Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
  • visibility 411
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pesentren pada umumnya merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang fokus dalam kajian kitab kuning dan Alquran. Karena di dalam pesantren kajian kitab kuning dan Alquran merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi di dalam pesantren. Hal ini sebagaimana ditegaskan Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya Tradisi Pesantren. Dijelaskan bahwa beberapa unsur yang harus ada dalam pesantren yaitu, adanya kiai, santri, kitab kuning, pondok (gedung), dan musala atau masjid. Itu semua harus saling melengkapi satu sama lain agar kegiatan belajar mengajar di pesantren terus berjalan.

Dari pengertian di atas sangat jelas bahwa salah satu ciri khas pendidikan di pesantren adalah kajian kitab kuning dan Alquran. Meskipun pesantren terus mengalami gempuran dari pelbagai bentuk perubahan zaman, akan tetapi eksistensi kajian kitab kuning dan Alquran terus berjalan.  Hal ini sebagaimana dijalankan para founding fathers pesantren. Karena selain menjaga kelanggengan kitab kuning dan Alquran, secara tidak langsung juga menanmkan pendidikan karakter kepada santri.

Oleh karena itu, pesantren terus mengalami perkembangan yang pesat dan sebagai lembaga pendidikan yang paking diminati oleh para orangtua santri. Data menunjukkan di kemenag.co jumlah pesantren di Indonesia sebesar 27.722 April 2022 dan jumlah santri 4.175.531 jiwa. Data ini menunjukkan animo orangtua santri sangat tinggi dan menaruh kepercayaan terhadap pengasuh pondok pesantren kepada anaknya.

Dengan demikian pesantren yang dalam sejarahnya hanya membekali santri pada khazanah kearifan lokal (kitab kuning), justru sekarang mengalami perubahan yang signifikan. Baik mulai dari bangunan gedung (pondok), kurikulum, dan sanmpai ketrampilan sebagai bentuk membekali santri kelak lulus di pesantri memiliki keahlian. Dari itu semua, kajian kitab kuning tidak ketinggalan untuk terus dikaji, sebagai wujud melanggengkan khazanah turost sebagai warisan para father fathers.

Mengentaskan Kemiskinan

Selain menanamkan pendidikan karakter terhadap para santri pesantren juga memiliki keunikan tersendiri dalam membangun bangsa. salah satunya adalah pesantren yang sejak awal berdirinya diarahkan kiainya untuk mengabdi di masyarakat dengan maksud ilmunya bermanfaat dan barokah. Nilai inilah yang ditekankan semua pengasuh pondok pesantren kepada setiap santri.

Oleh karena itu, dari beberapa pesantren yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Tentunya masing-masing pesantren memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Hal ini bisa kita lihat pada pesantren yang dirintis oleh KH. Ahmad Sahal di Kajen Pati. Dimana pesantren yang llebih akarab dikenal dengan sebutan Maslakul Huda yang didirikan oleh KH Mahfudh dan dilanjutkan KH. Sahal Mahfudh pada umumnya santri dibekali pada ilmu agama saja, tetapi seiring berjalannya waktu. Pesantren ini bertrasformasi menjadi pesantren yang memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat. 

Karena selainnya sebagai tempat menimba ilmu (agama) pesanren juga mampu dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Misalnya pesantren membekali para santri (senior) dan masyarakat dengan workshop (pelatihan) yang tepat guna dan tepat sasaran untuk mengentaskan kemiskinan di masing-masing desanya.

Program ini dinilai Kiai Sahal sangat tepat, karena menurut beliau dalam buku Nuansa Fiqih Sosial.  Dengan membekali santri serta masyarakat dengan bentuk pelatihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Maka, lambat laun angka kemiskinan bisa terminimalisir dan juga mengangkat perekonomian masyarakat.

Adapun kala itu, bentuk program yang diberikan oleh Kiai Sahal adalah program pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat yang berbentuk aneka krupuk tayamum yang bahannya mudah sekali didapatkan. Sehingga dari situ dari berbagai elemen masyarakat di desa Kajen pada khususnya memproduksi wirausaha aneka krupuk tayamum.

Dan dari situ, perekonomian di Desa Kajen pada waktu itu mengalami penurunan dan dengan adanya bentuk pelatihan yang diberikan pesantren kepada santri dan masyarakat sekitar. Membuahkan hasil untuk membangun kemandirian masyarakat serta mengangkat harkat-martabat dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian pesantren tidak hanya memulu terkenal akan pendidikan karakter santri, melainkan juga pesantren mampu memberikan kontribusi konkret terhadap masyarakat. Dan juga pesantren mampu mencetak santri sebagai entrepenership handal dan berani bersaing dalam kancah nasional-internasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan HPI Ke-11 : Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Goreskan Tanda Tangan Simbolik Cover Buku Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia

    Perayaan HPI Ke-11 : Penyair Pulo Lasman Simanjuntak Goreskan Tanda Tangan Simbolik Cover Buku Antologi Puisi Penyair Perempuan Indonesia

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis malam, 27/7/2023,-Pada Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) Ke-11 tahun (sesi pertama) yang berlangsung di Teater Kecil, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Rabu sore, 26 Juli 2023 mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak (62 tahun) dipanggil oleh protokol (MC) acara HPI ke-11 […]

  • 85 Pendekar Lolos Pengesahan Pelatih

    85 Pendekar Lolos Pengesahan Pelatih

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI-Sejumlah 85 orang pendekar berkumpul di kantor PCNU Pati. Mereka datang untuk mengikuti Pengesahan Pelatih yang diadakan oleh Pengurus Cabang Pagar Nusa Pati, Jumat (13/9) siang hingga malam ini. Ke 85 peserta yang hadir merupakan perwakilan dari Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa di Kabupaten Pati. Dari 85 orang tersebut, ada 15 peserta putri yang […]

  • Calon Ketua IPNU dan IPPNU Pati Ditetapkan, Ini Data Diri dan Visi-Misinya

    Calon Ketua IPNU dan IPPNU Pati Ditetapkan, Ini Data Diri dan Visi-Misinya

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Data diri dan visi-misi bakal calon ketua IPNU Kabupaten Pati yang telah diresmikan oleh KPC IPNU/IPPNU Pati PATI – Komisi Penjaringan Calon (KPC) IPNU IPPNU Pati telah mengumumkan sejumlah nama yang terdaftar sebagai calon ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati periode 2021-2023. Untuk IPNU, KPC telah menetapkan 2 nama calon, yaitu M. Rikza Hasballa dan […]

  • PCNU Pati Gelar Apel Hari Santi di Pendopo Kabupaten

    PCNU Pati Gelar Apel Hari Santri

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.625
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan peringatan Hari Santri 2025, di pendopo kabupaten, Rabu (22/20/2025) sore. Kegiatan ini semula dijadwalkan berlangsung di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, kemudian dilanjutkan ziarah serta tabur bunga di pusara Muhammad Hasyim Mahfudh (1929-1949). Namun karena terhalang hujan lebat, maka apel dipindahkan ke pendopo kabupaten. Seratusan […]

  • Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma'arif

    Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Purworejo – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 6 yaitu dengan peserta LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen, pada Ahad […]

  • Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Pada kesempatan ini redaksi akan menampilkan tanya jawab bersama Rois Syuriah PCNU Pati , KH. M. Aniq Muhammadun. Assalamualaikum Wr Wb Sebagai orang awam, saya ingin bertanya sama pak yai : di bumi nusantara tercinta ini kita sudah lazim dan sering kita lihat orang orang ziarah ke makam para auliya untuk mendoakannya dan sekaligus bertawasul, […]

expand_less