Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tonggak Sejarah NU Center Podorejo: MAK 01 NU Kota Semarang Sukses Gelar Wisuda Angkatan Pertama

Tonggak Sejarah NU Center Podorejo: MAK 01 NU Kota Semarang Sukses Gelar Wisuda Angkatan Pertama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
  • visibility 16.013
  • comment 0 komentar

SEMARANG – Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) 01 Nahdlatul Ulama Kota Semarang menorehkan sejarah baru dengan mewisuda 13 lulusan angkatan pertama dalam upacara yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren KH Sholeh Darat, Podorejo, Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (14/06/2026).

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Ijazah diserahkan langsung oleh Ketua BP3MNU KH Hasan Fauzi bersama Kepala MAK 01 NU H. Muhammad Musyafa R., S.Pd.I., M.Pd., serta disaksikan Ketua PCNU Kota Semarang KH Anasom dan KH In’amuzzahidin beserta jajaran pengurus NU Kecamatan Ngaliyan.

Kepala MAK 01 NU H. Muhammad Musyafa menyampaikan bahwa seluruh lulusan angkatan pertama memiliki kompetensi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dengan penguatan kemampuan digital marketing. Selain itu, sebagian lulusan juga berhasil menyelesaikan program Tahfidz Al-Qur’an hingga 30 juz.

“Alhamdulillah, mereka berhasil menyelesaikan pembelajaran maupun hafalan Al-Qur’an dengan baik. Ini menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.

Ketua PCNU Kota Semarang, KH Anasom, mendorong seluruh lulusan agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di perguruan tinggi umum maupun keagamaan. Menurutnya, lulusan MAK 01 NU memiliki keunggulan karena memadukan kecakapan teknologi dengan kekuatan spiritual.

“Kalian adalah lulusan yang unggul. Selain dibekali kompetensi rekayasa perangkat lunak dan digital marketing, kalian juga memiliki bekal hafalan Al-Qur’an. Teruslah belajar dan raih cita-cita setinggi mungkin,” tegas KH Anasom.

Ia juga menilai keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) yang berada dalam satu kawasan pendidikan menjadi nilai tambah bagi para siswa untuk mengasah keterampilan secara langsung. Ke depan, kawasan NU Center Podorejo diharapkan semakin lengkap sarana dan prasarananya sehingga menjadi pusat pendidikan yang nyaman, maju, dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, KH Anasom turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada MAK 01 NU Kota Semarang.

“Terima kasih atas kepercayaan para wali murid. Semoga sinergi antara keluarga, madrasah, dan Nahdlatul Ulama terus melahirkan generasi berilmu, berakhlak mulia, serta siap mengabdi untuk agama, bangsa, dan masyarakat,” pungkasnya.

Secara terpisah, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. H. Fakhruddin Karmani, M.S.I., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan MAK 01 NU Kota Semarang meluluskan angkatan pertamanya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa madrasah di lingkungan LP Ma’arif NU mampu menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an.

“Wisuda angkatan pertama ini merupakan tonggak penting bagi perjalanan MAK 01 NU Kota Semarang. Kami mengapresiasi seluruh civitas akademika, pengelola, guru, dan orang tua yang telah berkolaborasi membangun madrasah yang mengintegrasikan kompetensi teknologi, keterampilan vokasi, dan penguatan karakter keislaman. Inilah model pendidikan yang dibutuhkan untuk menyiapkan generasi masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Dr. Hidayatun, M.Pd., menilai keberhasilan para lulusan yang menguasai bidang Rekayasa Perangkat Lunak sekaligus memiliki bekal tahfidz Al-Qur’an merupakan keunggulan tersendiri yang patut dibanggakan.

