Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Subsidi di Cabut, Bantuan Berebut

Subsidi di Cabut, Bantuan Berebut

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Beberapa hari lalu, setelah kenaikan harga bahan bakar yang notabene memberatkan masyarakat menurut sebagian orang. Kini kantor pos dan balai desa ramai oleh orang orang yang mengantri untuk mengambil bantuan dari dampak BBM di paksa naik. Saya hanya mengamati, melihat hiruk pikuk tersebut, ada yang saling desak berdesakan, ada pula saling tertawa bahagia sebab mendapatkan manfaat dari harga BBM yang naik. Dan ada pula yang sebaliknya.

“Saya ikut beli BBM kok tak dapat bantuan,”

Saya mendengar celotehan tersebut dengan senyum kecil. Mau tak tanya, kenapa tak dapat bantuan, mengapa? Saya urungkan saja, bisa jadi karena orang tersebut tak dapat bantuan karena sebab lain, yaitu bukan saudaranya pegawai pemerintahan desa, bukan  pula saudaranya pegawai Rukun Tetangga dan Rukun warga dan saudara saudaranya dari saudaranya lurah yang menjabat saat ini. Begitulah desas desus yang di beritakan saat ini.  Seringkali menjadi rahasia yang di umumkan.

Maka, dengan adanya kenaikan bahan bakar tersebut saya dan Anda tak dapat lari, atau menghindar. Yang bisa dilakukan seperti saya dan Anda adalah menggerutu sejadi jadinya. Atau sekadar di jagongke  pada cangkruk cangkruk warung kopi di pojok desa,  pelosok kampung, yang dulunya harga secangkir kopi hanya dua ribu rupiah dan sekarang telah naik menjadi tiga ribu rupiah. Kenaikan yang fantastis bukan.

Saat saya melakukan perjalanan yang cukup panjang melewati jalan tol, jalan kota, jalan yang banyak di lewati mobil mobil mewah, mobil besar. Ada pemandangan yang menarik dan menggelitik, di sepanjang SPBU yang menyediakan dan menjual  Pertalite selalu antri banyak, selalu mengular,  bahkan kalau dalam bahasa saya kayak tak ada hari esok hari. Dan anehnya pemandangan di kota tersebut tak ada sepeda motor yang ikut mengantri. Kalau boleh dibilang mereka mengantri hanya untuk mendapatkan bahan bakar yang bersubsidi bukan? Naik mobil akan tetapi bahan bakarnya bersubsidi, siapa yang salah tak tahu.

Dari kejadian tersebut, saya dan Anda akan mempunyai angan bahwa pemandangan tersebut seakan bertolak belakang dengan apa yang terjadi di desa desa, kampung kampung; yang saat ini lagi gencar-gencarnya di bangun  dan di buka Pertashop (Pertamina Shop) adalah outlet penjualan Pertamina berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan konsumen BBM non subsidi, LPG non subsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya dengan mengutamakan lokasi pelayanannya di desa atau di kota yang membutuhkan pelayanan produk ritel Pertamina.

Padahal Perthashop yang telah dibangun di desa-desa dengan BBM non subsidi, dan para konsumennya adalah para kuli harian lepas, para pekerja kasar, para buruh di pasar, tukang tebang tebu, kuli tandur, tukang babat rumput dan lainnya.  Dan mereka semua bisa melihat lampu merah yang berada di jalan-jalan kota,  saja bisa dikatakan setahun sekali, itu pun saat ada  rombongan ziarah atau menjenguk tetangganya yang rawat inap di rumah sakit kota. Pertashop di desa di kampung konsumsinya adalah para pengguna sepeda montor yang di pergunakan untuk pergi ke sawah, ke ladang dan untuk menebang tebu dan lainnya.

Sebuah ironi berkontradiktif bukan? Gambaran  desa dan  kota, sungguh berbeda. Sebenarnya mana yang lebih membutuhkan subsidi? Masyarakat kota, atau masyarakat desa. Jangan orang kecil menjadi alasan, menjadi argumen untuk melancarkan kebijakan. Indonesia tetap merdeka. Meski subsidi di cabut, bantuan banyak berebut.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 490
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, menjadi juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (Loksis) tingkat MI se-Kecamatan tahun 2023. Pada kesempatan ini, PIM Mujahidin Bageng juga menjadi tuan rumah penyelenggaraan Loksis tingkat MI Kecamatan Gembong yang dilaksanakan pada Rabu (15/11/2023). Kepala MI PIM Mujahidin Bageng, Sulkhan, mengatakan […]

  • Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Deni Dadawuk, pelatih pencak silat NU Pagar Nusa bersama murid bulenya, Nedeljka Mileusnic. (Foto : Gasmi) KUNINGAN – Seni bela diri memang memilik daya tarik tersendiri di mata penikmatnya. Tidak terkecuali pencak silat, seni bela diri asli Indonesia.  Baru-baru ini jagat persilatan nusantara digegerkan oleh seorang wanita berusia 27 tahun asal Siberia, Rusia. Dia adalah […]

  • INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL

    INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.230
    • 0Komentar

    INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Akademik Melalui Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Universitas Wahid […]

  • PCNU-PATI

    Dasar Dasar Islam

    • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Setiap Muslim nescaya yakin sepenuhnya bahawa kurnia Allah yang terbesar di duniaini adalah agama Islam. Seorang Muslim akan sentiasa bersyukur kepada Allah, yangtelah memasukkannya ke dalam kelompok umat Muhammad Rasulullah saw, dan yangtelah memberikan kepadanya kurnia Islam. Allah sendiri telah menyatakan Islam sebagaikurniaNya yang terbesar yang diberikanNya kepada hamba-hambaNya, sebagaimanadisebutkan dalam al-Qur’an:“… Pada hari ini, […]

  • Aklamasi, Qohar Jadi Panglima Anyar Ansor Margorejo

    Aklamasi, Qohar Jadi Panglima Anyar Ansor Margorejo

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

      KH. Ahmad Yazid, Syuriyah MWC NU Margorejo memberikan wejangan kepada para kader Ansor dalam pembukaan Konferensi PAC GP Ansor Kecamatan Margorejo MARGOREJO – PAC Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati melaksanakan konferensi pada Minggu (12/12) malam. Pelaksanaan hajat dua tahunan ini diadakan di MI Terpadu Al Madani Margorejo.  M. Burhan, ketua sebelumnya, […]

  • Semar dan Agama Kapitayan : Religiusitas Leluhur Nusantara

    Semar dan Agama Kapitayan : Religiusitas Leluhur Nusantara

    • calendar_month Sab, 30 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    Oleh : Aditiya Tri Utami* Ilustrasi Semar Badranaya (sumber : islamindonesia.id) Beragama bagi orang nusantara erat kaitannya dengan ibadah dan ritual mistik. Orang-orang nusantara pra-Hindu meyakini bahwa setelah kematian jiwa aka nada kehidupan yang kekal di alam ruh. Bagi orang jawa kuno, keyakinan ini tidak lain merupakan agama jawa asli. Mereka percaya bahwa jenazah yang […]

expand_less