Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

Tanggapi Isu Kekerasan Seksual, Fatayat NU Desa Gembong Datangkan Aktifis HAM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • visibility 17.898
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati lagi-lagi menyelenggarakan sosialisasi yang berkaitan dengan wanita dan keluarga. Dalam momen pertemuan rutin yang digelar Pknpes Shofa Az Zahro’ Gembong pada Sabtu (9/8) pagi, sayap pemudi NU Desa Gembong ini menggelar sosialisasi mengenai kekerasan seksual.

Pematerinya, diboyong langsung dari PW Fatayat NU Jawa Tengah, Nur Laila Hafidhoh. Wanita yang juga memegang jabatan di Quality Development Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan HAM memberikan batasan-batasan kekerasan seksual.

“Ada sedikitnya delapan aspek kekerasan seksual yang mungkin selama ini tidak kita sadari,” terang dia.

Dirinya menyatakan bahwa delapan aspek yang termasuk kekerasan seksual di antaranya: pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, perbudakan seks, ekaploitasi seks, kekerasan seksual berbasis elektronik serta kekerasan seks terhadap anak dan keluarga.

Bukam hanya berbicara konsep, Laila juga mengajarkan mengenai cara pengaduan jika mengalami salah satu kekerasan tersebut. Yeni Munifah, Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong mengakui bahwa di level akar rumput, isu-isu semacam ini sering kali dinormalisasi.

“Memang kita cenderung menormalisasi tindakan-tindakan tertentu, padahal itu masuk dalam kategori kekerasan seksual,” terang dia.

Atas dasar kesadaran inilah pihaknya mendatangkan Laila Hafidhoh untuk memberikan pencerahan bagi kader-kadernya yang rata-rata merupakan ibu muda. Menurut Yeni, perlu meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual dan cara meresponnya guna mempersempit ruang gerak predator-predator seksual.

“Harus kita lawan segala bentuk kekerasan seksual, tapi masalahnya kan banyak dari kita yang bingung, bagaimana cara meresponnya, bagaimana cara melapor jika kejadiannya menimpa kita. Makanya kami mengadakan acara ini,” imbuh dia.

Support positif pun mulai berdatangan kepada Yeni dan kawan-kawannya. Mulai dari Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong hingga Ketua Ranting NU Gembong memberikan apresiasi.

“Memang sudah seharusnya kader-kader yang di bawah itu mulai terbuka dengan isu-isu semacam ini, sehingga Fatayat NU bisa menjadi ruang yang aman untuk perempuan,” ungkap Munfarichah, Ketua PAC Fatayat NU Gembong.

Sementara itu, KH. Rukhin, Ketua Ranting NU Desa Gembong menanggapi kesigapan Fatayat NU di desanya dalam merespon permasalahan kontekstual. Dia menilai, langkah penyadaran terhadap isu kekerasan seksual terhadap perempuan belum terlambat.

“Bagi saya, tidak ada kata terlambat untuk semua langkah menuju kebaikan. Maka saya apresiasi betul langkah para pemudi ini. Jangan bosan membuat acara yang membahas dinamika dan isu-isu kekinian,” terang Kiai Rukhin kepada pcnupati.or.id. (lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Perempuan itu Makhluk Bebas

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, […]

  • Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU yang membawahi TK, RA, KB dan Satuan  Pendidika Sejenis, telah mengadakan sosialisasi perihal penguatan lembaga, Rabu 3/2/16 kemarin.             “Harapan saya selaku ketua Pengurus YPM agar semua guru dan sekolah yang di bawah naungan YPM agar tidak melupakan jasa-jasa para Muslimat terdahulu, sebab keadaan yang sekarang itu tidak lepas dari campur […]

  • Peletakan Batu Pertama SMKNU

    Peletakan Batu Pertama SMKNU

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati telah merencanakan pembangunan SMKNU sudah lama yang terletak di Jl. Pati Kudus Km 04 Pegandan Margorejo Pati. Akan tetapi baru hari ini dapat di wujudkan, (Rabu,10/8) pagi hari.  Peletakan batu pertama yang dilakukan oleh kepala Daerah Bupati Haryanto yang disaksikan oleh Pengurus Nahdlatul Ulama, mulai dari tingkat cabang, Majlis […]

  • Komentari Pemilu 2024, Ketua PCNU : Proses Demokrasi Hanyalah Washilah

    Komentari Pemilu 2024, Ketua PCNU : Proses Demokrasi Hanyalah Washilah

    • calendar_month Kam, 1 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 652
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – PCNU dan Pemkab Pati memperingati Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama’ ke 101 diselenggarakan malam ini, Jumat (1/2) malam di Pendopo Kabupaten Pati. Acara bertajuk ‘Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia’ tersebut berisikan pembacaan Istighotsah dan Maulid Nabi Muhammad. Menurut KH. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, agendanya ini menjadi momen strategia untuk menyarakan Pemilu […]

  • Lazisnu Pati Galang Donasi untuk Pak Slamet

    Lazisnu Pati Galang Donasi untuk Pak Slamet

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Pamflet ajakan donasi untuk Pak Slamet MARGOREJO-Satu tahun terakhir ini bak menjadi mimpi buruk bagi Pak Slamet, warga desa Badegan Rt 01 Rw 01 Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Pada suatu ketika ia mendapati Benjolan dibagian kiri lehernya. Benjolan ini mulanya kecil, namun seiring berjalannya waktu kini semakin tumbuh besar. Tumor ganas yang diderita Pak Selamet […]

  • a close up of a clock on a wall

    Muru’ah

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Malam ahad kemarin saya mengikuti acara suluk maleman untuk pertama kalinya di Rumah Adab Indonesia Mulia. Malam itu adalah edisi ke 149 dengan menghadirkan Mbah Mus atau Kyai Ahmad Musthofa Bisri, KH. Nawawie Kholil, Budi Maryono, dan tentu saja Habib Anis Sholeh Baasyin. Episode kali ini adalah tentang menjaga muru’ah. Acaranya […]

expand_less