Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Istighotsah Ma’arif Jateng, Bib Umar : Kalau Allah Turun Tangan, Covid Sirna

Istighotsah Ma’arif Jateng, Bib Umar : Kalau Allah Turun Tangan, Covid Sirna

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
  • visibility 333
  • comment 0 komentar
Ruang meeting zoom Istighotsah Ma’arif NU Jateng bersama Habib Umar Muthohhar. In frame, R. Andi Irawan, ketua LP Ma’arif NU Jateng saat memberikan sambutan

SEMARANG-Dalam rangka berikhtiar memohon keselamatan bangsa dari wabah covid-19, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar istighosah secara virtual, Sabtu (17/7). Kegiatan yang dirangkai dalam bentuk Istighosah LP Ma’arif NU untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah Covid-19 ini diikuti ratusan peserta dari unsur pengurus Ma’arif, Kepala Madrasah dan Sekolah, siswa dan siswi Ma’arif NU, dan kader IPNU-IPPNU se Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan menegaskan bahwa kegiatan itu dilaksanakan sebagai ikhtiar memohon keselamatan pada Allah Swt atas wabah yang sudah berlangsung selama satu tahun setengah tersebut.

“Pada kesempatan ini kita berdoa untuk keselamatan bangsa dari wabah Covid-19 yang sangat terasa berdampak bagi dunia pendidikan. Kita doa bersama semoga para santri dan anak didik kita di Ma`arif supaya tetap tenang dan senantiasa diberi kemudahan dalam proses pembelajaran di kelas melalui daring,” bebernya. 

Saya ucapakan terima kasih, lanjutnya, untuk pengurus LP Ma`arif Jateng sudah hadir melalui Zoom, semoga doa kita semua mustajab. “Khusus pada kesempatan ini kita minta kepada Habib Umar Muthohar untuk memberikan pengarahan dan amalan-amalan yang menjadikan kita semua tenang dan tabah dan tetap beraktivitas dalam keseharian,” harapnya.

Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Dr. KH. Mahsun Mahfud dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa istighosah adalah tradisi Ahlussunah Waljamaah dan istighosah digelar manakala ada persoalan yang akal manusia tidak bisa menyelesaikan seperti yang terjadi saat ini. 

“Maka sebagai bagian ikhtiar adalah dengan istighosah menyerahkan segalanya kepada Allah SWT. Saya mendukung dan merasa bangga kepada LP Ma`arif NU mengadakan istighosah dalam rangka meminta kepada Alloh agar Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT,” lanjutnya.

Pandemi ini, menurutnya, tidak cukup selesai dengan penyelesaian dengan cangih dan lengkapnya alat kesehatan, tetapi ini adalah peringatan dari Allah SWT, melalui pandemi ini. “Oleh karena itu melalui istighosah ini mari kita serahkan ini kepada Alloh SWT agar mengangkat makhluknya yang kita sebut Covid-19 ini dengan cara-Nya, sehingga pandemi ini segera berakhir,” lanjutnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan istighosan yang dipimpin Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ahmad Sya’roni. Acara ini selain digelar melalui Zoom, disiarkan pula lewat Youtube Maarif NU Jateng. Usai istighosah, dilanjutkan doa yang dipimpin Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh. Usai doa dilanjutkan tausiyah dari Habib Umar Muthohar.

Dalam tausyiahnya, Habib Umar Mutohar menjelaskan bahwa Istighosah itu melibatkan Allah dalam urusan kita. Kalau Allah turun tangan, covid akan selesai. Apapun istilah istilah, apa corona, copad, covid, akan sirna,” tegasnya.

Pada kenyataannya covid itu ada dan membawa dampak besar pada kehidupan dunia. “Namun Allah lah yang mengatur. Maka ketika kita istighosah, kita mengundang keterlibatan Allah Swt, dan kalau Allah sudah terlibat, maka yakin covid akan selesai dan selesainya ini tanpa ekses. Karena apa saja yang menimpa kita ini adalah semua karena Allah,” lanjutnya.

