ketanen, 28 Juni 2019 lalu, Sri Murwati didapuk untuk menggantikan Hj. Khosiyah untuk memimpin Fatayat. Dalam pidatonya kala itu, Sri Murwati bersama dengan Siti Aminah, sekretaris terpilih bertekad untuk segera melengkapi kepengurusan. Setelah rencana ini terwujud kurang dari dua minggu, para pengurus baru tersebut kembali memutar otak untuk membuat program kerja.

Al hasil, pembentukan Pengurus Ranting Fatayat menjadi bidikan Utama Sri Murwati. Hal ini sangat berdasar mengingat minimnya pengurus Fatayat di tingkay desa (ranting).

“Dalam waktu dekat, kami akan membuat pengurus-pengurus ranting. Setelah semua jadi, segera kita diskusikan langkah saelanjuntnya untuk memajukan Fatayat Kecamatan Trangkil.” ungkapnya.

Hadir pula dalam keaempatan tersebut beberapa elemen penting. Diantaranya, Pimpinan MWC NU Trangkil, Muspika dan beberapa pimpinan Banom NU juga tampak duduk di barisan paling depan.

Sementara itu, Pengurus Cabang Fatayat NU yang mengadiri acara teraebut juga menyampaikan beberapa hal. Melalui sambutannya, Asmonah, S.Ag., M.Pd. meminta kepada para pemangku kebijakan di tingkat kecamatan dan juga para pengurus MWC dan Muslimat untuk turut serta mamberikan bimbingan kepada para kader wanita NU yang baru saja dilantik tersebut.

“Mumpung ada bapak-bapak MWC dan Muspika serta ibu-ibu Muslimat, saya titip PAC Fatayat NU Trangkil untuk di pantau dan diarahkan” tuntas Asmonah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 580
    • 0Komentar

    Sebuah kisah nyata yang dapat kita ambil hikmahnya datang dari seorang kyai Arwani (alm. Allahummaghfirullah).Beliau merupakan sosok kyai kharismatik yang terkenal dengan hafalan Qur’annya. Pesantren yang diasuhnya adalah Yanbuul Qur’an di Kudus, merupakan salah satu pesantren yang menjadi kiblat para hafidz dan hafidzah di Indonesia. Suatu hari, beliau bepergian bersama santrinya. Ketika beliau sampai di […]

  • PCNU-PATI

    MWCNU Trangkil Bakal Gelar Bazar, Berikut Jadwal dan Lokasinya

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil bakal menggelar bazar menjelang bulan suci Ramadhan. Manajer Bazar, Ahmad Mufid menyampakan kegiatan diprakarsai oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Trangkil bekerja sama dengan PAC Fatayat NU Trangkil. “Kegiatan ini sebagai langkah awal memfasilitasi dan memasarkan produk dari anggota, serta sarana memperoleh dana pemasukan […]

  • Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

    Malam Nishfu Sya’ban, PCNU : Ikuti Aturan Pemerintah dan NU

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati PATI-Sya’ban merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam islam. Banyak diantara kaum muslimin yang mengisinya dengan kegiatan positif, seperti puasa, saling berma’afan serta meningkatkan intensitas ibadah. Warga NU biasa mengisi Bulan Sya’ban dengan puasa pada pertengahan bulan luhur ini. Malam 15 Sya’ban atau sering disebut Malam Nishfu Sya’ban (setengah […]

  • PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

    PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati (kiri) berpose dengan ketua PC Lazisnu usai acara Rakercab PC Lazisnu Pati PATI – PC Lazisnu Pati adakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Room Meeting Hotel Safin. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (1/2) lalu.  Dalam Rakercab tersebut, NU Care Lazinu Kabupaten Pati mantab mengusung tema ‘Menuju Lazisnu Pati MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, […]

  • Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    Ulama’ Umaro’ Kab. Pati Gelar Istighotsah Bersama

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 625
    • 0Komentar

    PATI-Pemerintah Kabupaten Pati bersama PCNU Pati secara rutin menggelar istighotsah bersama. Haryanto, Bupati Pati menegaskan bahwa kegiatan ini telah berjalan sejak ia pertama kali menjabat sebagai Bupati Pati. Perlu diketahui, bahwa periode ini merupakan periode ke dua kepemimpinannya. Malam tadi, Jumat (1/11), istighotsah bersama ini kembali digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Tujuannya cukup jelas, yakni […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.387
    • 0Komentar

      Semarang – Disertasi Fakhruddin Karmani menegaskan bahwa Islam Nusantara merupakan model keberagamaan yang relevan bagi Indonesia sebagai bangsa multikultural. Dalam pendahuluannya dijelaskan bahwa Islam Nusantara menekankan toleransi, komunikasi terbuka, serta penghormatan terhadap perbedaan sebagai kekuatan penyatu dalam bingkai NKRI. Nilai-nilai utama seperti tasāmuh (toleransi), musāwah (egaliter), insāniyyah (humanis), dimūqrāṭiyyah (demokratis), dan waṭaniyyah (nasionalis) menjadi […]

expand_less