Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UKM Teater Suryo Pati IPMAFA Gelar Workshop Kesusastraan dan Keaktoran

UKM Teater Suryo Pati IPMAFA Gelar Workshop Kesusastraan dan Keaktoran

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 20.541
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Suryo Pati Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menyelenggarakan workshop kesusastraan dan keaktoran di Aula 2 Kampus IPMAFA, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta keterampilan mahasiswa dalam bidang penulisan sastra dan seni peran.

​Workshop yang diinisiasi oleh pengurus UKM Teater Suryo Pati tersebut menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Arif Khilwa untuk materi kesusastraan dan Widodo Wahyudi (Dodok) untuk materi keaktoran.

​Dalam sesi kesusastraan, Arif Khilwa menjelaskan bahwa proses menulis karya sastra, khususnya puisi, dapat dimulai dari mengamati hal-hal sederhana di lingkungan sekitar. Menurutnya, kepekaan mengamati merupakan modal penting untuk mengembangkan gagasan menjadi karya sastra.

​Ia mencontohkan benda-benda sederhana seperti pohon, daun, dan buku yang dapat menjadi sumber inspirasi. Ketiga hal tersebut dapat dikembangkan menjadi rangkaian diksi yang menarik apabila penulis mampu mengolahnya melalui imajinasi dan kreativitas.

​“Dalam mencari ide, mulailah dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita. Dari situ, kita bisa mengembangkan gagasan menjadi puisi. Oleh karena itu, mulailah menulis, karena menulis adalah proses menuju keabadian,” terang Arif.

​Sementara itu, pada sesi keaktoran, Dodok menyampaikan empat aspek utama yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam mendalami seni peran, yaitu konsentrasi, fokus, ekspresi, dan penguasaan panggung.

​Menurut Dodok, konsentrasi diperlukan agar aktor dapat menjalankan perannya dengan baik. Fokus membantu aktor merespons situasi dan lawan main di atas panggung, sedangkan ekspresi disesuaikan dengan karakter tokoh yang diperankan. Selain itu, penguasaan panggung penting untuk membangun kepercayaan diri dan mengurangi rasa gugup.

​“Empat hal tersebut menjadi poin utama dalam mendalami keaktoran. Jika konsentrasi, fokus, ekspresi, dan penguasaan panggung dapat diterapkan dengan baik, pementasan akan berjalan lebih lancar dan maksimal,” jelasnya.

​Dosen pembimbing UKM Teater Suryo Pati, Siswanto, mengapresiasi penyelenggaraan workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia teater sekaligus mengasah potensi mereka. Siswanto juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar mahasiswa memperoleh pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis.

​“Workshop ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang dunia teater. Selain itu, mahasiswa yang memiliki bakat di bidang kesusastraan maupun seni peran dapat terus mengembangkan dan mengasah kemampuannya,” imbuh Siswanto.

​Melalui workshop yang berlangsung lancar ini, UKM Teater Suryo Pati IPMAFA diharapkan semakin mampu menjadi wadah pengembangan kreativitas, ekspresi seni, dan potensi mahasiswa, khususnya dalam bidang kesusastraan dan seni pertunjukan. (Sis/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 654
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

  • Bebas Buta Huruf Al Qur’an Diterapkan Mahasiswa KKN IPMAFA di Sentul

    Bebas Buta Huruf Al Qur’an Diterapkan Mahasiswa KKN IPMAFA di Sentul

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    CLUWAK-Masih adanya beberapa warga Desa Sentul, Cluwak terutama kalangan lansia membuat mahasiswa KKN IPMAFA tancap gas memberikan wadah pembelajaran al-quran. Hal ini senada dengan tema KKN 2019, ‘Optimalisasi Peran Komunitas Menuju Masyarakat yang Berdaya, Berbudaya dan Religius’. Kegiatan tersebut bernama : #2019 bebas buta huruf al Qur’an. Banyaknya kalangan lansia yang ikut disebabkan mahalnya biaya […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2015
    • account_circle admin
    • visibility 760
    • 0Komentar

    Beliau itu orangnya sangat serius,pendiam dan tak pernah basi-basi. (KH.SAHAL MAHFUDZ) Beliau memang layak di sebut sebagai apa yang dalam tradisi mistik islam dikenal sebagai ‘’Wali qutthb ’’ Seorang kekasih tuhan yang menjadi ‘’poros’’ Kehidupan sosial. (Ulil Abshar Abdalla)        Judul diatas meupakan gambaran tokoh KH. Abdullah Salam yang dalam hampir setiap kesempatan selalu berusaha […]

  • Direktur GTK Madrasah Apresiasi 97 Tahun Kiprah LP Ma’arif NU dalam Pendidikan Islam

    Direktur GTK Madrasah Apresiasi 97 Tahun Kiprah LP Ma’arif NU dalam Pendidikan Islam

    • calendar_month Sab, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.066
    • 0Komentar

    Semarang, 26 September 2026 — Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama, Dr. H. Fesal Musaad, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjalanan 97 tahun LP Ma’arif NU yang dinilai telah memberikan kontribusi penting dalam membangun dan mengembangkan pendidikan Islam di Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Fesal saat menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan Harlah ke-97 LP […]

  • Dr. H. Yusuf Hasyim, MSI Menawarkan Kurikulum Diversifikasi, Harapan Baru dalam dunia pendidikan

    Dr. H. Yusuf Hasyim, MSI Menawarkan Kurikulum Diversifikasi, Harapan Baru dalam dunia pendidikan

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.695
    • 0Komentar

    Semarang – Terobosan ilmiah dalam ranah Pendidikan Model Managemen Kurikurum Diversifikasi berbasis Paradigma Al Muhafazatu Alal Qadimis Salih Wak Akhazy Bil Jadidil Aslah Pada Kelas Unggulan berhasil dipresentasikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pati Yusuf Hasyim dalam Sidang Promosi Terbuka Program Doktor yang digelar di Ruang Promosi Doktor Lt. 6 Kampus I Universitas Wahud Hasyum Fakultas […]

  • Diikuti 28 Ribu Orang, Jalan Sehat Santri Jawa Tengah 2024 Dibuka Gus Rozin dengan Meriah

    Diikuti 28 Ribu Orang, Jalan Sehat Santri Jawa Tengah 2024 Dibuka Gus Rozin dengan Meriah

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

      Semarang – Puncak Acara Resepsi Peringatan Hari Santri Nasional Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah 2024 melalui kegiatan Jalan Sehat Santri Jawa Tengah berlangsung meriah di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, pada Ahad (27/10/2024). Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin dalam sambutannya menuturkan bahwa total peserta Jalan Sehat Santri Jawa Tengah […]

expand_less