Saya bukan ahli kesehatan, kata beliau, namun teorinya begini, kalau orang jembar, padang, maka imun kita kuat. “Keyakinan kita ini harus meningkatkan imun yang diimbangi dengan ikhtiar kita dengan memakai masker dan menuruti fatwanya orang ahli kesehatan,” papar beliau.

Pihaknya mengimbau agar dapat yakin, ridha dan santai. “Ikhtiar harus dilakukan, karena itu diwajibkan Allah SWT. Kita harus membuang berita-berita yang tidak enak di media. Kita konsumsi saja yang enak-anak agar imun kita meningkat,” ajak beliau. 

Dalam kesempatan itu, hadir pula secara luring Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh, pengurus Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Ketua PW IPNU Jawa Tengah dan tamu undangan yang terbatas.(Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jateng Ajak Gelorakan Pendidikan Damai Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menggelar kegiatan Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (1/10/2025). Dalam laporannya, Ketua FKPT Jawa Tengah Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan bahwa kekerasan tidak bisa dilawan dan diselesaikan melalui kekerasan. “Beberapa waktu lalu, kita dihadapkan dengan […]

  • Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    Jakenan Bentuk Panitia Hari Santri 2019

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    JAKENAN – Komponen masyarakat di kecamatan Jakenan, Kamis (26/9/2019) pagi membentuk panitia peringatan Hari Santri Nasional 2019. Dengan prakarsa MWCNU Kecamatan Jakenan, pertemuan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Jakenan itu akhirnya berhasil menyusun kepanitian Hari Santri 2019 yang terdiri atas berbagai komponen di Jakenan. Rais dan Ketua MWCNU Jakenan bersama Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, […]

  • Ketua PCNU Dukung Agenda Pengesahan Pelatih Pagar Nusa

    Ketua PCNU Dukung Agenda Pengesahan Pelatih Pagar Nusa

    • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    WINONG-Silaturrahim merupakan salah satu kebiasaan yang identik dengan umat islam khususnya warga NU. Tak terkecuali, para pendekar Pagar Nusa (PN) Pati yang selalu membudayakan kunjungan. Rabu (11/9) malam, rombongan Pengurus Cabang PN mengunjungi kediaman ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim, M.S.i. di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Rombongan yang dipimpin langsung oleh ketua Pagar Nusa pati, […]

  • PCNU-PATI

    NU Peduli Pati Distribusikan Nasi Bungkus untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Pati mendirikan dapur umum di halaman kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat. Dapur umum itu didirikan sejak 1 Januari 2023 kemarin untuk menyuplai makanan bagi warga yang terdampak banjir. Sebagaimana diketahui, baru-baru ini sejumlah wilayah di Kabupaten Pati tegenang banjir akibat guyuran hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir. […]

  • PCNU-PATI Photo by NEOM

    Menjadi Dewasa

    • calendar_month Jum, 8 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Saat saya tengah membersihkan rumah, tiba-tiba ada suara dari batin yang membisikkan sesuatu. Sesuatu yang membuat perasaan saya tak nyaman dan mudah tersentuh. Barangkali saya lah yang memang terlalu perasa atau mengkhawatirkan sesuatu secara berlebih. Istilah populer mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Dimana dalam menjalani kehidupan ini mereka selalu membutuhkan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Sayman & Kartinah. Photo by Mayur Deshpande on Unsplash.

    Sayman & Kartinah

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sudah lama terlintas di kepala saya, dengan polah pilah kehidupan teman satu komplek di perumahan. Saat bulan April tiba selalu ada saja yang diributkan. Baik tentang penampilan dengan Kebaya terbaru, desain unik dan ciamuk, serta tusuk konde, mengunakan model pipih atau lonjong, dengan pahan logam, atau perak bercampur dengan emas tembaga. Kartina selalu saja ribet […]

expand_less