Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hadiri Rakor Muslimat NU, Bupati Pati Sampaikan Sederet Kebijakan Strategis

Hadiri Rakor Muslimat NU, Bupati Pati Sampaikan Sederet Kebijakan Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
  • visibility 476
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id –  Bupati Pati, Sudewo, hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dirangkaikan dengan Halalbihalal dan pelepasan calon jamaah haji Pengurus Cabang Muslimat NU, Perangkat MNU, dan PAC Muslimat NU se-Kabupaten Pati, yang digelar pada Minggu (4/5) di Pondok Pesantren Tahaffudzul Qur’an (PPTQ) “Al Kahfi”, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa kedekatannya dengan Muslimat NU bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen tulus untuk merespons setiap aspirasi yang berkembang dari akar rumput.

“Saya selalu berada di hatinya Muslimat NU Kabupaten Pati. Jika kangen karena pertemuan, maka kangen itu harus ditebus dengan kerja nyata dalam merespons masukan dan harapan masyarakat,” ucap Sudewo.

Bupati Pati menyampaikan sederet kebijakan strategis yang dinilai revolusioner, terutama di sektor infrastruktur dan pendidikan. Ia menyebutkan bahwa sebelum ia dilantik, anggaran untuk perbaikan jalan hanya Rp40 miliar. Namun dalam waktu singkat, dirinya berhasil mengubah angka tersebut menjadi Rp330 miliar.

“Tadi saya lewat Glonggong, jalannya rusak. Saya langsung telepon kepala dinas untuk segera diperbaiki,” tegasnya.

Tidak hanya desa, penataan juga menyasar kawasan kota. Masjid Agung Baitunnur akan direnovasi dengan anggaran Rp 15 miliar mulai awal Juli. Revitalisasi trotoar dan alun-alun juga menjadi prioritas.

Di bidang pendidikan, Sudewo menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menggaungkan dua pilar utama, yakni adab dan mutu pendidikan. Salah satu langkah konkretnya adalah kebijakan wajib belajar malam dan ngaji dari Magrib hingga pukul 21.00.

“Saya sudah buat surat edaran agar anak-anak belajar dan ngaji malam. Jangan biarkan anak main gadget terus. Saya minta orang tua jangan ajak anak bekerja, biarkan mereka belajar agar bisa memutus rantai kemiskinan,” jelasnya.

Selain itu, ia mengumumkan pemberian beasiswa untuk 230-an anak dari keluarga tidak mampu yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi dan UTBK.

Sudewo juga berjanji akan menindak tegas praktek pendidikan palsu yang hanya mengejar nilai tanpa kompetensi. “Jika ada nilai tinggi tapi ilmunya tidak sebanding, kepala sekolah dan gurunya akan saya beri sanksi,” tegasnya.

Acara ini, lanjut Sudewo, menjadi bukti nyata hubungan sinergis antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membangun Kabupaten Pati yang lebih maju, berdaya, dan BerAKHLAK. (*/LTN)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pekerjaan vs Pengabdian

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Pagi hari saat saya perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas, sambil menikmati perjalanan zig zag menghidari lubang di jalan yang perbaikannya hingga saat ini tak kunjung berkesudahan. Pekerjaan perbaikan jalan adalah pekejaan harian. Kalau teman saya mengatakan perbaikan jalan akan terus berjalan karena program ke abadian. Dalam menikmati perjalanan […]

  • PCNU-PATI Photo by frolicsomepl

    Menjadi Kaya seperti Tuhan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Amou Hajj, pria asal Iran yang memegang gelar juara dunia sebagai manusia terkotor akhirnya meninggal dunia pada 23 Oktober lalu. Pria renta ini disinyalir sudah 60 tahun tidak mandi, sebab ia haqqul yakin bahwa jika dia mandi, maka akan mati.  Tak hanya absen mandi selama enam dekade, kebiasaan hidup Amou Hajj […]

  • Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

    Ahwa, K. Ahmad Syarwo Pimpin NU Tayu hingga 2024

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    TAYU-Agenda Konferensi pengurus NU merupakan kegiatan wajib yang dijalankan lima tahun sekali oleh pengurus NU di betbagai tingkatan. Kali ini, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Tayu Menggelar konferensinya untuk memilih pimpinan baru. Para pengurus baru MWC NU Tayu berpose bersama pengurus PCNU Pati usai konferensi.  “Tertib mrlakukan reotganisasi adalah bukti bahwa organisasi masih […]

  • Ngruwahi Apem, Tradisi Warga Tlogorejo Menjelang Ramadan

    Ngruwahi Apem, Tradisi Warga Tlogorejo Menjelang Ramadan

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, punya tradisi sendiri di akhir bulan Sya’ban atau Ruwah, yaitu melakukan bancakan dan berebut kue apem. Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Masyarakat sekitar menyebut perayaan ini dengan istilah “Ruwahan Apem” atau “Ngruwahi Sewu Apem”. Untuk menyiapkan acara tersebut, masyarakat setempat membutuhkan […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 3-habis)

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 3)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Setelah terpilih lagi sebagai Ketua PCNU Pati masa Khidmat 2024-2029, KH. Yusuf Hasyim segera menyusun program kerja (Proker). Penyusunan Proker ini, menurutnya didasarkan pada evaluasi Lembaga dan Pengurus Harian masa khidmat sebelumnya. Selain pelayanan dan networking, Kiai Yusuf bertekad untuk menjaga aset NU, baik fisik maupun non fisik. “Aset NU itu sangat […]

  • Fidyah Aneh (1)

    Fidyah Aneh (1)

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Sebagaimana yang telah berlaku didesa – desa, cara melakukan fidyahberbeda – beda. Ada yang caranya sebagai berikut : Ahli waris mengundang 10 orang misalnya, kemudian setelah berkumpul, Salah seorang ahli waris menyerahkan beras untuk fidyah kepada salah seorang diantara 10 orang tersebut, Setelah itu sebagian atau semua  beras diputarkan diantara orang – orang tersebut dengan […]

expand_less