Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » GLM Ramadan, Ikhtiar Ma’arif NU Jateng Kuatkan Literasi

GLM Ramadan, Ikhtiar Ma’arif NU Jateng Kuatkan Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
  • visibility 707
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id Blora – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah pada Ramadan 1446 H tahun 2025 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pengurus Bidang Literasi, Numerasi, dan Pendidikan Inklusi melalui Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus.

Dikatakan Koordinator GLM Plus Hamidulloh Ibda, bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran yang signifikan dalam pengembangan intelektual dan spiritual masyarakat. Selain fokus pada pengajaran agama, Ma’arif NU juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan kemampuan literasi murid dan santri.

“Kemampuan menulis kreatif menjadi salah satu aspek penting dalam literasi yang perlu dioptimalkan, terutama di kalangan santri. Menulis kreatif bukan hanya sekadar kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga merupakan sarana ekspresi diri, pengembangan imajinasi, dan pemikiran kritis. Melalui menulis kreatif, santri dapat mengartikulasikan gagasan, pengalaman, dan pemahaman mereka tentang berbagai hal, termasuk nilai-nilai keagamaan, sosial, dan budaya,” kata Ibda, Jumat (7/3/2025).

Dijelaskan dia, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 memiliki program unggulan Gerakan Lierasi Ma’arif (GLM) Plus. Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus diinisiasi dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman ala Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah, kebangsaan, dan kebudayaan yang menjadi landasan kita sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama.

Ibda mengatakan, bahwa dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, literasi menjadi kemampuan dasar yang sangat penting. Bukan hanya literasi dalam artian membaca, tetapi juga literasi digital, literasi budaya, literasi kebangsaan, literasi numerasi, dan pendidikan inklusi yang mampu menguatkan identitas kita sebagai generasi penerus bangsa yang berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.

Dalam rangka menghidupkan semangat literasi di bulan Ramadan, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menginisiasi Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan menulis kreatif berbasis keislaman dan kebangsaan, serta mengasah kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan kepenulisan yang sistematis. “Korelasi antara Ramadan dan Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan sangat erat dan saling menguatkan. Pemanfaatan momentum Ramadan yang tepat dapat memberikan manfaat yang besar bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan menulis kreatif, memperdalam pemahaman agama, dan mengembangkan kreativitas,” beber penulis buku Media Literasi Sekolah tersebut.

Tema GLM Ramadan, menurut Ibda, adalah Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN). Dijelaskan dia, bahwa terdapat sejumlah tujuan kegiatan GLM Ramadan. Pertama, menumbuhkan budaya literasi di kalangan murid, santri, dan pendidik di lingkungan Ma’arif NU. Kedua, meningkatkan keterampilan menulis kreatif dalam berbagai bentuk, seperti berita, opini/ esai, cerpen, dan puisi.

Ketiga, memberikan pemahaman tentang pentingnya menulis sebagai bentuk ekspresi intelektual dan pengabdian kepada masyarakat. Keempat, menciptakan ruang bagi santri dan pelajar untuk menuangkan gagasan dan pemikiran mereka dalam karya tulis berkualitas. Kelima, mendorong lahirnya penulis-penulis muda yang memiliki wawasan keislaman dan kebangsaan yang kuat. Keenam, mengembangkan pemahaman agama Islam dan Aswaja Annahdliyah yang lebih mendalam dan menginternalisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ketujuh, mendorong murid agar untuk lebih aktif dalam kegiatan literasi, baik membaca maupun menulis.

Ibda juga mengatakan, bahwa output dari kegiatan itu, yaitu peserta memiliki keterampilan menulis yang lebih baik, terhimpunnya karya-karya kreatif peserta dalam bentuk majalah dinding (Mading), artikel populer (opini/esai), resensi, puisi, dan cerpen, terciptanya komunitas penulis muda Ma’arif NU yang aktif dan produktif, publikasi tulisan terbaik di media cetak dan digital. “Pendirian di satuan pendidikan masing-masing berupa Lembaga Pers Murid Ma’arif (LPMM), Lembaga Pers Siswa Ma’arif (LPSM), Surat Kabar Siswa (SKS) Ma’arif, atau sebutan lain,” beber Wakil Rektor INISNU Temanggung tersebut.

Delapan Zona
Dijelaskan Ibda, bahwa pada tahun pertama pelaksanaan GLM Ramadan tersebar pada 8 (delapan) titik zona. Pertama, Jum’at, 7 Maret 2025 di MTs Hasyim Asyari Jompong, Sumber, Kacamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Kedua, Sabtu, 8 Maret 2025 di MA. Roudlotusysyubban Tawangrejo, Jl. Tawangrejo – Winong RT.01/RW.06, Tawangrejo, Winong, Pati. Ketiga, Ahad, 9 Maret 2025 di Pondok Pesantren Mislakhul Muta’allimin , Jalan Santri Nomor 24 Karangtengah, Warungpring, Pemalang.

