Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
  • visibility 353
  • comment 0 komentar

 

Ketua MWC NU Kayen, Aris Sutopo (kiri) didampingi Camat dan Kapolsek setempat

JAKENAN – MWCNU Jakenan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gelar manakiban dan doa bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021, Kamis malam (21/10).

Acara yang dilangsungkan di  di Pendopo Kantor Kecamatan Jakenan, mulai pukul 19.30 WIB dihadiri oleh jajaran pengurus NU Kecamatan Jakenan dan unsur lengkap dari Forkopimcam yang meliputi Camat Jakenan, Aglis Mulyana, SH, Kapolsek Jakenan, Iptu. Suwarno, SH., dan Komandan Koramil Jakenan, Kapten Czi. Sutono. Turut hadir juga Ketua KUA Kecamatan Jakenan. 

Dari jajaran pengurus NU Jakenan tampak hadir Rois Syuriah, KH. Ahmad Suja’i, Ketua Tanfidziyah, Aris Sutopo, S.Pd., MM, Pimpinan Banom NU yang ada di Jakenan, serta jajaran pengurus lainnya.

Pelaksanaan peringatan Hari Santri Tahun 2021 di Kecamatan Jakenan, terpaksa dilaksanakan dalam suasana keprihatinan. Hal ini terkait dengan masih berlangsungnya pandemi akinat Covid-19. Demikian disampaikan oleh Aris Sutopo, S.Pd., MM, Ketua Tanfidziyah MWCNU Jakenan dalam sambutannya.

Untuk itu, jajaran pengurus MWCNU berkordinasi dengan Forkopimcam terkait acara yang dapat digelar.

“Alhamdulillah Pak Camat memberikan izin, bahkan memfasilitasi dengan menyediakan Pendopo Kecamatan sebagai tempat acara,” ungkap Aris Sutopo. “Meski harus dilaksanakan secara sederhana”, tambahnya.

Senada, Camat Jakenan juga mengungkapkan keprihatinannya akan penyelenggaraan peringatan Hari Santri yang mesti dilakukan secara sederhana, bahkan untuk yang kedua kalinya. Kesemua ini memang dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman.

Harapannya, dengan penyelenggaraan yang sederhana dan doa yang tulus dari para ulama dan santri, kecamatan Jakenan dan Indonesia pada umumnya akan cepat kembali normal.

Adapun pembacaan Manakib Syeh Abdul Qodir Jaelani dipimpin oleh K. Mubasyir, Mustasyar MWCNU yang juga mantan Rois MWCNU Kec. Jakenan.

Ketua Panitia Hari Santri Kecamatan Jakenan Tahun 2021, Sholihin, S,Pd.I mengungkapkan kepada NU Pati selepas acara, MWCNU Kecamatan Jakenan sengaja berkoordinasi dengan pihak Forkopimcam terkait perayaan Hari Santri. “Dengan situasi pendemi seperti ini, sebagai santri kita harus tetap mengikuti aturan dan kebijakan pemerintah, termasuk dalam melakukan perayaan hari kita, Hari Santri”, ungkap Sholihin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MWCNU Jakenan ini. (Mun/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 September Habib Syech Hadir di Alun-Alun Pati

    3 September Habib Syech Hadir di Alun-Alun Pati

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    PATI – Selasa, 3 September 2019 mendatang, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf akan hadir di alun-alun Pati untuk memimpin acara Pati Bersholawat 1441 H. Kepastian kehadiran Habib kondang asal Surakarta ini disampaikan oleh Bupati Pati, H. Haryanto, SH, MM, M.Si, saat memberikan sambutan dalam acara Istighosah Ulama dan Umara se-Kabupaten Pati, Kamis (22/08) malam di Pendopo […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.993
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – NU Care-LAZISNU Pati mengadakan kegiatan khitan massal, bertempat di Hotel Safin Pati, Ahad (26/10/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari program pilar NU-Care Sehat. Sejumlah anak mengikuti program ini dengan antusias. Ketua LAZISNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial pihaknya terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak […]

  • Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    Rayakan HUT ke-4, Paguyuban Sopir Pati Gelar Dialog Interaktif

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.732
    • 0Komentar

      ​Pcnupati.or.id – Paguyuban Sopir Pati (PSP) memeriahkan hari jadinya yang ke-4 dengan semangat kebersamaan. Perayaan tahun ini dikemas secara edukatif melalui Dialog Interaktif bertajuk “Melakukan Sebuah Kebaikan, Dilakukan Oleh Siapa Saja” yang digelar di Yutaka Farm, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Sabtu (27/12/2025) sore. ​Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum penting bagi para pengemudi […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • fff-png-2

    Bekerja Menjadi WTS

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

      1.       Dizaman sekarang ini banyak sekali yang namanya WTS (wanita tuna susila), diantara alasan wts-wts tersebut adalah  bekerja sebagai WTS guna menghidupi kebutuhan hidup dirinya dan juga keluarganya.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukum menjadi WTS dengan alasan diatas, dan bagaimana jika karena menuruti hawa nafsu ?   Jawaban :Menjadi WTS sudah jelas hukumnya […]

expand_less