Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bentuk Pelajar Cerdas dan Kritis, PAC IPNU IPPNU Trangkil Adakan Upgrading

Bentuk Pelajar Cerdas dan Kritis, PAC IPNU IPPNU Trangkil Adakan Upgrading

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 29 Jan 2022
  • visibility 354
  • comment 0 komentar

 

TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil sukses menggelar kegiatan Upgrading pada Kamis malam (27/1/22). Agenda ini dilangsungkan di Perpustakaan PAC IPNU PPNU Kecamatan Trangkil, Kertomulyo, Trangkil.

Upgrading kali ini mengangkat tema ‘Menuju Pelajar Cerdas dan Kritis’. Muhammmad Akhlis Novtian, mewakili ketua PAC IPNU Trangkil, menuturkan bahwa pencetusan tema tersebut didasari oleh keinginan PAC Trangkil dalam mencetak kader yang berwawasan luas, dalam artian cerdas serta mampu bersikap kritis dalam mengmabil keputusan yang akan dijalankan nanti.

“Dengan diadakannya Upgrading, saya berharap bisa membawa PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil lebih berkembang lagi dengan pola pikir yang cerdas serta kritis dalam membuat keputusan yang dijalankannya nanti,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diisi dengan sharing pengalaman dan diskusi bersama senior.

“Saya cuma berpesan kepada PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil agar selalu rendah hati dan tetep semangat untuk membawa PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil ora sepele,” ucap Melisa Yusrina, selaku senior PAC IPPNU Trangkil.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Ahwani, selaku ketua majlis alumni PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil juga berharap agar nantinya para anggota PAC IPNU IPPNU Kecamatan Trangkil menjadi orang cerdas dan kritis.

“Upgrading kali ini harus dibarengi dengan adanya kesinambungan dan pertambahan secara kualitas maupun kuantitas. Dalam konteks ini, saya berharap kualitas pemikiran rekan rekanita dapat diupgrade ke level cerdas dan kritis,” terang dia.

Dalam diskusi kali ini, Emir Syahrial, selaku pemantik diskusi, juga memaparkan bahwa kunci adanya pemikiran cerdas dan kritis bagi kalangan pelajar saat ini adalah adanya pemantik isu dan konsistensi yang dapat memunculkan gagasan-gagasan yang sekiranya bisa dianggap kritis.

“Disini, dalam berpikir kritis hanya diperlukan dua hal, yaitu adanya pemantik dan konsistensi yang ditunjang dengan gagasan-gagasan atau ide-ide dalam berpendapat. Kunci sebenarnya kritis ialah adanya kemerdekaan dalam berpendapat,” tuturnya.

Selain itu, Muhammad Salman, selaku pemateri diskusi berpesan agar selalu melihat fakta dan realita yang ada dan selalu mengubah pendekatan yang ada dengan berpikiran kritis.

“Kritis merupakan suatu pemikiran naik kelas dimana si pemikirnya akan dihadapkan oleh realita yang dipandang ke perspektif manapun. Lihatlah fakta dan realita yang ada. Amati, ubah semua pendekatan kalian dengan cara naikkan pemikiran kalian menuju pemikiran kritis,” ucapnya. (lpj/iam) 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

    KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    PATI-Bertajuk kemandirian Ummat, Muktamar NU ke-34 yang akan dihelat di Lampung kian bergaung. Koin Muktamar yang digagas oleh PBNU sudah mulai digalakkan hingga ke akar rumput. K. Niam Suratman, ketua Lazisnu Pati memberikan sosialisasi Koin Muktamar dan Koin NU (untuk kemaslahatan ummat) saat acara launching Koin Muktamar di aula PCNU Pati Minggu (2/2) siang PCNU […]

  • Kali ini Suluk Maleman membahas Kedholiman Mencipta Kegelapan

    Kali ini Suluk Maleman membahas Kedholiman Mencipta Kegelapan

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ngaji NgAllah Suluk Maleman kembali digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (15/3) malam, dengan mengangkat tema “Menyibak Kegelapan” sebagai bahan renungan bersama. Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut dalam Qur’an dijelaskan bahwa Allah mengeluarkan orang-orang mukmin dari kegelapan menuju cahaya. “Manusia memiliki kemampuan untuk membaca realitas karena diberi alat baca […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.971
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – NU Care-LAZISNU Pati mengadakan kegiatan khitan massal, bertempat di Hotel Safin Pati, Ahad (26/10/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari program pilar NU-Care Sehat. Sejumlah anak mengikuti program ini dengan antusias. Ketua LAZISNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial pihaknya terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak […]

  • Siapa Tidak Menyayangi ,Tidak Akan disayang

    Siapa Tidak Menyayangi ,Tidak Akan disayang

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    الحمد لله رب العالمين، الذي يُحمَد على أنه الغنيّ الحميد، إذ له مَحْمدةٌ على كل ما سواه، الغني الكامل غِناه، العالي قبل أن يخلق سَماه، على أن من حكمته خلَقَ الخلق ليعرّفهم على جلاله وجماله وكماله، على مراتبٍ روحية ومراتبٍ عقلية بعموميةٍ وخصوصيةٍ أزلية. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له لا […]

  • MA Manahijul Huda Luncurkan Buku

    MA Manahijul Huda Luncurkan Buku

    • calendar_month Sel, 19 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Pati,  MA Manahijul Huda Luncurkan buku perdana yang bertajuk kumpulan puisi dengan judul  “Negeri Puisi”  yang kemarin  dilauncing dan dibedah di Aula  sekolah setempat dengan mendatangkan  Niam At-Majha dan Sahrozi (12/12/ kemarin Buku antalogi puisi yang berisi karya pelajar, alumni dan guru MA Manahijul Huda Ngagel itu adalah buku perdana yang terbit dari penerbit Pilar […]

  • PCNU - PATI Photo by Dollar Gill

    Ustadz Macho

    • calendar_month Ming, 10 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Syakur dan Romli tergopoh-gopoh menuju ndalem. Lalu mereka keluar dengan membawa satu buah koper, dua  tas ransel milik Lora-nya dan tiga kardus dari Bu Nyai Haniva ke dalam bagasi mobil. Setelah memastikan beres mereka undur diri dan kembali berkutat pada pekerjaannya di dalam dapur. Tak berapa lama Farhan dan Habib muncul. Mereka berjalan beriringan menuju […]

expand_less