Keempat, Senin, 17 Maret 2025 di Pesantren Karang Santri Bendosari, Bandunggede, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung. Kelima, Selasa, 18 Maret 2025 di SMK Andalusia Wonosobo, Jalan Raya Wonosobo – Kertek No.KM.05, Area Gn., Ngadikusuman, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Keenam, Rabu 19 Maret 2025 di SMK Ma’arif NU 1 Bener, Jalan Magelang No.Km. 12, Kaliboto, Bener, Kec. Bener, Kabupaten Purworejo. Ketujuh, Sabtu, 22 Maret 2025 di Aula RA / MI Riyadhus Sholihin Dusun III, Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Kedelapan, Ahad, 23 Maret 2025 di SMK Ma’arif Kota Mungkit Magelang, Jl. Letnan Tukiat Nglerep, Jangkungan, Deyangan, Kec. Mertoyudan, Magelang.

Pada GLM Ramadan itu, beberapa narasumber akan menjadi pengisi acara, yaitu Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id Abdul Arif, sastrawan dan editor sastra Maarifnujateng.or.id Niam At-Majha. Sedangkan narasumber dari pihak mitra media yaitu Angga Saputra (pcnupati.or.id), Wahyu Egi Widayat (Kabartemanggung.com), Qomarul Adib (Suaranahdliyin.com), Syaiful Mustaqim (Soearamoeria.com). Pada tahap pertama, terlaksana pada Jumat (7/3/2025) di MTs Hasyim Asyari Jompong, Sumber, Kacamatan Kradenan, Kabupaten Blora yang diikuti 78 (tujuh puluh delapan) dari unsur guru dan siswa.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani dan jajarannya, Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Blora H. Muntasrip, dan Kepala MTs Hasyim Asy`ari Kradenan Heri Santoso. (*)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Pati Dirikan Posko Peduli  Banjir di 5 Kecamatan

    NU Pati Dirikan Posko Peduli Banjir di 5 Kecamatan

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

      PATI, Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pati belakangan ini,sejumlah areal persawahan dan permukiman warga di 18 desa dari enam kecamatan tergenang banjir. Melihat hal ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati langsung merespon cepat dengan mendirikan posko Peduli yang  tersebar di lima kecamatan terdampak.     “Posko NU Peduli berada di sekitar […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila dan Tiga Model Ukhuwah

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Oleh: Siwanto, MA Dalam perjalanan ‘melahirkan’ Indonesia, penetapan Pancasila sebagai dasar Negara merupakan suatu model penting. Sebab, penetapan Pancasila juga merupakan suatu trasformasi budaya yang tidak mudah untuk memadupadankan sekaligus menyatukan adanya kepelbagian. Bahkan jika melihat fakta-fakta historis, bangsa Nusantara telah memiliki modal sosial yang sangat berharga, suatu karakter kepribadian yang khas. Karakter itu tercermin […]

  • PCNU-PATI

    About Love

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 969
    • 0Komentar

    Jatuh cinta adalah salah satu anugerah terbaik. Cinta memberi kita kesempatan untuk memahami banyak hal. Cinta juga menjadikan kita lebih dewasa, lebih berani, dan bertanggung jawab. Cinta pula yang menjadikan manusia sebagai manusia. Masing-masing dari kita memiliki kutipan favorit tentang cinta. Satu, sepuluh, atau bahkan seratus kutipan seperti yang ada dalam buku ini bisa menjadi […]

  • LP Maarif Pati Menaruh Harapan Pada Peserta Porsema di Kebumen

    LP Maarif Pati Menaruh Harapan Pada Peserta Porsema di Kebumen

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Warta Maarif. Kamis, 28 Mei 2015 di halaman Kantor PCNU Pati telah berlangsung acara pemberangkatan peserta Porsema yang akan di adakan di Kebumen Jawa Tengah. Para Kontingen Porsema NU IX Olimpiade Sains & Ke-NU-AN OSK LP Maarif Se-Jawa Tengah. “Saya selaku ketua LP Maarif Pati menaruh harapan besar pada kalian semua, setidaknya kalian semua mampu […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Jangan Bandingkan Anak

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Apakah kalian pernah merasa dibandingkan dengan saudara sendiri atau anak tetangga? Bagaimana rasanya? Tak perlu dijawab. Cukup kalian simpan rasa itu. Sebab saya juga merasakannya kok. Dibanding-bandingkan dengan pencapaian saudara dan anak tetangga yang bisa itu dan ini, sedangkan kita masih begini-begini saja. Orang tua bahkan paman dan bibi kita, melakukan […]

  • Ngalap Berkah, Pelajar NU Rejoagung Ziarahi Makam Wali Semarang

    Ngalap Berkah, Pelajar NU Rejoagung Ziarahi Makam Wali Semarang

    • calendar_month Sab, 18 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

      Rombongan peziarah IPNU-IPPNU Rejoagung menziarahi makam Kiai Sholeh Darat TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Rejoagung, Trangkil mengadakan Ziarah Bareng ke beberapa makam para Wali di Semarang, yaitu makam Syekh Maulana Jumadil Kubro, Habib Hasan bin Thoha bin Yahya, dan Syekh Sholeh Darat, pada Kamis (16/12). Kegiatan ini diikuti sedikitnya 52 orang. Karim […]

expand_less