Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

Kuatkan Literasi dan Numerasi, Ma’arif NU Jateng Launching Gerakan Literasi Ma’arif Plus

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
  • visibility 645
  • comment 0 komentar

Semarang – Sebagai bagian dari program unggulan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029, program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus secara resmi dilaunching. Hal ini terungkap dalam Pembukaan dan Launching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus sekaligus Pendidikan dan Pelatihan GLM perdana pada Selasa (29/10/2024) secara virtual. Kegiatan launching dilakukan oleh Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani.

“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Pembukaan dan Launching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus sebagai bagian dari program unggulan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029,” katanya.

Pada hari ini, kita berkumpul untuk melaksanakan pembukaan dan launching Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus, sebuah inisiatif yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam menguatkan budaya literasi di lingkungan pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah. “Disebut GLM Plus karena di dalam GLM ini ditambahkan aspek numerasi, dan pendidikan inklusi,” kata Fakhrudin.

Gerakan ini, lanjut dia, bukan hanya sekadar upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis semata, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, bernalar logis, numerasi, penguatan pendidikan inklusi, dalam menghidupkan kesadaran kritis dan memperkaya wawasan keilmuan, keagamaan, serta kebangsaan di kalangan generasi muda kita dalam bingkai faham Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.

“Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus diinisiasi dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman ala Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah, kebangsaan, dan kebudayaan yang menjadi landasan kita sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama. Dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi, literasi menjadi kemampuan dasar yang sangat penting. Bukan hanya literasi dalam artian membaca, tetapi juga literasi digital, literasi budaya,  literasi kebangsaan, literasi numerasi, dan pendidikan inklusi yang mampu menguatkan identitas kita sebagai generasi penerus bangsa yang berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, pihaknya memaparkan data yang rinci. Pada tahun 2016, riset tentang World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan Central Connecticut State University menyatakan, Indonesia berada di posisi ke-60 dari 61 negara soal minat membaca.  “Institut Statistik UNESCO (UIS) menyebutkan tingkat literasi global pada kalangan usia 15 tahun ke atas pada 2021 sebesar 86,3 persen dan dari 208 negara yang disurvei, Indonesia menempati posisi ke-100 dengan tingkat literasi 95,44 persen atau lebih rendah dari Filipina (96,62 persen), Brunei (96,66 persen), dan Singapura (96,677 persen). Indonesia masih dalam posisi di bawah dari negara di Asia tersebut,” papar dia.

Di sisi lain, pihaknya juga menjelaskan Survei Programme for International Student Assessment (PISA) yang dilakukan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2022 menempatkan bahwa Indonesia berada di peringkat 68 dengan skor matematika (379), sains (398) dan membaca (371) dengan kategori masih rendah.

“Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI tahun 2022 melaporkan nilai budaya literasi Indonesia sebesar 57,4 poin, naik 5,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, nilai ini masih dinilai minim untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas,” lanjut dia.

Data BPS Jateng, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jateng tahun 2023 masih 73,39, naik 0,59 poin dari sebelumnya yang sebesar 72,80. “IPM Jateng masuk dalam kategori tinggi dan tidak ada daerah di Jateng yang berkategori rendah. Meski demikian, IPM Jateng masih perlu dinaikkan,” paparnya.

Oleh karena itu, katanya, saya secara langsung diminta mengawal oleh Ketua PWNU Jawa Tengah untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi. “Maka, GLM ini harus dijalankan serius, selain literasi dan numerasi sebagai gerakan yang masif seperti ini, namun perlu juga literasi dan numerasi dikuatkan sebagai kompetensi guru dan siswa, karena intinya ada pada kesuksesan belajar siswa,” jelasnya.

Usai menyampaikan sambutan, Fakhrudin secara resmi melaunching program GLM Plus dan dilanjutkan dengan pemutaran video GLM yang diikuti lebih dari 150 peserta secara virtual tersebut. Mereka terdiri atas guru, kepala madrasah, kepala sekolah, dan pelajar Ma’arif NU se Jawa Tengah.

