Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU dan Peran Sosial-Keagamaan

NU dan Peran Sosial-Keagamaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kenyataan sosial yang semakin berkembang pesat, Nahdlatul Ulama (NU) perlu berperan secara efektif dan optimal dalam menjalankan berbagai fungsinya. Sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dan pengaruh besar di Indonesia, NU harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang sudah terbentuk.

Globalisasi yang membawa dampak besar dalam berbagai sektor, seperti ekonomi, teknologi, dan budaya, memerlukan sikap bijak dari NU untuk mengarahkan masyarakat agar tidak terjerumus dalam dampak negatifnya. NU dapat berfungsi sebagai garda terdepan dalam menjaga moralitas dan etika, serta memelihara kebudayaan lokal yang kaya akan nilai-nilai keagamaan. Di sisi lain, tantangan sosial seperti ketidakadilan, kemiskinan, dan diskriminasi harus mendapat perhatian khusus dari organisasi ini untuk memberikan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Dalam hal ini, mengutip pendapat Tilaar, terdapat tiga peran utama NU secara organisatoris yang harus dijalankan untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi umat dan masyarakat secara luas.

Pertama, sebagai agen perubahan. Di tengah masyarakat global saat ini, tidak ada organisasi lain selain NU yang mampu berfungsi efektif sebagai agen perubahan karena NU memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat luas. Menjadi NU yang intelek dan berdedikasi tinggi adalah elemen yang sangat penting dan strategis dalam membimbing masyarakat menuju kehidupan yang senantiasa berpegang pada nilai-nilai religius.

Kedua, sebagai pengembang nilai-nilai Islam wasatha. Secara terbuka, kita harus mengakui bahwa saat ini kerjasama antar umat beragama dan di dalam internal umat sendiri semakin terabaikan. Gesekan antar kelompok agama semakin sering terjadi, baik di kota maupun di desa. Jika hal ini tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin akan muncul konflik yang lebih besar.

Dalam situasi ini, NU berperan penting dalam menawarkan wajah Islam yang ramah dan penuh kasih, yang membawa kesejukan bagi seluruh umat. Oleh karena itu, diperlukan hubungan antar kelompok beragama yang dewasa, dengan menumbuhkan sikap saling menghargai perbedaan tanpa melihat perbedaan sosial, ras, suku, atau asal daerah.

Ketiga, NU sebagai organisasi profesional. Sebagai salah satu organisasi sosial-keagamaan yang berkembang pesat di Indonesia, NU harus dianggap profesional dengan memiliki kemampuan dan komitmen tinggi dalam melaksanakan aktivitas keorganisasian. NU dikatakan profesional jika mampu menjalankan program-programnya dengan kemampuan yang dimilikinya, serta memiliki komitmen kuat dalam mengerjakan program tersebut.

Organisasi NU yang profesional akan senantiasa berupaya melakukan segala sesuatu dengan benar dan baik. Profesionalisme ini mencakup keseriusan dalam menjalankan setiap program yang telah ditetapkan, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan yang ada. Untuk itu, NU perlu memiliki kemampuan untuk bekerja keras dan cerdas dalam setiap langkahnya. Kerja keras di sini tidak hanya berarti melaksanakan program-program dengan penuh dedikasi dan ketekunan, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat. Hal ini mengharuskan setiap anggota dan pengurus NU untuk memiliki tekad yang kuat dalam menjalankan amanah yang diembankan, dengan selalu mengutamakan kepentingan umat dan kemajuan bersama.

Sementara itu, kerja cerdas mencakup aspek yang lebih strategis, yaitu kemampuan untuk merencanakan dan melaksanakan program dengan pertimbangan yang matang. NU perlu mengevaluasi peluang dan tantangan yang ada, serta mampu memanfaatkan sumber daya secara efisien dan efektif. Kerja cerdas juga berarti memiliki kemampuan untuk membaca dan mengantisipasi dinamika zaman yang terus berubah. Dengan pendekatan yang bijak dan adaptif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan politik, NU dapat memastikan bahwa setiap langkah yang diambil relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan yang akan datang.

