Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » ‎Dosen INISNU Temanggung Bedah Disorientasi Imperialisme Global dalam Seminar Internasional bersama Tezpur University

‎Dosen INISNU Temanggung Bedah Disorientasi Imperialisme Global dalam Seminar Internasional bersama Tezpur University

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 8.512
  • comment 0 komentar


‎Temanggung – Dr. Muhammad Syakur, S.Sy., M.H., dosen sekaligus Direktur Program Pascasarjana Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, memaparkan materi krusial mengenai dinamika kekuasaan dunia dalam seminar internasional bertajuk “Disorientation of Global Imperialism”. Presentasi ini menyoroti bagaimana pola penjajahan telah berevolusi dari pendudukan fisik menjadi kontrol digital dan ekonomi yang kerap tidak disadari oleh masyarakat modern.

‎Hal itu terungkap dalam International Seminar with Tezpur Collage, Assam, Indonesia bertajuk “War and The Global Economy Impact” di kampus Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman (GUPPI) Undaris Semarang, Kamis (12/2/2026).

‎Dalam paparan materinya, Dr Syakur menyampaikan salah satu poin paling menarik yang disampaikan adalah kontradiksi antara makna bahasa dan realitas sejarah istilah imperialisme (dalam bahasa Arab disebut Al-Isti’mar).

‎Makna teologis dan linguistiknya berakar dari kata amara yang berarti “memakmurkan” atau “membangun”. Hal ini merujuk pada QS. Hud: 61, di mana manusia diperintahkan untuk memakmurkan bumi.

‎Namun dalam realitas sosiopolitik, Dr. Syakur menegaskan bahwa imperialisme justru tidak memiliki hubungan dengan upaya memakmurkan. Sebaliknya, ia menjadi instrumen bagi negara atau kelompok terorganisir untuk menguasai wilayah, sumber daya, dan penduduk secara sistematis.

‎Dr. Syakur menjelaskan bahwa imperialisme tidak lagi identik dengan ekspansi militer atau pendudukan wilayah secara langsung. Ia mengalami transformasi dalam tiga fase utama.

‎Pertama, imperialisme klasik, yakni kolonialisme melalui pendudukan teritorial secara langsung.

‎Kedua, imperialisme modern, yang beroperasi melalui dominasi ekonomi, penetrasi budaya, kontrol media, serta ketergantungan teknologi.

‎Ketiga, imperialisme digital, sebagai bentuk mutakhir yang mengontrol data, algoritma, infrastruktur platform global, serta arus informasi lintas negara.

‎Seminar ini juga menyoroti adanya fenomena “disorientasi”, yaitu ketika praktik penjajahan gaya baru dibungkus dengan narasi yang tampak positif.

‎Eksploitasi ekonomi sering dilakukan atas nama investasi.

‎Homogenisasi budaya dipromosikan atas nama globalisasi.

‎Intervensi politik dijalankan dengan dalih penegakan demokrasi dan hak asasi manusia.

‎Kondisi inilah yang disebut sebagai disorientasi imperial global, ketika kemajuan dan modernitas menjadi retorika yang menutupi ketimpangan struktural dan ketergantungan sistemik.

‎Imperialisme gaya baru membawa dampak signifikan, khususnya bagi institusi pendidikan dan negara berkembang.

‎Dalam konteks akademik, muncul hegemoni kurikulum dan riset, di mana standar publikasi dan metodologi global sering kali meminggirkan pengetahuan lokal serta tradisi intelektual berbasis komunitas.

‎Sementara itu, pada tingkat negara, ketergantungan terhadap pasar global dan teknologi asing berpotensi melemahkan kedaulatan nasional secara struktural.

‎Sebagai penutup, Dr. Syakur menegaskan bahwa universitas seperti INISNU Temanggung harus mengambil peran strategis sebagai pusat kesadaran kritis dan pembebasan intelektual.

‎Peran tersebut mencakup pengembangan keilmuan yang kontekstual dan kritis, penguatan riset berbasis kebutuhan masyarakat lokal, serta pembangunan etika akademik yang berpihak pada keadilan dan kedaulatan pengetahuan.

‎Dijelaskan Syakur, bahwa imperialisme global bukanlah fenomena masa lalu. Ia hadir dalam bentuk yang lebih halus, sistemik, dan canggih. Melalui forum akademik internasional ini, INISNU Temanggung menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong pemikiran kritis dan membangun kesadaran intelektual dalam menghadapi hegemoni global yang merugikan.