Sementara itu, Koordinator GLM Plus Hamidulloh Ibda, melaporkan bahwa sampai acara dilaksanakan, sudah ada pendaftar melalui Google Form sebanyak 387. “Yang sudah gabung di grup sebanyak 253, dan saya yakin ini akan bertambah karena kegiatan ini akan berakhir sampai akhir tahun 2024 yang kita laksanakan setiap hari Selasa,” beber penulis buku Media Literasi Sekolah tersebut.

Dijelaskan Ibda, bahwa GLM Plus sendiri memiliki tiga aspek program. Pertama, Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus dengan kegiatan gerakan literasi membaca dan menulis, gerakan literasi karya jurnalistik, gerakan literasi karya ilmiah, gerakan literasi karya sastra, gerakan literasi numerasi, dan temu penulis dan sastrawan Ma’arif dan Ma’arif NU Award.

Kedua, penguatan penerbitan Maarifnujateng.or.id, MOPDIK, Jurnal ASNA, dan CV. Asna Pustaka dengan kegiatan penerbitan Majalah MOPDIK tiap tahun, penerbitan Artikel Jurnal ASNA dua kali setahun, dan penerbitan dan percetakan buku CV. ASNA Pustaka. Ketiga, penguatan Pendidikan inklusi dan dukungan persiapan pendidikan inklusi melalui mainstreaming dan piloting dengan kegiatan pendidikan dan pelatihan, dukungan pelaksanaan program, serta dukungan sarana dan prasarana.

Pada GLM Plus episode pertama, dikatakan Ibda dilakukan secara virtual sebanyak sembilan kali, yaitu GLM Plus Part 1: Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik dengan materi Manajemen dan Strategi Branding Madrasah dan Sekolah berbasis Digital Strategi Penulisan, Rillis, dan Publikasi Berita Kegiatan Ma’arif NU yang akan dilaksanakan setelah pembukaan kegiatan ini.

Glm Plus Part 2: Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik dengan materi Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini) bertema Pendidikan dan Strategi Penulisan Esai Populer bertema Pendidikan. Glm Plus Part 3: Gerakan Literasi Karya Tulis Ilmiah dengan materi strategi penulisan artikel ilmiah dengan ai di jurnal ilmiah dan bedah struktur naskah artikel ilmiah di jurnal Sinta/Scopus. GLM Plus Part 4: gerakan literasi karya sastra puisi dengan materi proses kreatif penulisan puisi bertema pendidikan dan strategi penulisan puisi bertema pendidikan.

GLM Plus Part 5: Gerakan Literasi Karya Sastra Cerpen dengan materi proses kreatif penulisan cerpen bertema pendidikan dan strategi penulisan cerpen bertema pendidikan. GLM Plus Part 6: Gerakan Literasi Digital dengan materi strategi pembuatan meme/gambar, dan animasi untuk branding pendidikan dan strategi pembuatan lagu/musik dan video untuk branding pendidikan.

GLM Plus Part 7: Gerakan Literasi Numerasi dengan materi strategi peningkatan kompetensi numerasi siswa Ma’arif NU dan strategi asesmen kompetensi numerasi siswa Ma’arif NU.

GLM Plus Part 8: Gerakan Pendidikan Inklusi Ma’arif dengan materi manajemen pengelolaan pendidikan inklusi madrasah-sekolah Ma’arif NU dan standar layanan pendidikan inklusi madrasah-sekolah Ma’arif NU. GLM Plus Part 9: Gerakan Literasi Ma’arif (Glm) Bermuatan Aswaja dengan materi peningkatan literasi keagamaan melalui deradikalisasi dan kontra narasi radikalisme di sekolah dan madrasah Ma’arif NU dan penguatan karakter Aswaja NU siswa Ma’arif NU melalui kurikulum Ke-NU-an.