Tujuan dari semua usaha ini adalah untuk memastikan bahwa setiap program dan aktivitas yang dilakukan oleh NU memiliki nilai strategis yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang.

Dengan demikian, NU tidak hanya berkontribusi pada penyelesaian masalah kontemporer, tetapi juga dapat membangun fondasi yang kuat untuk masa depan. Hal ini menjadi sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang berhaluan Ahlussunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, yaitu masyarakat yang adil, sejahtera, dan harmonis, yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan yang moderat dan toleran. Sebagai organisasi yang memiliki akar budaya dan keagamaan yang mendalam, NU diharapkan dapat terus memberikan inspirasi dan peran nyata dalam membentuk peradaban yang lebih baik di masa depan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.019
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar seminar bertema “Kupas Tuntas Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Dunia Pendidikan Seksual” di Auditorium kampus setempat, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Forum Diskusi Mahasiswa PMI (Fordismi) yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa […]

  • PCNU-PATI Photo by Susan Wilkinson

    Iblis Berjubah Malaikat

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Ya, seandainya calon suaminya adalah Faris bukan kakek tua itu, mungkin ia perlu berpikir ulang. Gadis itu menggeleng. Menepis pikiran konyol yang tiba-tiba melintas. Ternyata tak semua lelaki bersarung terlihat kolot. Melihat Faris kenapa lelaki justru tampak berkharisma dengan outfit begitu? “Den Faris itu pemilik sekaligus pengelola panti. Setiap hari berkunjung […]

  • Meneladani Sosok Imam Syafi’i

    Meneladani Sosok Imam Syafi’i

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Muhammad bin Idris yang populer dengan sebutan imam Syafi’i namanya tak asing lagi di telinga masyarakat dunia, bahkan setiap hari ia selalu disebut, di doakan dan pemikirannya diikuti serta diamalkan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Namun, tidak semua masyarakat mengetahui sirah kehidupan dan sosok kepribadiannya. Melalui buku bertajuk Biografi Imam Syafi’i, Tariq Suwaidan dengan sangat detail […]

  • PCNU-PATI

    Kepala MTs Sultan Agung Apresiasi Porsema Tahun Ini

    • calendar_month Sel, 15 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Prosema (Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif) tingkat Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada Ahad hingga Senin (13-14/11) ini. Ada beberapa cabang yang dilombakan, di antaranya, lari jarak jauh, lari jarak pendek, bola voly, MTQ, puisi religi, pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Karaoke Qasidah Modern, tenis meja dan bulu tangkis.  “Harapan kami, Porsema […]

  • Dapat Penghargaan Bidang Pendidikan, Sekretaris PCNU Pati Optimis Tingkatkan Kualitas

    Dapat Penghargaan Bidang Pendidikan, Sekretaris PCNU Pati Optimis Tingkatkan Kualitas

    • calendar_month Ming, 29 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) III PWNU Jateng, Ahad (29/10) berbuah manis bagi PCNU Pati. Pasalnya, dalam acara yang dihelat di Ponpes Al Musyafa, Kendal tersebut, Pengurus Cabang NU Kabupaten Pati mendapat penghargaan di level provinsi. “Penghargaan yang kami dapatkan adalah pemilik lembaga pendidikan NU berbadan hukum terbanyak,” ungkap H. Maskan, Sekretaris PCNU Pati […]

  • Perdana, KPC IPNU IPPNU Pati Gelar Bimtek

    Perdana, KPC IPNU IPPNU Pati Gelar Bimtek

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

      17 peserta relawan KPC IPNU IPPNU Kabupaten Pati yang berasal dari PAC Cluwak, Dukuhseti, Margoyoso, Wedarijaksa, Tayu, Juwana, Batangan, Trangkil, Kayen, Gabus dan Winong. PATI-Komisi Penjaringan Calon (KPC) PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi para relawan KPC. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung PCNU Lt 3 pada Senin (02/8). Abdul Ghofur, […]

expand_less