Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 3 Kriteria Pemimpin

3 Kriteria Pemimpin

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 2 Jan 2025
  • visibility 145
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Shalikhin*

“Jika tiga orang keluar untuk bepergian, maka hendaklah mereka mengangkat satu dari mereka sebagai pemimpin rombongan” (HR. Abu Dawud).

Hadits ini begitu menghujam dada, lantaran, penulis baru menyadari bahwa, ungkapan ini hanyalah satu pemantik. Sedangkan efek domino filolofisnya bisa begitu panjang.

Maksudnya, begini, Nabi menyabdakan hal remeh temeh itu, agar ummatnya berfikir, jika rombongan saja harus ada pemimpin, apalagi sebuah komunitas, organisasi, negara dan seterusnya. Setelah itu, muncullah pertanyaan, Bagaimana pemimpin yang baik? Apa saja yang harus dimiliki pemimpin? Ini domino effect filosofis pertama.

Kemudian muncul lagi sub-pertanyaan, bagaimana jika bawahannya bengini begitu? Apa yang dilakukan pemimpin dalam kondisi ini dan itu? Dan akan anda sub-sub pertanyaan yang terus menyambung dari pertanyaan sebelumnya.

Sebenarnya Nabi Muhammad sudah menyertakan manual book dalam urusan leadership, misalnya “berikan amanah kepada yang ekspert di bidangnya”, “sebaik-baik pemimpin adalah yang dicintai dan mencintai kalian” dan seterusnya.

Dari hadits pertama saja sudah jelas bahwa, leader yang baik seharusnya memiliki tiga kriteria wajib yang tidak boleh ditawar, yaitu: personality (kepribadian), capability (sesanggupan) dan ability (kemampuan) (Wahjosumudjo, 1987).

Pertama, kepribadian. Kepribadian seperti halnya emanasi. Sifat-sifat leader akan luntur dan mewarnai secara dominan kultur organisasi.

Bagaimana wajah organisasi, biasanya sinkron dengan kepribadian leader. Apakah dia humble, demokratis, oportunis, agresif, diktator atau bahkan penjilat, sebagian besar (untuk tidak mengatakan semua) elemen organisasi akan tertular kepribadian leader.

Ke dua, kesanggupan atau kapabilitas. Kriteria ini juga very very important untuk dimiliki seorang leader. Dengan menyanggupi sebuah jabatan, maka seseorang seharusnya bisa bertanggungjawab dengan apa yang dibebankan kepadanya.

Ke tiga, kemampuan. Yaps! Kriteria terakhir ini ancap kali diabaikan oleh kebanyakan kita, warga plus 62. Orang orang dengan Ability nol, bisa jadi detempatkan di pos-pos penting, hanya dengan modal kedekatan emosional, ABS (asal bapak suka) dan retorika ‘menjual diri’ yang indah mempesona.

Bisa juga mereka kokoh dalam kepribadian, sanggup menerima jabatan dan memiliki kemampuan yang bagus di satu bidang. Hanya saja, tidak ditempatkan sesuai dengan kemampuannya. Misalnya, pengusaha dari keluarga kaya raya yang disuruh mengurusi pendidikan di Indonesia.

Banyak komunitas, organisasi, lembaga, instansi atau badan yang ada di negara kita, melalaikan posisi ability sebagai salah satu kerangka membangun organ yang kokoh. Hasilnya, orang-orang dengan kemampuan Omdo (omong doang) ditempatkan di lokasi yang membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar retorika. Dengan demikian, tidak ada konektifitas antara ability yang dimiliki dengan jabatan yang diemban.

Endingnya, roda kepemimpinan melemah. Ditambah lagi, untuk terlihat keren dan berwibawa, orang-orang dengan ability rendah biasanya hanya bisa suruh ini-itu dan menyalahkan sana-sini tanpa bisa memberikan solusi.