“Lulusan MAK 01 NU menunjukkan bahwa penguasaan teknologi dapat berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai spiritual. Kami berharap para wisudawan terus melanjutkan pendidikan, mengembangkan kompetensi, serta menjadi generasi yang inovatif, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Wisuda perdana ini menjadi tonggak bersejarah bagi MAK 01 NU Kota Semarang sekaligus bukti bahwa pendidikan berbasis keislaman, teknologi, dan karakter mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan siap menyongsong masa depan dengan iman, ilmu, serta semangat pengabdian yang membara. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Sejumlah Tokoh Nasional Iringi Pemakaman Nyai Hj Nafisah

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ribuan petakziyah, mengiringi pengistirahatan terakhir sosok ulama perempuan karismatik, Nyai Nafisah Sahal, Jumat (11/11/2022) pagi. Sebagaimana diketahui, Hj Nafisah wafat di Rumah Sakit Islam (RSI) Pati, Kamis (10/11/2022) pukul 18.00 WIB.  Puluhan karangan bunga tanda bela sungkawa dari sejumlah tokoh nasional juga menghiasi kompleks Pondok Pesantren Maslakul Huda, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati.  […]

  • Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU.

    • calendar_month Sel, 30 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

     Bangun wirausaha dagang. PAC IPNU IPPNU Dukuhseti jalin kerjasama dengan mamaNU. Dukuhseti 29/3/21 PAC IPNU IPPNU Dukuhseti  Bangun wirausaha berdagang untuk melatih jiwa usaha anggota. Jalin kerjasama dengan salah satu produk unggulan NU sabun cuci mamaNU di harapakan dapat selalu bersinergi dan salaing memberikan keuntungan yang seimbang. Selain bertujuan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha program ini […]

  • IPMAFA Pati Lepas 213 Mahasiswa KKN di Pati dan Jepara untuk Perkuat Ekonomi Desa

    IPMAFA Pati Lepas 213 Mahasiswa KKN di Pati dan Jepara untuk Perkuat Ekonomi Desa

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2026
    • account_circle admin
    • visibility 21.152
    • 0Komentar

    PATI– Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menerjunkan 213 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 dengan mengusung tema “Desa Berdaya Berbasis Potensi Lokal: Industri, Pertanian, dan Pariwisata”. Kegiatan ini berlangsung di Aula 1 kampus setempat, Senin (2/11/2026). KKN tahun ini dilaksanakan di dua wilayah, yakni Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, yang mencakup enam desa, […]

  • Viral, Warga Palestina Sholat Ghaib untuk Mbah Moen

    Viral, Warga Palestina Sholat Ghaib untuk Mbah Moen

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 786
    • 0Komentar

    GAZA-Bukan hanya warga NU dan Indonesia, sosok Mbah Maimun Zubair ternyata juga sangat digandrungi oleh bangsa lain. Sebut saja orang-orang arab yang sangat terlihat penghormatannya saat Mbah Moen berpulang (6/8) lalu. Salah satu potongan video yang memperlihatkan proses sholat ghaib yang diadakan oleh Warga Palestina untuk almarhum Mbah Moen Akhir-akhir ini beredar video yang merekam […]

  • Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.185
    • 0Komentar

    ditulis: Arif Khilwa (Ketua Lesbumi PCNU Pati) Seni tradisi bukan sekadar pertunjukan warisan masa silam. Ia adalah cermin nilai-nilai luhur, identitas kolektif, sekaligus denyut kebudayaan yang senantiasa hidup di tengah masyarakat. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kita menjumpai sebuah bentuk seni tradisi yang unik dan sarat makna: Gong Cik, sebuah ekspresi kebudayaan yang memadukan seni […]

  • Belajar Hidup Dari Rumi

    Belajar Hidup Dari Rumi

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Kisah-kisah ini di tangan Rumi memiliki nilai imaji yang kaya karena keterampilan puitisnya. Bila ia mulai puisinya dengan kisah, lalu disusul oleh kisah lain, seakan-akan ditumpangkan atau dikaitkan begitu saja; hal ini ia lakukan untuk memberikan asosiasi, yang tampaknya beragam, tetapi tetap dalam kesatuan makna. Banyak kita jumpai berbagai kisah dalam satu puisi Rumi, kisah […]

expand_less