Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Singgah

Singgah

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
  • visibility 695
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Setelah sekian pekan saya rehat atas tulisan tulisan parodi pada hari rabu. Ketika sekian hari tanpa sesuatu tanpa tulisan satir dan lain sebagainya. Dan ternyata ada yang kurang bahkan ada yang menanyain perihal parodi sepekan sekali tersebut.

“Kok tak nulis lagi, tak punya ide ya? “

Ketika ada pertanyaan seperti itu, saya tak menanggapinya akan tetapi berdiam saja tanpa berbicara hanya bahasa tubuh yang mewakili yaitu senyum yang penuh dengan tanda tanya.

Tentang kemalasan saya tersebut biarlah menjadi rahasia dapur saya sendiri. Kali ini terpenting adalah saya telah kembali dengan tulisan parodi yang menggelitik, nakal namun tetap berakal, satir tanpa menyindir; itulah ciri khas tulisan parodi yang saya tekuni saat ini. Pada kesempatan kali ini setelah kemarin saya mendapatkan pencerahan dari sekarang teman yang notabene nya adalah berpendidikan tinggi terpelajar dan banyak pengalaman dibidang yang teman saya tersebut geluti.

“Singgah”

Teman saya tersebut menjelaskan tentang singgah.  Singgah menurut makna bebas yaitu berhenti sebentar ketika menuju suatu perjalanan, bahasa kerennya mampir. Lantas bagaimana dengan orang orang yang mempunyai jabatan lima tahunan, apakah mempunyai makna sama yaitu hanya mampir saja dengan tak memperdulikan komponen komponen tanggung jawab tersebut.

“Begitulah mas, namanya juga orang beda beda, ada ketika mendapati jabatan akan perhatian dengan kantornya, para karyawannya dan tetek bengek lainnya yang berkaitan dengan jabatan yang di embannya. Kalau pepatah mengemukakan, gajah mati meninggalkan gadingnya, sedangkan pemimpin berhenti meninggalkan pola dan cara mempimpinnya”

Ketika mendengarkan semua yang dikemukakan teman saya tersebut saya menjadi sadar dan memahami apabila setiap orang mempunyai sudut pandang berbeda beda dalam memaknai sebuah jabatan. Ada yang beranggapan jika jabatan tak ubahnya tempat singgah sebatas mampir saja tak peduli dengan lainnya, tak melakukan apa apa apatis dengan kondisi tempat orang tersebut menjabat. Dan terpenting lagi yaitu jabatan tersebut dapat dipergunakan untuk ini dan itu, untuk pamer inilah saya, jadi harus manut dengan saya apapun itu, baik kebijakan, keputusan dan lain lain.

Kondisi tersebut hanyalah sebagian saja; ada orang yang ketika diberikan jabatan akan bertanggung jawab sepenuhnya perihal tempat dia memimpin, memperhatikan karyawan-karyawan nya dengan seksama dalam tempo singkat.

“Makanya setiap individu tak bisa memaksakan untuk seragam dalam hal memimpin dan saat mempunyai jabatan. Jadi biarlah dengan caranya masing-masing dalam memimpin dan mempergunakan jabatannya”

Toh  semuanya adalah tempat singgah sementara untuk sekadar melepas lelah, rehat, mampir dan seterusnya.

“Jadi sebenernya sampean tadi mau menyampaikan apa mas? “

“Tak tahu…..!!!! “

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa Prodi PMI Ipmafa Studi Kunjungan di Pantai Kertomulyo

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati-Segenap Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati melakukan studi kunjungan di Pantai Kertomulyo Trangkil Pati, (Kamis, 09/11/23). Adapun tujuan dari studi kunjungan ini menurut Siswanto, selaku dosen pendamping menjelaskan diadakan studi kunjungan ini tidak lain adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mahasiswa terkait tentang manajemen pemberdayaan dan pengembangan […]

  • Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    Kelas Advokasi Non-Litigasi HMPS HKI UIN Gus Dur, Suarakan Keadilan di Media Sosial

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.255
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) mengadakan Kelas Advokasi Non Litigasi yang bertempat di Aula Fakultas Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selama tiga hari, Rabu, Jumat dan Sabtu (5,7,8/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 32 peserta ini menghadirkan lima narasumber yang punya pengalaman di bidangnya. Salah satu materi pada acara […]

  • NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    NU Dukung Penuh Rencana Pembongkaran LI

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    PCNU Pati menyatakan sikap mendukung penuh rencana Pembongkaran Lokalisasi LI oleh Pemerintah Kabupaten Pati   PATI-Baru-baru ini Satpol PP Kabupaten Pati melayangkan surat peringatan kepada pengelola kawasan Lorok Indah (LI). Hal ini berkaitan dengan keberadaan beberapa bangunan di kawasan tersebut yang tidak memiliki IMB serta melanggar tata ruang wilayah.  Dalam surat tersebut, Satpol PP memberi peringatan […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Baru-baru ini ditetapkan, tradisi buka puasa bersama ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Menarik memang. UNESCO mencatat bahwa budaya berbuka puasa bersama menjadi daftar warisan budaya tak benda yang secara resmi diakui sejak 2023 lalu dan diklaim sebagai budaya warisan milik seluruh umat muslim di dunia. Menurut UNESCO, berbuka puasa diartikan […]

  • Istighotsah Satu Abad NU

    Istighotsah Satu Abad NU

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar
  • Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto* KH Abdurrohman Wahid yang sering kita kenal dengan panggilan akrabnya Gus Dur merupakan sosok guru besar bangsa, nasionalis, humoris, dan merakyat. Gus Dur juga terkenal sebagai sosok budayawan dan cendekiawan rakyat yang pemekiran dan sikapnya menunjukkan kepada kepedulian terhadap nasib rakyat di tengah dinamika pembangunan nasional. Selain itu juga Gus Dur terkenal dengan […]

expand_less