Tentu pola semacam ini harus kita hindari. Sudah saatnya kita bangkit, era Ordal (orang dalam), Jastip (jasa titip) jabatan harus kita buang jauh-jauh demi terwujudnya Indonesia yang bukan hanya terlihat keren tapi juga memiliki nilai jual berkat kualitas bukan berkat provider Jastip.

*penulis merupakan Mudir di Ponpes Shofa Az Zahro Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    Mantan Ketua IPNU Pati Tulis Buku tentang Santri

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Pamflet acara book review Literasi Digital Santri Milenial yang akan diselenggarakan Minggu (4/7) pukul 15.30 WIB. Penulis buku tersebut merupakan ketua domisioner PC IPNU Kabupaten Pati masa bhakti 2009-2011 SURABAYA-Karya literer yang membahas dunia santri semakin banyak terbit akhir-akhir ini. Banyaknya santri yang mulai sadar literasi membuat martabat santri terangkat melalui beragam karya ilmiah berbasis […]

  • Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA – PBNU merilis twibbon dalam rangka menyambut resepsi 1 abad NU, Senin (7/2) mendatang. Twibbon berbentuk persegi tersebut memperlihatkan kesiapan pemakai twib untuk menjadi bagian sejarah 1 abad NU. “SAYA SIAP MENJADI BAGIAN SEJARAH 1 ABAD NU,” begitu isi twibbon tersebut. Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim menilai desain twibbon 1 Abad NU yang […]

  • PCNU-PATI

    Peringatan Hari Santri Nasional

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Oleh : Arbangatun Desi Maesaroh Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Lantas tahun 2023 perayaan Hari Santri ke berapa? Dilamsir dari laman resmi Kementerian Agama RI, Peringatan Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari santri. Berdasarkan keputusan tersebut ditetapkan bahwa tanggal 22 oktober ditetapkan […]

  • PCNU-PATI

    PC Fatayat NU Pati; Launching LAPPA

    • calendar_month Rab, 17 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati, bertepatan dengan pertemuan rutin triwulan pengurus PC Fatayat NU dan PAC Fatayat NU Se kabupaten Pati pada Ahad (14/01) kemarin. Launching Layanan Aduan dan Pemberdayaan Perempuan (LAPPA) di bawah bidang Hukum Politik dan Advokasi dilaksanakan di Ponpes Al-Karnadiyah Gus AKA, Tlogowungu. Acara ini dihadiri oleh anggota PC Fatayat NU […]

  • LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    LAZIS MWCNU Tayu Klarifikasi Pemberitaan Tidak Akurat di Media Online

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

      Pati – LAZIS MWCNU Tayu Kabupaten Pati merasa perlu memberikan klarifikasi atas pemberitaan di media online yang mengatasnamakan lembaga mereka. Pemberitaan tersebut berjudul “Banjir Rob Melanda, Pemerintah Diam Membisu, LAZISNU Tayu Turun Tangan Berikan Bantuan ke Warga” yang beredar luas di platform media online. Menurut Ketua Tanfidziyah MWCNU Tayu, Ah. Syarwo, narasi yang disampaikan […]

  • Ulin dan Ardina Menangkan Voting Pemilihan Ketua IPNU/IPPNU MTs. Al Ma’arif Gembong

    Ulin dan Ardina Menangkan Voting Pemilihan Ketua IPNU/IPPNU MTs. Al Ma’arif Gembong

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Antusiasme peserta didik MTs. Al Ma’arif NU Gembong dalam pemilihan ketua IPNU IPPNU GEMBONG-Pemilihan ketua IPNU/IPPNU komisariat MTs. Al Ma’arif NU Gembong, Kamis (18/7) berlangsung meriah. Uforia para peserta didik dalam kegiatan ini menjadi kabar bahagia. Pasalnya semangat para kader NU di tingkat sekolah menengah masih terasa. Artinya, NU tidak mengalami krisis generasi penerus setidaknya […]

expand_less