Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PWNU Jateng Berangkatkan 22 Relawan Kemanusiaan Tahap Pertama ke Aceh

PWNU Jateng Berangkatkan 22 Relawan Kemanusiaan Tahap Pertama ke Aceh

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
  • visibility 7.075
  • comment 0 komentar

JAWA TENGAH – Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, melepas keberangkatan rombongan relawan NU Peduli Jawa Tengah menuju Aceh pada Sabtu (10/1/2026). Bertempat di Gedung PWNU Jateng, pelepasan ini menandai dimulainya misi kemanusiaan tahap pertama yang melibatkan 22 relawan pilihan dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
​Sebelum bertolak ke Serambi Mekkah, para relawan telah menjalani pembekalan intensif melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dibuka langsung oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin).

​Kiai Ubaidillah menekankan bahwa tugas yang diemban para relawan bukan sekadar aksi sosial biasa. Ia menyebut pengabdian ini sebagai perwujudan nyata dari konsep hablum minannas (hubungan antarmanusia) yang menyatu dengan hablum minallah (hubungan dengan Allah).

“Misi kemanusiaan ini sangat lekat dengan dimensi ketuhanan. Allah menolong saudara-saudara kita di sana melalui tangan panjenengan semua,” ungkap dia.

​kiai Ubaid juga memberikan wejangan mengenai kondisi psikologis para penyintas bencana. Ia mengingatkan relawan untuk menyiapkan mental baja dalam menghadapi situasi lapangan yang tidak menentu.

Di antaranya, relawan harus menjaga kesabaran, sebab korban bencana seringkali berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil. Kemudian keikhlasan, relawan diharapkan tetap tulus bekerja meski kehadiran mereka mungkin belum bisa langsung dirasakan atau direspon dengan hangat oleh warga yang sedang berduka.

​Salah satu prioritas utama NU Peduli dalam misi ini adalah rehabilitasi fasilitas ibadah dan pendidikan, seperti masjid, musala, langgar, hingga madrasah. Kiai Ubaid menilai kerja fisik ini merupakan sedekah jariyah yang memiliki dampak jangka panjang bagi kehidupan beragama di Aceh.

“Bukan hanya sedekah sembarang sedekah, tapi sedekah yang juga punya kemanfaatan keagamaan secara langsung,” terang dia.

​Misi ini juga ditegaskan sebagai bentuk Syiar Persaudaraan dan solidaritas antara nahdliyin di Jawa Tengah dengan masyarakat Aceh. Kehadiran fisik dan atribut NU di lokasi bencana menjadi simbol bahwa ukhuwah Islamiyah melampaui batas geografis.

“Kita harus datang secara fisik, kita harus datang secara bendera, kita harus datang secara materi, dan kita harus datang secara tenaga. Ini syiar persaudaraan NU Jawa Tengah dengan masyarakat muslim dan NU di Aceh,” tegas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by NEOM

    Melepasmu dengan Cinta

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Hari setelah kelulusan SMA kita. Waktu yang lama untukku menunggu berjumpa denganmu. Aku mencari keberadaanmu. Kita berpisah sekolah. Kamu melanjutkan ke sekolah kejuruan. Sedangkan aku melanjutkan ke sekolah berasrama. Di tempat mu, aku tak menemukanmu. Kata orang yang ku temui, kamu sedang pergi untuk cap tiga jari. Aku menitip nomer ponsel […]

  • Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    Perjuangan Setengah Dekade Lebih Akhirnya Berbuah Manis, Ini Hadiah Prabowo Buat Pesantren

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.557
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Hari Santri 22 Oktober 2025 menjadi salah satu momen paling membahagiakan bagi Menteri Agama dan kalangan pesantren. Sebab pada Rabu (22/10), Menag Nasaruddin Umar mengumumkan bahwa Presiden Prabowo Subiyanto telah resmi menyetujui Direktorat Jendral (Ditjen) Pesantren.   Hal ini juga diamini oleh Romo Muhammad Syafi’i, Wakil Menteri Agama. Dirinya mengaku mendengar kabar […]

  • PCNU - PATI

    Dari NU Untuk Kebangkitan Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    NU (Nahdlatul Ulama), dikenal sebagai organisasi yang berhaluan“tradisional” yang dilawankan dengan “modernis”. Disebut demikian, karena NUmemang bertujuan untuk mempertahankan atau memelihara tradisi Islam yangdisebut paham “ahlussunnah wa al jamaah” (aswaja). Tradisi ini sebenarnya adalahsebuah konsensus besar di bidang teologi dan fikih. Di bidang teologi, NU mengikutialiran kalam Asyariah dan Maturidiyah. Di bidang fikih, mengikuti empat […]

  • 4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend. Photo by Andreas Klassen on Unsplash.

    4 Tips Agar Tetap Produktif saat Weekend

    • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kebanyakan dari orang-orang sering memanfaatkan weekend untuk rebahan. Iya, kita sering bermalas-malasan alias malas gerak (mager). Tentunya hal itu menjadikan kita tidak produktif.  Nah, agar weekend kalian tetap produktif, lakukan empat hal ini. 

  • gysd-jpg-2

    Belajar dari Gus Dur

    • calendar_month Jum, 25 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

      “Dengan lelucon, kita sejenak melupakan kesulitan hidup. Dengan humor, pikiran kita jadi sehat.” Kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Honoris Causa” itu sudah biasa.  Sedangkan kalau ada orang yang mendapatkan gelar bertitel “Doktor Humoris causa” itu baru luar biasa. Kira-kira itulah gelar yang pas untuk disematkan kepada KH. Abdurrahman Wahid atau yang […]

  • PCNU - PATI Photo by Pezibear

    Dear, Zaujiy

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Aku tidak akan mengatakan kisahku ini adalah kisah langka, lain daripada yang lain, atau extraordinary. Karena kenyataannya begitu banyak perempuan di dunia ini yang dibebat takdir menyedihkan sepertiku. Menikah bertahun-tahun tapi tak kunjung dianugerahi rejeki berupa keturunan. Menjadi pihak yang harus mau tidak mau memaklumi perasaan mertua dan suami yang ingin sekali menimang bayi. Apalagi […]

expand_less