Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

Peringati Harlah ke 43, KMPP Semarang Gelar Serangkaian Kegiatan di Mangunrekso

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 409
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Peringati Hari Lahir (Harlah) ke-43, Keluarga Mahasiswa Pelajar Pati (KMPP) Semarang adakan serangkaian kegiatan di Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 11 hingga 13 Agustus 2023. 

Ketua Umum KMPP Semarang, Yunus Dwi Yulianto mengatakan, pada Harlah KMPP ke 43 ini, pihaknya mengangkat tema “Aksi Nyata Silaturasa, Mengabdi untuk Desa”. Yang artinya, para mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ini melakukan aksi nyata dengan cara melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Artinya, bahwa kami mahasiswa melakukan aksi secara nyata yaitu dengan bentuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Pati. Sedangkan silaturasa memiliki makna menyambung rasa, baik rasa saling sayang, saling peduli, dan saling memberikan rasa aman,” kata dia, (14/8/2023).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan yang berpusat di Desa Mangunrekso Tambakromo ini, pihaknya menggandeng sejumlah pihak, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas) hingga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati.

“Dalam hal ini, kami mengadakan sejumlah kegiatan, mulai dari penyuluhan kesehatan, penyuluhan politik, dan ngaji budaya. Selain itu, untuk memeriahkan acara, kami adakan jalan sehat dengan bagi-bagi doorprize dan ada bazar juga. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti seluruh kegiatan yang telah kami kemas,” ujar dia.

Yunus berharap, melalui kegiatan yang diadakan ini, masyarakat dapat mengenal kampus UIN Walisongo sekaligus dengan organisasi kedaerahannya.

“Di lain sisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat rasa kekeluargaan  antaranggota KMPP sendiri. Serta mengajarkan bagaimana cara menerapkan sebuah ilmu organisasi ke desa secara langsung dan melatih anggota bagaimana cara bersosialisasi dengan masyarakat di desa atau daerah, supaya ketika nanti kembali ke daerah asal bisa menerapkan ilmu tersebut dengan lebih baik,” tutur dia.

Sementara itu salah satu warga Desa Mangunrekso, Rifan Amirullah (30), sangat berterimakasih kepada para mahasiswa KMPP Semarang karena telah mengadakan serangkaian kegiatan di desanya. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkala. 

“Kami rasa kegiatan seperti ini sangat positif karena berkaitan dengan edukasi. Seperti penyuluhan politik dan kesehatan, ini memberikan pengetahuan baru bagi kami warga Mangunrekso,” ucap dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • Selamat Menghadapi Hal Baru

    Selamat Menghadapi Hal Baru

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Euforia pergantian tahun telah usai. Kini saya dan anda kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya. Bangun pagi lalu berangkat bekerja lalu pulang untuk istirahat dimalam hari. Sebetulnya tak ada hal yang baru dan istimewa, bukan. Namun mengapa momentum dan euforia tahun baru tampaknya selalu dipandang sebagai hal yang sakral dalam menyongsong pencapaian-pencapaian yang […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Reuni. Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash.

    Reuni

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sebenarnya saya adalah termasuk orang yang malas untuk menghadiri acara acara yang melibatkan banyak orang. Salah satunya reuni atau halal bihalal, dan lain sebagainya. Lha kemarin saya terpaksa mengikuti acara reuni, sebab suatu hal yang tak bisa saya jelaskan disini, kenapa saya harus menghadiri? Kenapa tak izin saja, toh masih banyak segudang alasan untuk tak […]

  • KH. Sya'roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    KH. Sya’roni Gantikan KH. Thoifur Pimpin NU Trangkil

    • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Kursi kepemimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Trangkil baru saja berpindah tangan. Hal ini, setelah dilaksanakannya konferensi di Desa Kertomulyo, Trangkil pada Jumat (26/8) kemarin. Duet KH. Badruddin Syatibi dan KH. Thoifur Alam sebagai Ro’is Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Trangkil dan pungkas dengan manis pada bulan ini. Sebagai penerusnya, […]

  • NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.373
    • 0Komentar

    Oleh. Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan ada yang menyebutnya sebagai yang terbesar di dunia. Sebagai organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad dalam kalender Hijriyah, NU memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga tradisi serta membangun peradaban bangsa Indonesia. Salah satu kontribusi utama NU adalah […]

  • Photo by NEOM

    Melepasmu dengan Cinta

    • calendar_month Ming, 14 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Hari setelah kelulusan SMA kita. Waktu yang lama untukku menunggu berjumpa denganmu. Aku mencari keberadaanmu. Kita berpisah sekolah. Kamu melanjutkan ke sekolah kejuruan. Sedangkan aku melanjutkan ke sekolah berasrama. Di tempat mu, aku tak menemukanmu. Kata orang yang ku temui, kamu sedang pergi untuk cap tiga jari. Aku menitip nomer ponsel […]

expand_less