Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
  • visibility 5.434
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) kemarin. Peristiwa tersebut menjadi duka sekaligus pembelajaran bersama tentang pentingnya memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter damai.

Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menegaskan bahwa pencegahan kekerasan dan ekstremisme di kalangan pelajar tidak dapat hanya mengandalkan aspek penegakan hukum, tetapi juga harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih lembut (soft approach). Menurut Ibda, api tidak bisa dipadamkam dengan api.

“Kami melihat akar persoalan dari peristiwa seperti ini sering kali bukan semata tindakan ekstrem, melainkan muncul dari rasa keterasingan, tekanan sosial, lemahnya resiliensi, dan hilangnya ruang dialog di antara remaja. Maka pendidikan damai dan empati sosial harus menjadi fondasi utama di sekolah,” ujar Dr. Hamidulloh Ibda di Semarang, Sabtu (9/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa FKPT Jawa Tengah saat ini tengah melaksanakan Survei Pendidikan Damai di 35 kabupaten/kota sejak Oktober hingga Desember 2025. Berdasarkan data sementara, banyak pelajar di Jawa Tengah mengaku membutuhkan ruang komunikasi yang lebih sehat, terbuka, dan bebas dari intimidasi di sekolah.

Hasil lengkap survei tersebut akan dirilis pada akhir Desember 2025 atau awal Januari 2026 sebagai bahan evaluasi bersama untuk memperkuat budaya damai di dunia pendidikan di Jawa Tengah.

Menurut Ibda, kejadian di SMAN 72 Jakarta menjadi pengingat bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga arena tumbuhnya karakter, empati, dan solidaritas sosial. Ia menegaskan, “Sekolah harus menjadi tempat yang aman, menyenangkan, damai, dan menenangkan bagi semua siswa, bukan ruang yang menumbuhkan rasa takut atau keterasingan,” kata Ibda.

Sebagai tindak lanjut dan langkah preventif, FKPT Jawa Tengah menawarkan lima strategi konkret. Pertama, penguatan literasi damai di sekolah. Dapat dilakukan melalui penguatan ekosistem literat dan damai, pelatihan guru, siswa, dan tenaga kependidikan untuk membangun komunikasi empatik, mencegah perundungan, serta menumbuhkan kesadaran terhadap keberagaman.

Kedua, kolaborasi tripusat pendidikan. Perlu adanya optimalisasi peran sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam memantau kesehatan mental serta perilaku sosial anak dan remaja agar tercipta lingkungan belajar yang suportif. Bisa jadi, anak pendiam itu karena banyak masalah di rumah, ia introvert dan akhirnya jadi objek bullying. Karena tidak ada katarsis, daya resiliensi rendah, ya apapun bisa terjadi termasuk tindakan radikal. Bagi saya pendidikan keluarga adalah kunci penyemaian kasih sayang, cinta dan toleransi.

Ketiga, integrasi nilai moderasi dan empati dalam kurikulum. Kita perlu mendorong sekolah untuk memasukkan nilai-nilai kemanusiaan, kerja sama lintas perbedaan, dan resolusi konflik dalam kegiatan belajar mengajar.

Keempat, peningkatan kapasitas guru dan konselor sekolah. Perlu kerjasama antara guru konseling dengan keluarga. Perlu melatih guru dan konselor agar mampu mendeteksi dini gejala tekanan sosial, perundungan, maupun indikasi perilaku ekstremisme pada siswa.

Kelima, pengawasan bersama dan kerja partisipatif. FKPT Jawa Tengah berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dinas pendidikan, ormas keagamaan, kampus, media massa, serta komunitas masyarakat sipil dalam memperluas literasi perdamaian dan membangun daya tangkal generasi muda terhadap kekerasan.

“Semoga peristiwa ini menjadi momentum refleksi bagi kita semua untuk menumbuhkan kembali semangat saling peduli, saling menghargai, dan saling melindungi,” tutup dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Teks Istighosah

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar
  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 570
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • Fatayat Winong Ganti Ketua

    Fatayat Winong Ganti Ketua

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    WINONG-Jumat, 26 Juli 2019 PAC Fatayat Winong adakan restrukturisasi. Bertempat di Masjid Kebowan, Winong, restrukturisasi ini hanya membahasa pergantian jabatan ketua. Pasalnya, Asmonah, S.Ag., M.Pd., ketua 1 telah naik takhta menjadi ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pati masa khidmat 2019-2024. Serah-terima jabatan langsung dari eks-ketua PAC Fatayat NU Winong, Asmonah, S.Ag., M.Si (berkacamata) kepada ketua […]

  • Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

    Jawab Krisis Pangan, Hasil Padi Kadang Tani Sarwotulus Capai 13 Ton

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 456
    • 0Komentar

    Semarang – Kelompok tani Kadang Tani Sarwotulus (KTST) berhasil melaksanakan panen raya yang bertempat di desa Ketapang, kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang pada Sabtu pagi (21/9/2024). Hal itu terungkap dalam Panen Padi Organik Kadang Tani Sarwotulus Jawa Tengah yang merupakan panen raya edisi tahun ke lima hasil dari budidaya padi dengan pupuk organik. Kadang Tani Sarwo […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.281
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Tema tulisan seperti ini sudah banyak diketik banyak penulis. Diunggah banyak website. Dijelaskan pada Influecer dan Youtuber. Didakwahkan para pendakwah. Saya beberapa kali juga menulisnya di website resmi PCNU Pati. Namun, perlu ditegaskan lagi, mengapa etika bermedia sosial di bulan Ramadan menjadi penting untuk ditulis ulang di Pcnupati.or.id ini? Ya, jawab […]

  • Lazisnu Pati Buka Beasiswa Tingkat SD dan SMP

    Lazisnu Pati Buka Beasiswa Tingkat SD dan SMP

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Penyerahan secara simbolik beasiswa PC Lazisnu Pati KAYEN-PC Lazisnu Kabupaten Pati memberikan bantuan berupa beasiswa kepada anak-anak usia sekolah SD dan SMP atau sederajat di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pati.  Agus Arif Mustofa, selaku manager penyaluran PC Lazisnu Pati mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu kegiatan yang dicanangkan pengurus dan tim managerial […]

expand_less