Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

Qurban Ramah Lingkungan Ala MT Darul Hasyimi Jogja

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
Panitia qurban ramah lingkungan MT Darul Hasyimi Jogja sedang membungkus daging qurban dengan besek dan daun jati

GUNUNGKIDUL-Cinta lingkungan termasuk bagian dari menjalankan ajaran agama. Sebab, nabi diturunkan bukan hanya untuk memberi rahmat bagi umat islam, namun juga bagi seluruh alam. Hal ini yang disampaikan oleh Eko Sulistyo, Ketua Pengurus Daerah Majelis Ta’lim Darul Hasyimi (MTDH), Jogja. 

Motto hidup tersebut, bagi Eko bukan sekadar jargon. Namun bersama rekan-rekannya di MTDH, ia mewujudkan jargon tersebut melalui langkah kecil yang nyata, yaitu qurban ramah lingkungan. 
“Ide qurban ramah lingkungan ini dari ketua umum MTDH, Habib Muhammad Baha’uddin, putranya Habib Luthfi Bin Yahya,” tutur Eko. 
Berlokasi di Ponpes Al Hasan, Kapanewon, Saptosari, Gunungkidul, Yogyakarta, pelaksanaan qurban ramah lingkungan ini berlangsung Rabu (21/7) pagi.  Konsepnya, lanjut Eko, plastik kresek yang biasa digunakan untuk membungkus daging, diganti dengan daun jati dan besek (kotak makan dari anyaman bambu-red). 
Pihaknya memerlukan sedikitnya dua ratusan besek untuk membungkus daging dari sembilan ekor kambing dan seekor sapi yang disembelih di Ponpes Al Hasan tersebut.
“Dawuh dari Habib Baha’uddin, bungkusnya memang harus dari bahan yang aman. Dari alam,” lanjutnya. 
Meskipun terkesan sepele, namun langkah ini bisa menjadi teladan bagi ummat islam dalam menyelenggarakan qurban. Dengan menggunakan bahan alami seperti daun jati sebagai pengganti plastik, upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan lingkungan. 
“Dalam momen idul adha, ada berapa juta plastik yang dipakai. Jika semua panitia qurban mau beralih ke bungkus dari bahan alam insya allah menjadi jariyah kita untuk bumi tercinta dan anak cucu,” papar Eko. 
Dirinya menuturkan, bahwa langkah kecil tersebut jika dilakukan bersama-sama minimal ketika idul adha, akan memberi dampak besar bagi bumi. 
“Kalau kita belum bisa ikut melestarikan lingkungan, minimal kita tidak ikut merusaknya,” ungkap dia. 
Penggunaan plastik secara berlebih, memang dapat mengganggu kelestarian lingkungan. Sebab, bahan plastik membutuhkan waktu hingga puluhan tahun untuk bisa diurai oleh tanah. 
Dalam qurban ramah lingkungan tersebut, ada sembilan ekor kambing dan seekor sapi yang disembelih boleh MTDH. Dagingnya, dibagikan ke warga sekitar Ponpes Al Hasan. Selain ramah lingkungan, kegiatan semacam ini juga memiliki nilai estetis dan keunikan tersendiri.(karim/ltn)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, PPMU Putri Gandeng LTN NU Pati Helat Acara Jurnalistik

    Lagi, PPMU Putri Gandeng LTN NU Pati Helat Acara Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ponpes Mansajul Ulum (MU) Putri, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati menggelar trainning jurnalistik Jumat 12/9. Kegiatan ini digawangi oleh divisi penerangan ponpes yang berada di desa cebolek tersebut. Vika Ni’matur Rosyada atau Rosa, koordinator trainning memaparkan bahwa kegiatan bertajuk ‘Teknik Penulisan Opini Mudah dan Indah’ tersebut merupakan kegiatan rutin Divisi Penerangan Ponpes Mansajul […]

  • KH. Masyhuri Malik Tandaskan Tiga Sikap Pokok Hadapi Wabah

    KH. Masyhuri Malik Tandaskan Tiga Sikap Pokok Hadapi Wabah

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    KH. Masyhuri Malik, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan PB IKA PMII JAKARTA-wabah corona yang menimpa seluruh bangsa di dunia ini harus dihadapi dengan bijak. Sikap ini harus ditanamkan kepada masyarakat dalam menjalani kehidupan di tengah pandemi. Menurut KH. Masyhuri Malik ada tiga sikap pokok yang harus dimiliki masyarakat untuk menghadapi wabah. Pesan ini disampaikan dalam acara […]

  • Gus Rozin dan Gus Yasin Kompak Dorong Skill Manajerial Santri melalui Bimtek di Pati

    Gus Rozin dan Gus Yasin Kompak Dorong Skill Manajerial Santri melalui Bimtek di Pati

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.799
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren. Kegiatan yang berfokus pada diversifikasi olahan ikan lele ini dilaksanakan di Auditorium Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Pati, pada Jumat-Sabtu (17-18/4/2026). ​Acara ini diikuti oleh 40 […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    Suluk Maleman Kali ini Menemukan Cahaya di Tengah Gelap Zaman

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.669
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Suluk Maleman memasuki edisi 169 yang bertepatan ulang tahunnya yang ke -14, sengaja memilih tema ‘Timbang Mengutuki Kegelapan, Mending Menyuluhi Jalan’. Tema ini bukan hanya respon terhadap kondisi aktual peradaban global, tapi sekaligus mewakili konsistensi Suluk Maleman yang selama 14 tahun tanpa jeda terus menerus mengajak masyarakat untuk merenung tentang diri dan lingkangannya. […]

  • KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

    KH. Minan, Orang Pertama yang Mengisi Koin Muktamar di Pati

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    PATI-Bertajuk kemandirian Ummat, Muktamar NU ke-34 yang akan dihelat di Lampung kian bergaung. Koin Muktamar yang digagas oleh PBNU sudah mulai digalakkan hingga ke akar rumput. K. Niam Suratman, ketua Lazisnu Pati memberikan sosialisasi Koin Muktamar dan Koin NU (untuk kemaslahatan ummat) saat acara launching Koin Muktamar di aula PCNU Pati Minggu (2/2) siang PCNU […]

  • MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    MBG Dalam Perspektif Maqashidus Syariah

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.320
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Makan bergizi gratis (MBG) menjadi sorotan publik. Banyaknya kasus keracunan yang mencapai angka lima ribu lebih menjadikan program ini menunai kritik pedas. Wali murid dan publik sangat menyayangkan kasus keracunan ini. Analisis banyak kalangan menyatakan bahwa anggaran besar MBG yang mencapai 335 triyun ini jika tidak diawasi dengan ketat dan disiplin […]

expand_less