Iba mengajak kepada peserta didik, guru, dan kepala sekolah/madrasah Ma’arif NU se Jawa Tengah mengikuti kegiatan GLM Plus dengan melakukan pendaftaran melalui https://bit.ly/DaftarGLMPart1-9 secara gratis. Usai pemutaran video, kegiatan dilanjutkan dengan Diklat GLM Part 1 dengan narasumber Kepala MTs Negeri 1 Salatiga Dr. Hidayatun, Tim GLM dan Direktur Babad.id Abdul Arif dengan moderator Muhammad Zainudin Aklis. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Bersama  dan Mempersiapkan Materi Audiensi dengan Forkompinda

    Buka Bersama dan Mempersiapkan Materi Audiensi dengan Forkompinda

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Kabar NU. Kamis 25 Juni 2015, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dan Ansor, Banser mengadakan buka bersama di rumah Makan Runting serta membahas agenda Audiensi dengan Forkominda Sabtu 27 Juni mendatang. “ Pada tanggal 2 Juni kemarin sebelum Puasa kami dari PCNU sudah memberikan surat permohan waktu untuk penjadwalan Audiensi, akan tetapi dari pihak Pemkab belum […]

  • NU Pati Dirikan Posko Peduli  Banjir di 5 Kecamatan

    NU Pati Dirikan Posko Peduli Banjir di 5 Kecamatan

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

      PATI, Akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Pati belakangan ini,sejumlah areal persawahan dan permukiman warga di 18 desa dari enam kecamatan tergenang banjir. Melihat hal ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati langsung merespon cepat dengan mendirikan posko Peduli yang  tersebar di lima kecamatan terdampak.     “Posko NU Peduli berada di sekitar […]

  • NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    NU Trangkil, Wanita Haidh Boleh Baca Qur’an dengan Syarat

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Suasana Bahtsul masail MWCNU Trangkil di Masjid Sirojul Anam, Wonokerto, Pasucen TRANGKIL – MWC NU Kecamatan Trangkil melaksanakan Bahstul Masa’il, Jumat (1/10) siang tadi. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Sirojul Anam Wonokerto, Pasucen tersebut menghasilkan satu hukum fikih yang cukup bermanfaat bagi kehidupan masyarakat khususnya para penghafal al-Qur’an.  “Forum ilmiah ini menjadi rutinan kita,” […]

  • Sudah Saatnya MWCNU Batangan  Lebih Maju

    Sudah Saatnya MWCNU Batangan Lebih Maju

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Sabtu, (28/11/15) kemarin MWNU Kec Batangan mengadakan konferensi yang bertempat di MA Tarbiyatul Islamiyah Lengkong Batangan, turut hadir dalam acara tersebut para Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama, Muslimat, Fatayat, Muspika, Polsek, Dandim serta para tamu undangan. “Sudah waktunya reorganisasi ini di lakukan dan di gantikan yang muda, lebih berwawasan luas dan lebih semangat dalam memimpin, saya […]

  • Sholat Id Dijaga Banser, Masyarakat Apresiasi Positif

    Sholat Id Dijaga Banser, Masyarakat Apresiasi Positif

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    PATI-Hari raya idul qurban atau idul adha selalu mendatangkan kegembiraan bagi masyarakat. Prinsip saling berbagi menjadikan spirit utama setiap momen idul qurban. Beberapa anggota Banser bersiap melakukan pengawalan kegiatan sholat id di Masjid Agung Baitunnur Pati Di Masjid Agung Baitunnur Pati, pentembelihan hewan qurban dilaksanakan Minggu (11/8) pagi setelah shalat ied. Ratusan jama’ah memadati masjid […]

  • PCNU-PATI

    Pelepasan Festival Aswaja Annahdliyah Anak PAID dan TPQ YPMNU Kabupaten Pati

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yayasan Pendidik Muslimat NU mengadakan kegiatan pelepasan Festival Aswaja Annahdliyah Anak PAID dan TQP YPMNU beberapa waktu lalu menuju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah “Pelepasan ini dengan tujuan untuk memberikan dukungan dan semangat agar para peserta makin giat berkompetisi” jelas Hj. Nur Laeli, SPd Selain itu, turut hadir dalam acara tersebut yaitu PJ Bupati […]

expand_less