‎Dalam acara sama, Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung bersama 8 perguruan tinggi lain di Jateng dan DIY melakukan kerjasama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)  dan Memorandum of Agreement (MoA) pada rangkaian kegiatan tersebut.

MoU diteken oleh Rektor Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dengan Principal of Tezpur College, Assam, India Dr. Manoj Kumar Hazarika. Sedangkan MoA dilakukan oleh Direktur Program Pascasarjana Inisnu Dr. Muhammad Syakur, M.H., Dekan FSHEI Inisnu Dr. Sumarjoko, M.S.I., Dekan FTK Inisnu Yenny Aulia Rachman, M.Pd. Hadir pula Wakil Rektor III INISNU Dr. Husna Nashihin, M.Pd.I.‎ (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    Takbir Keliling Mini Semarakkan Malam Idul Adha di Gembong

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    GEMBONG-Jalan Raya Pati Gembong Km. 13 Ngembes mengalami kemacetan. Hal ini dikarenakan ratusan orang turun ke jalan utama yang menghubungkan Pati, Gembong dan Muria tersebut. Beberapa kendaraan terpaksa berjalan pelan mengikuti alur masyarakat yang tumplek blek di jalan. Bahkan saking padatnya, beberapa personil kepolisian juga diterjunkan untuk mengatur lalu lintas. Peserta takbir keliling mini Dukuh […]

  • 172.971 Siswa Daftar PTKIN 2022 lewat Jalur Prestasi

    172.971 Siswa Daftar PTKIN 2022 lewat Jalur Prestasi

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Proses pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) 2022 sudah selesai. Panitia telah melakukan proses verifikasi dan hasilnya segera dibahas pada sidang yudisium atau rapat penentuan kelulusan. “Setelah dilakukan proses vinalisasi, total ada 172.971 pendaftar yang mengikuti proses seleksi SPAN PTKIN 2022,” terang Kepala Sekretariat SPAN UM PTKIN 2022 Mukhsin […]

  • LP Ma'arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    LP Ma’arif NU Jateng Berencana Kerja sama dengan Atase Pendidikan KBRI Malaysia

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Malaysia – Sekretaris LP Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah, Dr M Ahsanul Husna melakukan kunjungan ke luar negeri, bertemu dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Malaysia Prof Muhammad Firdaus di Kuala Lumpur Malaysia, Selasa (14/1/2025). Diskusi dengan Atase pendidikan KBRI Malaysia menjajaki Kerjasama dengan LP Ma’arif Jawa Tengah dalam hal studi lanjut, para […]

  • LP Ma’arif Jateng dan CCNU Wuhan Siap Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Guru

    LP Ma’arif Jateng dan CCNU Wuhan Siap Berkolaborasi Tingkatkan Kapasitas Guru

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.655
    • 0Komentar

      Wuhan, China – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah menjajaki kerja sama dengan Central China Normal University atau CCNU di Wuhan, China, dalam upaya peningkatan kapasitas guru di bawah naungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah. Penjajakan kolaborasi tersebut dibahas dalam sebuah diskusi yang dihadiri Sekretaris LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Dr. M. Ahsanul […]

  • Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    Muhammad Salman Pimpin IPNU Pati 2019-2021

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Muhammad Salman bersama Pengurus IPNU Demisioner dan PW IPNU. Dok: Umam Margoyoso – Muhammad Salman akhirnya terpilih menjadi Ketua Pimpinan Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) kabupaten Pati periode 2019-2021 Salman mengungguli dua calon lainnya dalam pemilihan langsung yang digelar dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU-IPPNU, Ahad,14 Juli 2019. Sebagaimana diberitakan PCNU Pati sebelumnya, PC IPNU-IPPNU […]

  • Luar Biasa! LP Maarif Magelang Bekali Guru SD dengan Pelatihan Coding dan AI

    Luar Biasa! LP Maarif Magelang Bekali Guru SD dengan Pelatihan Coding dan AI

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id Kabupaten Magelang – Lembaga Pendidikan (LP) Maarif NU PCNU Kabupaten Magelang saat ini baru mengadakan pelatihan koding dan Artificial Intelligence (AI) bagi wakil guru SD se-Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Pelatihan yang berlangsung mulai Senin,28 Juli sd Jumat,1 Agustus 2025 ini diikuti oleh […]

expand_less