Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
  • visibility 301
  • comment 0 komentar
Panitia qurban ramah lingkungan MT Darul Hasyimi Jogja sedang membungkus daging qurban dengan besek dan daun jati

GUNUNGKIDUL-Cinta lingkungan termasuk bagian dari menjalankan ajaran agama. Sebab, nabi diturunkan bukan hanya untuk memberi rahmat bagi umat islam, namun juga bagi seluruh alam. Hal ini yang disampaikan oleh Eko Sulistyo, Ketua Pengurus Daerah Majelis Ta’lim Darul Hasyimi (MTDH), Jogja. 

Motto hidup tersebut, bagi Eko bukan sekadar jargon. Namun bersama rekan-rekannya di MTDH, ia mewujudkan jargon tersebut melalui langkah kecil yang nyata, yaitu qurban ramah lingkungan. 
“Ide qurban ramah lingkungan ini dari ketua umum MTDH, Habib Muhammad Baha’uddin, putranya Habib Luthfi Bin Yahya,” tutur Eko. 
Berlokasi di Ponpes Al Hasan, Kapanewon, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta, pelaksanaan qurban ramah lingkungan ini berlangsung Rabu (21/7) pagi.  Konsepnya, lanjut Eko, plastik kresek yang biasa digunakan untuk membungkus daging, diganti dengan daun jati dan besek (kotak makan dari anyaman bambu-red). 
Pihaknya memerlukan sedikitnya dua ratusan besek untuk membungkus daging dari sembilan ekor kambing dan seekor sapi yang disembelih di Ponpes Al Hasan tersebut.
“Dawuh dari Habib Baha’uddin, bungkusnya memang harus dari bahan yang aman. Dari alam,” lanjutnya. 
Meskipun terkesan sepele, namun langkah ini bisa menjadi teladan bagi ummat islam dalam menyelenggarakan qurban. Dengan menggunakan bahan alami seperti daun jati sebagai pengganti plastik, upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan lingkungan. 
“Dalam momen idul adha, ada berapa juta plastik yang dipakai. Jika semua panitia qurban mau beralih ke bungkus dari bahan alam insya allah menjadi jariyah kita untuk bumi tercinta dan anak cucu,” papar Eko. 
Dirinya menuturkan, bahwa langkah kecil tersebut jika dilakukan bersama-sama minimal ketika idul adha, akan memberi dampak besar bagi bumi. 
“Kalau kita belum bisa ikut melestarikan lingkungan, minimal kita tidak ikut merusaknya,” ungkap dia. 
Penggunaan plastik secara berlebih, memang dapat mengganggu kelestarian lingkungan. Sebab, bahan plastik membutuhkan waktu hingga puluhan tahun untuk bisa diurai oleh tanah. 
Dalam qurban ramah lingkungan tersebut, ada sembilan ekor kambing dan seekor sapi yang disembelih boleh MTDH. Dagingnya, dibagikan ke warga sekitar Ponpes Al Hasan. Selain ramah lingkungan, kegiatan semacam ini juga memiliki nilai estetis dan keunikan tersendiri.(karim/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    Berdoa Bersama Mengenang Para Pendiri NU

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Tarbiyatul Banin Winong Pati, mulai dari tingkatan MA, Mts, MI, dan RA disetiap hari Kamis pada bulan terakhir mengadakan tahlil bersama dan pembacaan manaqib, hal tersebut dilaksanakan untuk mengenang jasa-jasa ulama ahlussuanah waljamaah terdahulu, Kamis, 3/3 kemarin.             Sebelum pambacaan tahlil terlebih dahulu diceritakan tentang sejarah pendirian Madrasah Tarbiyatul Banin pada kesempatan kali […]

  • IPNU IPPNU Desa Bumiayu Resmi Dilantik

    IPNU IPPNU Desa Bumiayu Resmi Dilantik

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

      Para pemgurus IPNU dan IPPNU Ranting Bumiayu usai dilantik pada Selasa (2/11) WEDARIJAKSA – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Bumiayu Bapoh Resmi Dilantik Di Gedung TPQ Raudathul Mujawidin, Selasa (02/11) Acara Tersebut Dihadiri oleh Bapak Muhadi, Bapak Heru Budi Cahyono selaku Pembina IPNU IPPNU Ranting Bumiayu, Ibu Miryati selaku ketua Muslimat Desa Bumiayu, Bu […]

  • KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    KH. Imam Sofwan, Ketua PCNU Periode 2008-2013 wafat

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti warga nahdliyin Kabupaten Pati, di penghujung Ramadan 2023 ini. Pasalnya salah satu sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) Pati sekaligus mantan ketua NU Pati periode 2008-2013 wafat pada Kamis (20/4/2023) malam. KH. Imam Shofwan, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Shofa Az Zahro Kecamatan Gembong ini menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan dari Rumah Sakit […]

  • Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam. Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu […]

  • Ini Sosok Adzkia, Murid Kelas 6 MI Ma’arif Gondang Juara I Karate Nasional Indikado 2025

    Ini Sosok Adzkia, Murid Kelas 6 MI Ma’arif Gondang Juara I Karate Nasional Indikado 2025

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Wonosobo – Pada ajang bergengsi Indonesia Karate-Do yang digelar di Gelanggang Olahraga Bulungan, Jakarta, pada tanggal 21 hingga 23 Februari 2025, murid kelas 6 Al A’la MI Ma’arif Gondang, Wonosobo Adzkia Zahra Althafunnisa, berhasil meraih Juara 1 SD Kelas 4-6 Kumite +30 KG Putri dalam Kejuaraan Karate Nasional Indikado 2025. Keberhasilannya ini tidak hanya […]

  • Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    Iqra’, Perintah yang Terlupakan

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Kata Iqra’ dalam Al Qur’an memiliki kandungan yang luar biasa, karena ia menjadi kata pertama dari wahyu pertama Surat Al ‘Alaq yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.  Begitu pentingnya kata Iqra’, sehingga Allah swt mengulang sampai dua kali dalam rangkaian surat Al ‘Alaq. Rahasia dibalik makna kata Iqra’ telah banyak dikaji dalam berbagai konteks disiplin […]

expand_less